Perbandingan pengaturan dan penegakan hukum pelaku insider trading dalam kegiatan pasar modal di indonesia dan singapura
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Dian Purnamasari
Kata Kunci : Comparative Study, Insider Trading Actors, Insider Trading, Capital Market
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100145_Halaman-Judul.pdf | 8 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100145_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100145_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100145_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100145_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100145_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100145_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100145_Bab-1.pdf | 22 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100145_Bab-2.pdf | 39 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100145_Bab-3.pdf | 8 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100145_Bab-4.pdf | 37 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100145_Bab-5.pdf | 9 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100145_Daftar-Pustaka.pdf | 5 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100145_Lampiran.pdf | 1 |
|
I Indonesia dan singapura sebagai dua negara dengan perkembangan pasar modal yang signifikan di kawasan asia tenggara sama-sama menghadapi tantangan dalam menjaga integritas dan keadilan pasar. perkembangan pasar modal memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, namun di sisi lain menimbulkan potensi pelanggaran hukum, salah satunya praktik insider trading yang dapat merusak prinsip keadilan, keterbukaan, dan kepercayaan investor. praktik ini menjadi perhatian serius karena melibatkan penyalahgunaan informasi material non-publik oleh pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan tidak wajar. permasalahan dalam penelitian ini difokuskan pada persamaan dan perbedaan pengaturan hukum mengenai pelaku insider trading serta penerapan penegakan hukumnya dalam kegiatan pasar modal di indonesia dan singapura. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan hukum, yang dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan studi kasus yang relevan. hasil penelitian menunjukkan bahwa indonesia dan singapura sama-sama melarang insider trading, namun singapura memiliki pengaturan yang lebih luas dan tegas, khususnya dalam menjangkau pihak penerima informasi (tippee) serta mekanisme penegakan hukumnya. kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa perbedaan sistem hukum memengaruhi efektivitas pengaturan dan penegakan hukum insider trading, di mana regulasi dan pengawasan yang lebih komprehensif berkontribusi pada terciptanya pasar modal yang lebih transparan dan berintegritas.
I Indonesia and singapore, as two countries with significant capital market development in southeast asia, both face challenges in maintaining market integrity and fairness. the development of the capital market plays a strategic role in supporting economic growth; however, it also gives rise to potential legal violations, one of which is insider trading, a practice that can undermine the principles of fairness, transparency, and investor confidence. this practice is of serious concern because it involves the misuse of material non-public information by certain parties to obtain unfair advantages. the issue examined in this study focuses on the similarities and differences in the legal regulation of insider trading actors, as well as the implementation of law enforcement in capital market activities in indonesia and singapore. the research method employed is normative legal research using a comparative law approach, conducted through a literature review of statutory regulations, legal doctrines, and relevant case studies. the findings indicate that both indonesia and singapore prohibit insider trading; however, singapore has broader and stricter regulations, particularly in extending liability to tippees and in the mechanisms of law enforcement. the conclusion of this study emphasizes that differences in legal systems affect the effectiveness of insider trading regulation and enforcement, where more comprehensive regulation and supervision contribute to the creation of a more transparent and integrity-based capital market.