Kewenangan pemerintah daerah karawang dalam meningkatkan pendapatan asli daerah melalui retribusi parkir menurut peraturan daerah nomor 3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan perparkiran tahun 2019-2024
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Eko Primananda
Kata Kunci : State Financial Law; Regional Original Revenue; Parking Retribution; Authority of Local Government
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100164_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100164_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100164_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100164_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100164_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100164_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100164_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100164_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100164_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100164_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100164_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100164_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100164_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100164_Lampiran.pdf |
|
R Retribusi parkir merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (pad) yang memiliki potensi seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan aktivitas masyarakat. pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengelola sektor perparkiran berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang di kabupaten karawang diatur lebih lanjut dalam peraturan daerah kabupaten karawang nomor 3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan perparkiran. namun, kontribusi retribusi parkir terhadap pad kabupaten karawang dalam praktiknya masih belum optimal. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kewenangan pemerintah daerah kabupaten karawang dalam meningkatkan pad melalui retribusi parkir serta kendala yang dihadapi pada periode tahun 2019–2024. metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan sifat deskriptif analisis, dengan data lapangan sebagai bahan pendukung, serta penarikan kesimpulan secara deduktif. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif pemerintah daerah telah melaksanakan kewenangannya dalam penyelenggaraan perparkiran, namun pelaksanaannya belum berjalan optimal. kendala yang dihadapi meliputi lemahnya pengawasan, penggunaan sistem pemungutan retribusi yang masih manual, kurangnya koordinasi antarperangkat daerah, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat, sehingga potensi retribusi parkir belum sepenuhnya berkontribusi optimal terhadap pad.
P Parking retribution is a potential source of regional original income (pad) along with the increasing number of motorized vehicles and community activities. the regional government has the authority to regulate and manage the parking sector based on law number 23 of 2014 concerning regional government, which in karawang regency is further regulated in karawang regency regional regulation number 3 of 2018 concerning parking implementation. however, the contribution of parking retribution to karawang regency\\\'s pad in practice is still not optimal. this study aims to analyze the implementation of the karawang regency regional government\\\'s authority in increasing pad through parking retribution and the obstacles faced in the 2019–2024 period. the research method used is normative juridical with a descriptive analytical nature, with field data as supporting material, and deductive conclusions are drawn. the results of the study indicate that normatively the regional government has exercised its authority in organizing parking, but its implementation has not been optimal. the obstacles faced include weak supervision, the use of a manual retribution collection system, lack of coordination between regional agencies, and low public legal awareness, so that the potential for parking retribution has not yet fully contributed optimally to pad.