DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara Status Gizi dan Kejadian Pneumonia pada Balita


Oleh : Hardiana Lestari

Info Katalog

Nomor Panggil : S 2050

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2023

Pembimbing 1 : Lie T Merijanti

Subyek : Nutrition--Evaluation;Pneumonia

Kata Kunci : Nutritional status, pneumonia, under-five

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2023_TA_SKD_030001900053_Halaman-Judul.pdf
2. 2023_TA_SKD_030001900053_Pengesahan.pdf
3. 2023_TA_SKD_030001900053_Bab-1-Pendahuluan.pdf 3
4. 2023_TA_SKD_030001900053_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 12
5. 2023_TA_SKD_030001900053_Bab-3_Kerangka-Konsep.pdf 3
6. 2023_TA_SKD_030001900053_Bab-4_Metode-Penelitian.pdf 8
7. 2023_TA_SKD_030001900053_Bab-5_Hasil.pdf
8. 2023_TA_SKD_030001900053_Bab-6_Pembahasan.pdf
9. 2023_TA_SKD_030001900053_Bab-7_Kesimpulan.pdf
10. 2023_TA_SKD_030001900053_Daftar-Pustaka.pdf 3
11. 2023_TA_SKD_030001900053_Lampiran.pdf

P Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang hingga saat ini terus menjadi permasalahan kesehatan terbesar di berbagai belahan dunia pada anak kurang dari lima tahun. Kematian balita akibat penumonia menyumbang sekitar 14% pada tahun 2018 dengan ditemukan sebanyak 740.180 kasus yang dinyatakan oleh WHO (World Health Organization). Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2017-2018 terjadi kenaikan prevalensi pneumonia yang semulanya 3,55% menjadi 4% di tahun 2018. Salah satu faktor risiko terjadinya pneumonia yaitu buruknya status gizi yang menjadi penyebab utama terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan kejadian pneumonia.METODEStudi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Total sampel berjumlah 152 subjek yang diperoleh dari data rekam medis di RSUD Kota Bekasi pada balita yang dirawat inap periode Januari 2021- September 2022. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-square pada program SPSS dengan tingkat kemaknaan yang digunakan 0,05.HASILHasil penelitian ini menunjukkan sebesar 86,3% balita yang terdiagnosa pneumonia memiliki status gizi kurang. Hasil uji analisis menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dan kejadian pneumonia pada balita dengan nilai p = 0,000 (p <0,05).KESIMPULANTerdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dan kejadian pneumonia pada balita

P Pneumonia ia an acute respiratory infection that continues to be the biggest health problem in many parts of the world in childern less than five years old. Under-five mortality due to pneumonia accounted for about 14% in 2018 with 740, 180 cases reported by the World Health Organization (WHO). Basic Health Research (Riskesdas) data in 2017-2018 showed an increase in the prevalence of pneumonia from 3.55% to 4% in 2018. One of the risk factors for pneumonia is poor nutritional status, which is a major cause especially in developing countries including Indonesia. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and the incidence of pneumonia.METHODSObservational analytic study with a cross-sectional design. The total sample amounted to 152 subjects obtained from medical record data at the Bekasi City Hospital for toddlers hospitalized in the period January 2021-September 2022. Data analysis was performed using the Chi-square test on the SPSS program with a significance level of 0.05.RESULTSThe results of this study showed that 86.3% of toddlers diagnosed with pneumonia had a nutritionally deficient status. The results of the analysis test showed that there was a significant relationship between nutritional status and the incidence of pneumonia among under-fives with a p value = 0.000 (p < 0.05).CONCLUSIONSThere is a significant relationship between nutritional status and the incidence of pneumonia among under-fives.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?