Disparitas putusan hakim dalam pemidanaan penyalah guna narkotika golongan i
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Vientje Ratna M
Kata Kunci : Sentencing Disparity, Group I Narcotics, Rehabilitative System, Judicial Subjectivity.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100284_Halaman-Judul.pdf | 9 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100284_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100284_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100284_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100284_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100284_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100284_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100284_Bab-1.pdf | 19 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100284_Bab-2.pdf | 43 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100284_Bab-3.pdf | 11 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100284_Bab-4.pdf | 6 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100284_Bab-5.pdf | 2 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100284_Daftar-Pustaka.pdf | 5 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100284_Lampiran.pdf |
|
P Penelitian ini mengenai disparitas penjatuhan pidana terhadap penyalahguna narkotika golongan i di indonesia, di mana hakim kerap tidak konsisten dalam menerapkan sistem rehabilitatif yang diamanatkan undang-undang nomor 35 tahun 2009. hal ini terlihat pada putusan nomor 679/pid.sus/2023/pn jkt.tim yang menjatuhkan pidana penjara, berbeda dengan putusan nomor 1054/pid.sus/2023/pn jkt.utr dan putusan nomor 03/pid.sus/2021/pn jkt.utr yang menjatuhkan pidana rehabilitasi. rumusan masalah yang dibahas adalah bagaimana pertimbangan hakim yang menyebabkan perbedaan penjatuhan pidana tersebut dan apakah penjatuhan pidana tersebut mencerminkan tujuan rehabilitatif atau tidak. penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan sifat deskriptif, melalui studi kepustakaan menggunakan data sekunder dengan sumber bahan hukum primer dan sekunder. data dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan deduktif. hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakseragaman pertimbangan hakim dalam memidana penyalahguna narkotika golongan i dikarenakan subjektivitas hakim yang mengesampingkan tujuan rehabilitatif dari undang-undang nomor 35 tahun 2009, maka diharapkan hakim tunduk kepada tujuan rehabilitatif dari undang-undang nomor 35 tahun 2009.
T This research is about the sentencing disparity against group i narcotics abusers in indonesia, where judges are often inconsistent in implementing the rehabilitative system mandated by law number 35 of 2009. this is seen in decision number 679/pid.sus/2023/pn jkt.tim which imposed imprisonment, different from decision number 1054/pid.sus/2023/pn jkt.utr and decision number 03/pid.sus/2021/pn jkt.utr which imposed rehabilitation. the research problems discussed are how the judge\\\'s considerations caused the difference in sentencing and whether the sentencing reflects rehabilitative goals or not. this research uses a normative legal research method with a descriptive nature, through literature study using secondary data with primary and secondary legal material sources. data were analyzed qualitatively with deductive conclusion drawing. the results show that there is a lack of uniformity in judges\\\' considerations in sentencing group i narcotics abusers due to the subjectivity of judges who override the rehabilitative goals of law number 35 of 2009, therefore it is expected that judges submit to the rehabilitative goals of law number 35 of 2009.