DETAIL KOLEKSI

Perlindungan hukum terhadap anak pelaku pembunuhan yang ditempatkan di lembaga pemasyarakatan perempuan (studi putusan pn martapura no. 1/pid.sus-anak/2024/pn mtp)


Oleh : Xavier Alexy Susanto

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Dwi Alfianto

Kata Kunci : Child Protection, Children in Conflict with the Law, Juvenile Criminal Justice System, Special Child

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200388_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200388_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200388_Surat-Hasil-Similaritas.pdf
4. 2026_SK_SHK_010002200388_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200388_Lembar-Pengesahan.pdf
6. 2026_SK_SHK_010002200388_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200388_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200388_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002200388_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200388_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200388_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200388_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002200388_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200388_Lampiran.pdf

P Penempatan anak pelaku tindak pidana di lembaga pemasyarakatan dewasa, sebagaimana terjadi dalam putusan pengadilan negeri martapura no. 1/pid.sus-anak/2024/pn mtp, menimbulkan persoalan hukum karena bertentangan dengan asas pemisahan anak dari orang dewasa dan kewajiban penempatan anak di lembaga pembinaan khusus anak (lpka) sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 11 tahun 2012. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengenai perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dalam hal penempatan pemidanaan, serta apakah putusan pengadilan negeri martapura no. 1/pid.sus-anak/2024 telah memberikan perlindungan hukum yang sesuai dan bagaimana akibat hukum dari penempatan anak di lembaga pemasyarakatan perempuan. penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif-analitis, dengan menelaah peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan doktrin hukum sebagai data sekunder, yang kemudian dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dalam hal penempatan pemidanaan telah diatur secara tegas, terutama melalui pasal 3 huruf b dan pasal 85 ayat (1) uu no. 11 tahun 2012. putusan pengadilan negeri martapura no. 1/pid.sus-anak/2024/pn mtp belum sepenuhnya memberikan perlindungan hukum. akibat hukumnya, hak anak atas pemisahan dari narapidana dewasa, pembinaan khusus, pendidikan, dan reintegrasi sosial berpotensi tidak terpenuhi secara optimal, sehingga putusan tersebut dinilai belum selaras dengan tujuan sistem peradilan pidana anak.

T The placement of child offenders in adult correctional institutions, as occurred in the decision of the martapura district court no. 1/pid.sus-anak/2024/pn mtp, raises legal issues as it contravenes the principle of separating children from adults and the obligation to place children in a special development institution for children (lembaga pembinaan khusus anak/lpka) as stipulated in law number 11 of 2012 concerning the juvenile criminal justice system. this study examines the legal protection afforded to children in conflict with the law with regard to sentencing placement, whether the decision of the martapura district court no. 1/pid.sus-anak/2024/pn mtp has provided adequate legal protection, and the legal consequences arising from the placement of a child in a women\\\'s correctional institution. this research employs a normative legal research method with a descriptive-analytical approach by examining statutory regulations, court decisions, and legal doctrines as secondary data, which are then analyzed qualitatively using a deductive method of reasoning. the findings indicate that legal protection for children in conflict with the law concerning sentencing placement has been explicitly regulated, particularly under article 3(b) and article 85(1) of law number 11 of 2012. however, the decision of the martapura district court no. 1/pid.sus-anak/2024/pn mtp has not fully provided legal protection. consequently, the child\\\'s rights to separation from adult inmates, special rehabilitation, education, and social reintegration may not be optimally fulfilled. therefore, the decision is considered inconsistent with the objectives of the juvenile criminal justice system.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?