DETAIL KOLEKSI

Pembuatan karbon aktif batubara dengan aktivasi zink klorida dan asam fosfat untuk pengolahan air asam tambang artifisial


Oleh : Jeremiah Angelo Yosafat

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Suliestyah

Pembimbing 2 : Edy Jamal Tuheteru

Kata Kunci : Adsorption; Acid Mine Drainage; Chemical Activation; Coal; Activated Carbon

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_STT_073002100021_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_STT_073002100021_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_STT_073002100021_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_STT_073002100021_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_STT_073002100021_Lembar-Pengesahan.pdf 2
6. 2026_SK_STT_073002100021_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_STT_073002100021_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_STT_073002100021_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_STT_073002100021_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_STT_073002100021_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_STT_073002100021_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_STT_073002100021_Bab-5.pdf 2
13. 2026_SK_STT_073002100021_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_STT_073002100021_Lampiran.pdf

A Air asam tambang (aat) merupakan masalah lingkungan utama dalam industri pertambangan yang dicirikan oleh ph rendah dan tingginya kadar logam berat seperti besi (fe), mangan (mn), dan padatan tersuspensi total (tss). penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas karbon aktif berbahan dasar batubara sub-bituminus yang dimodifikasi dengan aktivator kimia campuran zink klorida (zncl2) dan asam fosfat (h3po4) dalam mereduksi logam berat pada aat artifisial. metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat dua variasi komposisi karbon aktif: ka1 (60% batubara, 20% zncl2, 20% h3po4) dan ka2 (50% batubara, 25% zncl2, 25% h3po4). proses aktivasi dilanjutkan dengan karbonisasi pada suhu 650°c. karakterisasi material mencakup analisis proksimat, bilangan iodin, brunauer-emmett-teller (bet), dan fourier-transform infrared spectroscopy (ftir). uji adsorpsi dilakukan pada aat artifisial dengan variasi dosis adsorben dan waktu kontak 30 menit.hasil karakterisasi menunjukkan ka2 memiliki sifat fisik yang lebih baik dengan luas permukaan bet sebesar 161,610 m2/g dan kadar karbon terikat 66%, dibandingkan ka1. namun, uji adsorpsi menunjukkan ka1 lebih unggul secara kimiawi dalam mengolah limbah. pada konsentrasi awal fe 11,41 mg/l dan mn 5,51 mg/l, penggunaan ka1 dengan dosis optimum mampu mereduksi kadar fe hingga 97,98% dan mn hingga 99,82%. sebaliknya, ka2 kurang efektif menurunkan logam pada konsentrasi tinggi. di samping itu, kemampuan kedua adsorben untuk menaikkan ph larutan dari kondisi asam tergolong rendah. disimpulkan bahwa kualitas air hasil pengolahan menggunakan ka1 telah memenuhi baku mutu lingkungan sesuai peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan nomor 5 tahun 2022, dengan konsentrasi akhir fe di bawah 7 mg/l dan mn di bawah 4 mg/l pada penggunaan dosis 2 gram dengan waktu kontak 30 menit.

A Acid mine drainage (amd) is a major environmental issue in the mining industry, characterized by low ph and high concentrations of heavy metals such as iron (fe), manganese (mn), and total suspended solids (tss). this study aims to evaluate the effectiveness of activated carbon derived from sub-bituminous coal, modified with a mixed chemical activator of zinc chloride (zncl2) and phosphoric acid (h3po4), in reducing heavy metals in artificial amd. the research employed an experimental method involving the preparation of two activated carbon compositions: ka1 (60% coal, 20% zncl2, 20% h3po4) and ka2 (50% coal, 25% zncl2, 25% h3po4). the activation process was followed by carbonization at 650°c. material characterization included proximate analysis, iodine number, brunauer-emmett-teller (bet), and fourier-transform infrared spectroscopy (ftir). adsorption tests were conducted on artificial amd using varying adsorbent dosages with a contact time of 30 minutes.characterization results indicated that ka2 possessed better physical properties with a bet surface area of 161.610 m2/g and a fixed carbon content of 66%, compared to ka1. however, adsorption tests revealed that ka1 was chemically superior in treat the wastewater. at initial concentrations of 11.41 mg/l for fe and 5.51 mg/l for mn, the use of ka1 at optimum dosage successfully reduced fe levels by 97.98% and mn levels by 99.82%. in contrast, ka2 was less effective in reducing metals at high concentrations. furthermore, the ability of both adsorbents to raise the solution ph from acidic conditions is relatively low. it is concluded that the quality of water treated using ka1 meets the environmental quality standards in accordance with the regulation of the minister of environment and forestry number 5 of 2022, with final consentrations of fe below 7 mg/l and mn below 4 mg/l at dosages 2 gram with a contact time of 30 minutes.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?