DETAIL KOLEKSI

Usulan pengembangan kualitas produk vitazone menggunakan Metode Quality Function Devloyment dengan pendekatan konsep analytic network process dan zero one goal programming


Oleh : Ferdian Sendjaja

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : Pudji Atusi

Pembimbing 2 : John Saragih

Subyek : Management;Product design - Quality control

Kata Kunci : product quality, vitazone, quality function development method, analytic network process concept, ze

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2008_TA_STI_06303090_Halaman-Judul.pdf 31
2. 2008_TA_STI_06303090_Lembar-Pengesahan.pdf 3
3. 2008_TA_STI_06303090_Bab_1_Pendahuluan.pdf 6
4. 2008_TA_STI_06303090_Bab_2_Landasan-Teori.pdf
5. 2008_TA_STI_06303090_Bab_3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2008_TA_STI_06303090_Bab_4_Pengumpulan-Dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2008_TA_STI_06303090_Bab_5_Analisa-Data.pdf
8. 2008_TA_STI_06303090_Bab_6_Usulan-Pengembangan-Produk.pdf 6
9. 2008_TA_STI_06303090_Daftar-Pustaka.pdf 2
10. 2008_TA_STI_06303090_Lampiran.pdf

P PT. Tirta Fresindo Jaya merupakan produsen minuman Isotonik bermerek Vitazone. Kondisi persaingan yang semakin ketat membuat PT.Tirta Fresindo Jaya harus berlomba dengan produsen lainnya untuk mengbasilkan produk yang dapat memuaskan konsumen. Permasalahan yang terjadi pada PT. Tirta Fresindo Jaya adalah kurangnya informasi mengenai atribut minuman Isotonik yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen sehingga perusahaan diharapkan untuk mengambil tindakan proaktif dengan melakukan proses pengembangan produk menggunakan Quality Function Deployment. Quality Fuction.Deployment adalah suatu metode perancangan dan pengembangan produk yang melibatkan suara konsumen dalam tahapan proses dan ditujukan untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Proses QFD dimulai dari mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan menerjemahkannya kedalam karakteristik teknis produk. Pendekatan konsep Analytical Network Process digunakan dalam QFD untuk memboboti kebutuhan konsumen dan karakteristik teknis dengan mempertimbangkan adanya keterkaitan diantara kedua elemen tersebut.Pada proses perancangan dan pengembangan produk kadangkala tcrdapat beberapa tujuan disamping memaksimalkan kebutuhan konsumen sehingga pendekatan Zero One Goal Programing dapat digunakan untuk menentukan karakteristik teknis yang layak untuk dipertimbangkan dengan memperhatikan beberapa tujuan terscbut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : mengidentifikasi tujuan pengembangan kualitas produk, mengidcntifikasi kriteria-kriteria yang berkaitan dengan pengembangan kualitas produk, menentukan urutan prioritas karakteristik teknis, menentukan sckumpulan karakteristik teknis yang layak untuk dipertimbangkan dan memberikan usulan pengembangan produk Vitazone. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan 10 atribut kebutuhan konsumen (WHATs) dan 19 karakteristik teknis (HOWs). Kebutuhan konsumen akan minuman Isotonik "Terbuat dari bahan dan proses yang .aman" menjadi kebutuhan konsumen yang teipenting, hal ini dilihat dari tingkat kepentingan relatif sebesar 29.56%, karakteristik teknis terpenting adalah "Jumlah jenis elektrolit" dengan tingkat kepentingan relatif sebesar 11.51%. Tujuan pengembangan produk pada penelitian ini adalah: Mcmaksimalkan kepuasan konsumen, mcminimalkan tingkat kesulitan, memaksimalkan tingkat- pengembangan karakteristik teknis. Kriteria kepuasan konsumen merupakan 'criteria tujuan terpenting dengan tingkat kepentingan relatif sebesar 45.77%. Model ZOGP yang digunakan memiliki fimgsi tujuan untuk mcminimalkan deviasi dari setiap tujuan pengembangan produk. Karakteristik teknis yang perlu dipertimbangkan oleh penisahaan berdasarkan pengolahan model ZOGP adalah: jumlah jenis elektrolit, Jumlah jenis vitamin, penyesuaian harga produk, jenis kemasan, Ukuran kemasan, jumlah distributor, Sertifikasi jaminan pangan nasional, Sertifikasi jaminan pangan Internasional, Pcdoman proses produksi higicnis, dan Kandungan bahan pengawet. Usulan pengembangan yang diberikan adalah mcnambah jenis elektrolit dan vitamin, penyesuaian ukuran kemasan, serta usulan perbaikan bentuk botol.

P PT. Tirta Fresindo Jaya is a producer of Isotonic drinks branded Vitazone. The increasingly tight competition conditions make PT. Tirta Fresindo Jaya have to compete with other producers to produce products that can satisfy consumers. The problem that occurs at PT. Tirta Fresindo Jaya is the lack of information about the attributes of Isotonic drinks needed and desired by consumers so that the company is expected to take proactive action by carrying out a product development process using Quality Function Deployment. Quality Function Deployment is a product design and development method that involves the voice of consumers in the process stages and is aimed at increasing consumer satisfaction. The QFD process starts from identifying consumer needs and translating them into product technical characteristics. The Analytical Network Process concept approach is used in QFD to weight consumer needs and technical characteristics by considering the relationship between the two elements. In the product design and development process, sometimes there are several objectives besides maximizing consumer needs so that the Zero One Goal Programming approach can be used to determine technical characteristics that are worthy of consideration by paying attention to several objectives. The objectives of this study are: to identify the objectives of product quality development, to identify the criteria related to product quality development, to determine the priority order of technical characteristics, to determine a set of technical characteristics that are worthy of consideration and to provide proposals for Vitazone product development. Based on the results of data processing, 10 consumer needs attributes (WHATs) and 19 technical characteristics (HOWs) were obtained. Consumer needs for Isotonic drinks "Made from safe materials and processes" are the most important consumer needs, this is seen from the relative importance level of 29.56%, the most important technical characteristic is "Number of electrolyte types" with a relative importance level of 11.51%. The objectives of product development in this study are: Maximizing consumer satisfaction, minimizing the level of difficulty, maximizing the level of technical characteristic development. The consumer satisfaction criterion is the most important objective criterion with a relative importance level of 45.77%. The ZOGP model used has the function of minimizing deviations from each product development objective. The technical characteristics that need to be considered by the company based on the ZOGP model processing are: number of electrolyte types, number of vitamin types, product price adjustments, packaging types, packaging sizes, number of distributors, national food assurance certification, international food assurance certification, hygienic production process guidelines, and preservative content. The development proposals provided are adding types of electrolytes and vitamins, adjusting packaging sizes, and proposals for improving bottle shape.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?