Identifikasi jenis kelamin melalui pemeriksaan gigi dan tulang fasial
Nomor Panggil : 614.1 YUN i
Penerbit : FKG - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Djohansyah Lukman
Subyek : Dental jurisprudence
Kata Kunci : sex identification, teeth, facial bone.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_KG_04099253_Halaman-judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_KG_04099253_Lembar-pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_KG_04099253_Bab-1-Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2004_TA_KG_04099253_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_KG_04099253_Bab-3-Pembahasan.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_KG_04099253_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf | ||
| 7. | 2004_TA_KG_04099253_Daftar-pustaka.pdf |
I Identifikasi jenis kelamin merupakan suatu penentuan identitas yangdidasarkan pada ciri khas yang terdapat pada korban. Salah satu penyidikyang berhak melakukan identifikasi adalah dokter gigi, denganmenggunakan sarana gigi dan tulang fasial. Pemeriksaan jenis kelamindengan menggunakan gigi dapat dilihat dari bentuk gigi dan pemeriksaanjaringan pulpa. Identitas tulang fasial adalah pada bagian supra orbitalridges, processus mastoideus dan foramen orbitalis. Pemeriksaan tulangrahang pada pria mempunyai lengkung seperti huruf V dan wanita sepertihuruf U. Atas dasar pemeriksaan di atas, maka dokter gigi dapatmembantu tim penyidik dalam identifikasi jenis kelamin.
S Sex identification is an identity assurance based on the victim specialcharacterism. Dentist is one of the investigator which have the right toidentificate the victim, by using the teeth and fecial bones as anidentification items. Tooth shapes and pulpal tissue examination can beused to decide a sex differences. Facial bone identity are based on supraorbital ridges, mastoid process and the shapes of orbital foramen. Theshape of man jaw is similar to V letter and woman jaw is similar to U letter.Based on identification above, dentist could helped the investigator toidentificate sex of the victim.