Analisis tindak pidana penipuan dengan modus manipulasi informasi elektronik data pribadi orang lain (studi putusan nomor 5/pid.sus/2023/pn krg)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Andi Widiatno
Kata Kunci : Personal Data, Electronic Information and Transactions, Electronic Information Manipulation, Persona
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200453_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200453_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200453_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200453_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200453_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200453_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200453_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 2 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200453_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200453_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200453_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200453_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200453_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200453_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200453_Lampiran.pdf |
|
( (e) penyalahgunaan data pribadi dalam penipuan siber semakin marak seiring perkembangan teknologi, terutama melalui manipulasi informasi elektronik dan semakin meningkatkan penyalahgunaan data pribadi untuk penipuan siber seperti dalam putusan pengadilan negeri karanganyar nomor 5/pid.sus/2023/pn krg. penelitian ini membahas permasalahan mengenai bagaimana pemenuhan unsur tindak pidana penipuan dengan modus manipulasi informasi elektronik dengan menggunakan data pribadi orang lain dalam putusan pengadilan negeri karanganyar nomor 5/pid.sus/2023/pn krg, serta apakah putusan hakim terhadap tindak pidana penipuan dengan modus manipulasi informasi elektronik dengan menggunakan data pribadi orang lain sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan di indonesia. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif yang bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, meliputi peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur hukum terkait, yang dianalisis secara kualitatif dan ditarik kesimpulan dengan metode deduktif. hasil analisis menunjukkan bahwa perbuatan terdakwa lebih tepat dikualifikasikan sebagai tindak pidana penipuan dengan modus manipulasi informasi elektronik dengan menggunakan data pribadi orang lain sebagaimana terpenuhinya unsur subjektif dan obyektif dalam pasal 35 undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, karena dilakukan melalui penyampaian klaim identitas dan informasi secara naratif yang menyesatkan korban tanpa adanya pemalsuan data pribadi secara langsung. selain itu, pertimbangan dan putusan hakim dalam perkara a quo seharusnya diterapkan ketentuan yang paling relevan dan memiliki ancaman pidana yang lebih berat, putusan hakim tidak memperhatikan perbedaan korban uu ite adalah masyarakat sedangkan uu pdp adalah saksi pelapor. sehingga peneliti berpendapat putusan hakim dalam perkara ini belum tepat.
T The misuse of personal data in cyber fraud is becoming increasingly prevalent with the development of technology, particularly through the manipulation of electronic information, and is increasingly being used for cyber fraud, as in karanganyar district court decision number 5/pid.sus/2023/pn krg. this study discusses the issue of how the elements of criminal fraud involving the manipulation of electronic information using other people\\\'s personal data are fulfilled in karanganyar district court decision number 5/pid.sus/2023/pn krg, as well as whether the judge\\\'s decision on criminal fraud involving the manipulation of electronic information using other people\\\'s personal data is in accordance with the laws and regulations in indonesia. the research method used is normative legal research of a descriptive analytical nature using secondary data obtained through literature study, including laws and regulations, court decisions, and related legal literature, which are analyzed qualitatively and conclusions are drawn using deductive methods. the analysis shows that the defendant\\\'s actions are more accurately classified as criminal fraud involving the manipulation of electronic information using other people\\\'s personal data, as the subjective and objective elements of article 35 of law -law number 11 of 2008 concerning electronic information and transactions, because it was carried out through the submission of misleading narrative claims and information to the victim without directly falsifying personal data. in addition, the judge\\\'s considerations and decision in the case in question should have applied the most relevant provisions with the most severe criminal penalties. the judge\\\'s decision did not take into account the difference between the victims of the ite law, who are members of the public, and the pdp law, who are reporting witnesses. therefore, the researcher believes that the judge\\\'s decision in this case is not appropriate.