Anteseden dan konsekuensi brand hate pada iklan
Penerbit : FEB - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Nico Lukito
Pembimbing 2 : Nico Lukito
Kata Kunci : Brand Avoidance, Brand Hate, Brand Transgressions, Negative e-WOM, Perceived Brand Hypocrisy
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Lembar-Pengesahan.pdf | 4 | |
| 6. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SMJ_022002201109_Lampiran.pdf |
|
P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand transgressions dan perceived brand hypocrisy terhadap brand hate, serta dampaknya terhadap negative electronic word of mouth (e-wom) dan brand avoidance. penelitian ini didasarkan pada perspektif moral judgment theory, expectancy violation theory, serta pendekatan hubungan antara konsumen dan merek yang menjelaskan bagaimana pelanggaran nilai moral dan ketidakkonsistenan komunikasi merek dapat memicu emosi negatif yang intens pada konsumen. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala likert yang disebarkan kepada 150 responden yang pernah merasakan pelanggaran komunikasi merek pada brand rabbani, erspo, dan holywings. teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. analisis data dilakukan dengan metode structural equation modeling (sem) menggunakan perangkat lunak spss. hasil penelitian menunjukkan bahwa brand transgressions dan perceived brand hypocrisy berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand hate. selanjutnya, brand hate terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap negative e-wom dan brand avoidance. temuan ini menunjukkan bahwa emosi kebencian terhadap merek berperan sebagai mekanisme penting yang menjembatani pelanggaran nilai merek dengan perilaku destruktif konsumen. penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam merancang strategi komunikasi merek yang lebih etis, konsisten, dan selaras dengan nilai moral konsumen guna meminimalkan risiko penolakan dan kerusakan reputasi merek.
T This study aims to analyze the effect of brand transgressions and perceived brand hypocrisy on brand hate, as well as their impact on negative electronic word of mouth (e-wom) and brand avoidance. this research is grounded in moral judgment theory, expectancy violation theory, and the consumer brand relationship perspective, which explain how violations of moral values and inconsistencies in brand communication trigger intense negative emotions among consumers. a quantitative approach was employed using an explanatory survey method. data were collected through likert-scale questionnaires distributed to 150 respondents who had experienced brand communication transgressions from rabbani, erspo, and holywings. purposive sampling was applied as the sampling technique. data analysis was conducted using structural equation modeling (sem) with spss software. the results indicate that brand transgressions and perceived brand hypocrisy have a positive and significant effect on brand hate. furthermore, brand hate significantly influences negative e-wom and brand avoidance. these findings highlight the critical role of brand hate as an emotional mechanism that mediates the relationship between brand-related moral violations and destructive consumer behaviors. this study is expected to provide practical insights for companies in developing more ethical, consistent, and value-aligned brand communication strategies to mitigate reputational risks and consumer rejection.