Penentuan struktur gaji pokok dengan menggunakan metode analisa jabatan dan penilaian jabatan berdasarkansistem angka untuk level operator pada departemen AHP PT. Pandu Dayatama Patria
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 1998
Pembimbing 1 : Roesmin Darwis
Subyek : Corporations - Management;Wage payment systems
Kata Kunci : base salary, job analysis method, job evaluation, point system, operator level, AHP department, PT.
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 1998_TA_STI_06393079_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 1998_TA_STI_06393079_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 1998_TA_STI_06393079_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 1998_TA_STI_06393079_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 1998_TA_STI_06393079_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 1998_TA_STI_06393079_Bab-4_Pengumpulan-Data-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 1998_TA_STI_06393079_Bab-5_Analisa-Dan-Hasil-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 8. | 1998_TA_STI_06393079_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 1998_TA_STI_06393079_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 1998_TA_STI_06393079_Lampiran.pdf |
|
P Pada hakekatnya setiap perusahaan akan selalu berusaha menangani berbagai permasalahan yang timbul dalam perusahaan tersebut. Salah satu permasalahan yang timbul dalam suatu perusahaan adalah ketidakpuasan atas sistem penggajian. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, maka perusahaan perlu tetap berpegang pada prinsip, yaitu kompensasi atas suatu pekerjaan selayaknya sesuai dengan kontribusinya terhadap pekerjaan tersebut (equal pay for equal job). Tujuan penyusunan tugas sarjana ini adalah untuk mendapatkan penentuan mengenai struktur gaji pokok. Struktur gaji tersebut diperoleh dari hasil analisa jabatan dan penilaian jabatan dengan menggunakan metode angka (point system) sebagai alat dalam penyusunan tugas sarjana ini. Evaluasi jabatan berusaha menyediakan suatu dasar yang sistematis untuk membandingkan pekerjaan dan menentukan nilai relatif jabatan/pekerjaan yang berbeda-beda. Metode angka (point system) merupakan metode penilaian jabatan yang paling banyak digunakan. Karena sifat kuantitatif analitis dari metode itu, yang menggunakan faktor yang sama untuk membandingkan jenis-jenis jabatan/pekerjaan yang berbeda-beda. Dan hasil penilaian jabatan dengan menggunakan metoda perbandingan berpasangan diperoleh bahwa bobot masing-masing faktor adalah 34,5% untuk faktor Keahlian, 23,3% untuk faktor Tanggung jawab, 16,6% untuk faktor Usaha, 11,8% untuk faktor Kemampuan, 6,2% untuk faktor Kondisi Kerja, 7,7% untuk faktor Ketrampilan. Hasil evaluasi jabatan adalah suatu pengurutan jabatan yang terdapat dalam 'Point Plan Manual', dimana pengurutan ini dilakukan mulai dari jabatan dengan nilai. terendah yaitu 111 point sampai dengan nilai tertinggi yaitu 304 point. Estimasi upah yang diperoleh berdasarkan Harga Pokok Produksi adalah Rp. 178.008,- untuk operator dengan nilai relatif terendah dan Rp. 502.363,- untuk operator dengan nilai relatif tertinggi. Estimasi upah yang diperoleh berdasarkan Upah Minimum Regional adalah Rp. 172.500,- untuk operator dengan nilai relatif terendah dan Rp. 486.538,- untuk operator dengan nilai relatif tertinggi. Dari klasifikasi jabatan diperoleh 5 tingkatan atau kelas untuk memberikan perbedaan yang jelas antara kelas-kelas jabatan/pekerjaan dan memberikan jumlah kenaikan tingkat yang diinginkan.
F Fundamentally, every company strives to address the various issues that arise within its operations. One such issue is dissatisfaction with the compensation system. To resolve this, companies should adhere to the principle that compensation for a job ought to align with the contribution made to that job (equal pay for equal work). The objective of this undergraduate study is to determine a base salary structure. This structure was derived from job analysis and job evaluation, utilizing the point system method. Job evaluation aims to provide a systematic basis for comparing jobs and determining the relative value of different positions. The point system is the most widely used job evaluation method due to its quantitative and analytical nature, which employs common factors to compare diverse job types. Results from the job evaluation—conducted using the paired comparison method—yielded the following factor weights: Expertise (34.5%), Responsibility (23.3%), Effort (16.6%), Capability (11.8%), Working Conditions (6.2%), and Skill (7.7%). The evaluation resulted in a job ranking detailed in the 'Point Plan Manual,' ranging from the lowest-valued position (111 points) to the highest (304 points). Wage estimates based on the Cost of Production were calculated at Rp 178,008 for the operator with the lowest relative value and Rp 502,363 for the operator with the highest relative value. Estimates based on the Regional Minimum Wage were Rp 172,500 for the operator with the lowest relative value and Rp 486,538 for the operator with the highest relative value. The job classification yields five levels or classes, serving to clearly distinguish between job classes and provide the desired number of level increments.