DETAIL KOLEKSI

Alternatif loket khusus untuk mengurangi antrian pada gerbang tol grogol dengan usulan perbaikan metode kerja


Oleh : Daud Hidayat Elnitiarta

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 1993

Pembimbing 1 : Dorina Hetharia

Pembimbing 2 : Bina Ratna S

Subyek : Industrial management;Human engineering;Manufacturing industries

Kata Kunci : special counter, queue, toll gate, Grogol, proposed improvements, work method

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 1993_TA_STI_06389145_Halaman-Judul.pdf 12
2. 1993_TA_STI_06389145_Lembar-Pengesahan.pdf 1
3. 1993_TA_STI_06389145_Bab_1_Pendahuluan.pdf 8
4. 1993_TA_STI_06389145_Bab_2_Landasan-Teori.pdf
5. 1993_TA_STI_06389145_Bab_3_Metodologi-Pemecahan-Masalah.pdf
6. 1993_TA_STI_06389145_Bab_4_Pengolahan-Data.pdf
7. 1993_TA_STI_06389145_Bab_5_Analisa-Hasil.pdf
8. 1993_TA_STI_06389145_Bab_6_Kesimpulan-Dan-Saran.pdf 3
9. 1993_TA_STI_06389145_Daftar-Pustaka.pdf 1
10. 1993_TA_STI_06389145_Lampiran.pdf

M Masalah antrian sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari, antrian terjadi karena sistem pelayanan memiliki tingkat pelayanan yang tidak sebanding dengan tingkat kedatangan pelangggan dalam sistem antrian tersebut. Masalah antrian juga terjadi di Gerbang Tol, yang dalam tugas akhir ini adalah Gerbang Tol Grogol. Pada jam sibuk antrian di gerbang tol tersebut menjadi bertambah panjang. Hal ini tidak sejalan dengan tujuan dibangunnya jalan tol, yaitu lebih ekonomis dibandingkan jalan alternatif lainnya.Antrian di gerbang tol tidak dapat dipecahkan dengan menambah jumlah fasilitas pelayanan (gardu tol), karena terbatasnya lahan yang tersedia. Oleh karena itu kami memberikan suatu alternatif yaitu gardu pelayanan khusus yang hanya melayani pecahan Rp. 5.000,- dan uang pas. Tujuan dari gardu pelayanan khusus ini adalah mengurangi waktu pelayanan sehingga jumlah kendaraan yang dapat dilayani bertambah per satuan waktunya. Gerbang Tol Grogol memiliki 5 (lima) buah gardu pelayanan. Dengan adanya gardu khusus ini, maka Gerbang Tol Grogol terdiri dari 4 (empat) gardu pelayanan biasa dan 1 (satu) gardu pelayanan khusus. Sedangkan pemilihan pecahan Rp. 5.000,- sebagai alternatif karena memudahkan petugas gardu tol untuk memberikan pengembalian. Selain itu juga menambah alternatif bagi pengguna jalan tol untuk membayar dengan uang pas atau dengan pecahan Rp. 5.000,-.Dengan adanya alternatif gardu pelayanan khusus ini, maka jumlah kendaraan yang dapat memasuki jalan tol bertambah 75 (tujuh puluh lima) kendaraan tiap jamnya. Selain itu, beban gardu lainnya menjadi berkurang, yang dapat dilihat dari panjang antriannya. Panjang antrian pada gardu biasa semula adalah 56 kendaraan, dan setelah ada gardu khusus adalah 17 kendaraan. Dan yang waktu tunggu pada gerbang biasa menjadi 29.66 detik dari semula 74.65 detik, dan waktu tunggu di gerbang khusus adalah 5.30 detik.

Q Queueing problems are common in our daily lives. Queues occur because the service system's level of service is disproportionate to the number of customers arriving in the queue system. Queueing problems also occur at toll gates, which in this final project is the Grogol Toll Gate. During peak hours, queues at these toll gates become increasingly long. This is inconsistent with the purpose of building toll roads, which is to be more economical than alternative routes.Queues at toll gates cannot be resolved by increasing the number of service facilities (toll booths), due to limited land availability. Therefore, we provide an alternative: a special service booth that only accepts Rp. 5,000 denominations and exact change. The purpose of this special service booth is to reduce service time, thereby increasing the number of vehicles served per unit time. The Grogol Toll Gate has five service booths. With these special booths, the Grogol Toll Gate consists of four regular service booths and one special service booth. The choice of Rp. 5,000 denominations is limited. 5,000 as an alternative because it makes it easier for toll booth attendants to provide refunds. It also provides an alternative for toll road users to pay with exact change or Rp. 5,000 bills.With this alternative special service booth, the number of vehicles able to enter the toll road increases by 75 (seventy-five) vehicles per hour. Furthermore, the load on other booths has been reduced, as evidenced by the queue lengths. The queue length at the regular booth was originally 56 vehicles, but after the special booth was installed, it was 17 vehicles. The wait time at the regular gate decreased from 74.65 seconds to 29.66 seconds, and at the special gate to 5.30 seconds.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?