DETAIL KOLEKSI

Perbandingan tiga low cost pm2 sensor di daerah perumahan


Oleh : Naufal Calvin Radinka Sudrajat

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2021

Pembimbing 1 : Hernani Yulinawati

Pembimbing 2 : Lailatus Siami

Subyek : Air quality monitoring - low cost sensor

Kata Kunci : low cost sensor, PM2,5, comparison, Sunrise Paradise Residents

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2021_TA_STL_082001500041_Halaman-Judul.pdf 7
2. 2021_TA_STL_082001500041_Bab-1_Pendahuluan.pdf 4
3. 2021_TA_STL_082001500041_Bab-2_Tinjauan-Pustaka-.pdf
4. 2021_TA_STL_082001500041_Bab-3_Metode-Penelitian.pdf
5. 2021_TA_STL_082001500041_Bab-4_Hasil-dan-Pembahasan.pdf
6. 2021_TA_STL_082001500041_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 3
7. 2021_TA_STL_082001500041_Daftar-Pustaka..pdf 2
8. 2021_TA_STL_082001500041_Lampiran.pdf

P Pencemaran udara telah menjadi salah satu masalah lingkungan global yang menjadi perhatian dunia. Salah satu daerah yang belum memiliki pemantauan kualitas udara adalah perumahan Grand Wisata Bekasi yang menjadi salah satu kawasan perumahan yang ramai. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk melakukan pemantauan kualitas udara. Namun, alat pemantauan yang ada saat ini memiliki banyak kekurangan di antaranya dalam penempatan yang statis, serta harganya mencapai Rp 5,5 milyar untuk satu unit. Ada beberapa alat yang dapat digunakan untuk mengetahui kualitas udara ambien PM2,5 yang dikategorikan sebagai Low cost sensor yang lebih mudah untuk didapatkan dan digunakan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan data PM2,5 dari IQAir AirVisual Pro, Edimax AirBox AI-1001W V3, dan PurpleAir PA-II. Karena alat tersebut memiliki spesifikasi yang serupa. Metode yang digunakan untuk membandingkan adalah dengan membandingkan pola grafik yang dihasilkan dari pengukuran low cost sensor dan mencari korelasi R2 dari data perbandingan tersebut. Berdasarkan hasil perbandingan pola grafik, dapat dilihat bahwa AirVisual Pro, Edimax AirBox, dan PurpleAir mampu untuk mengukur PM2,5, suhu, dan kelembaban dengan data yang relevan terhadap titik sampling di cluster Sunrise Paradise yang dibuktikan dengan hasil R2 perbedaan pola dari tiga low cost sensor dibawah 10% pada bulan April 2021 hingga Juni 2021. Maka data yang terukur oleh tiga low cost sensor yang diuji saling mendekati atau serupa. Pengukuran data PM2,5 paling besar tercatat pada tanggal 12 Mei 2021 hari Rabu pada jam 3:00 WIB sore dengan kadar PM2,5 sebesar 310,45 μg/m3. Mengacu pada baku mutu PP no. 22 Tahun 2021 kadar PM2,5 tidak boleh melebihi 55μg/m3, dan mengacu pada WHO Air Quality Guidelines PM2,5 tidak boleh melebihi 25μg/m3. Kadar PM2,5 yang terukur oleh PurpleAir di tanggal 12 Mei jam 3:00 WIB sebesar 310,45 μg/m3, kadar PM2,5 yang terukur oleh AirVisual Pro sebesar 214,98 μg/m3, kadar PM2,5 yang terukur oleh Edimax AirBox sebesar 215 μg/m3. AirVisual Pro memiliki data terlengkap dengan pengambilan setiap10 detik.

A Air pollution has become one of the global environmental problems that concern the world. One of the areas that does not have air quality monitoring is Grand Wisata Bekasi housing which is one of the crowded residential areas. Therefore, it is very important to monitor air quality. However, existing monitoring tools have many shortcomings among them in static placement, and the price reaches Rp 5.5 billion for one unit. There are several sensors that can be used to determine the ambient air quality of PM2.5 which is categorized as a Low cost sensor that is easier to obtain and use. Therefore, this study was conducted by comparing PM2.5 data from IQAir AirVisual Pro, Edimax AirBox AI-1001W V3, and PurpleAir PA-II. Because the sensors has similar specifications. The method used to compare is to compare graph patterns resulting from low cost sensor measurements and look for R2 correlations from such comparison data. Based on the results of the comparison of chart patterns, it can be seen that AirVisual Pro, Edimax AirBox, and PurpleAir are able to measure PM2.5, temperature, and humidity with data relevant to the sampling point in the cluster Sunrise Paradise as evidenced by the R2 results of pattern differences from three low cost sensors below 10% in April 2021 to June 2021. Then the data measured by the three low cost sensors tested are close to each other or similar. The largest measurement of PM2.5 data was recorded on May 12, 2021 on Wednesday at 3:00 pm with PM2.5 content of 310.45 μg/m3. Referring to pp quality standard no. 22 of 2021 PM2.5 level should not exceed 55μg/m3, and referring to WHO Air Quality Guidelines PM2.5 should not exceed 25μg/m3. PM2.5 measured by PurpleAir on May 12 at 3:00 PM 310.45 μg/m3, PM2.5 measured by AirVisual Pro at 214.98 μg/m3, PM2.5 measured by Edimax AirBox at 215 μg/m3. AirVisual Pro has the most complete data with sensing capability for every 10 seconds.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?