DETAIL KOLEKSI

Perancangan jalur karir jabatan struktural


Oleh : Audrey Wongso Kesuma

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2000

Pembimbing 1 : Tri Wulandari SD

Subyek : Career development;Personnel management;Vocational guidance

Kata Kunci : design, career path, position, structure

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2000_TA_STI_06396041_Halaman-Judul.pdf
2. 2000_TA_STI_06396041_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2000_TA_STI_06396041_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2000_TA_STI_06396041_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2000_TA_STI_06396041_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2000_TA_STI_06396041_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2000_TA_STI_06396041_Bab-5_Analisa-Data.pdf
8. 2000_TA_STI_06396041_Bab-6_Rancangan-Jalur-Karir.pdf
9. 2000_TA_STI_06396041_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2000_TA_STI_06396041_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2000_TA_STI_06396041_Lampiran.pdf

P Perkembangan PT Pamapersada Nusantara yang cukup pesat di dalam industri jasa pertambangan , tidak Input dari perlunya dikembangkan aspek manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan tersebut. Pada saat ini masalah-masalah sumber daya manusia yang muncul di PT Pamapersada Nusantara sebagian besar disebabkan oleh belum optimalnya penanganan sumber daya manusia yang ada. Salah satu sumber daya manusia di PT Pamapersada Nusantara yang perlu mendapat penanganan adalah belum adanya jalur karir yang jelas dalam organisasi perusahaan sehingga setiap karyawan perusahaan merasa diberi kesempatan untuk merencanakan karirnya dan dapat menentukan sasaran karirnya. Topik yang dibahas dalam tugas akhir ini adalah perancangan jalur karir untuk jabatan struktural (manajerial, penunjang, dan pelaksana) dengan mengambil contoh kasus di Engineering Dept. dan Production Dept., Project Site II. Tiga hal pokok yang menjadi dasar dalam penyusunan jalur karir di PT Pamapersada. Nusantara adalah uraian dan spesifikasi jabatan, nilai relatif jabatan, dan keterkaitan karakteristik pekerjaan antar jabatan. Uraian jabatan dan spesifikasi jabatan diperoleh dengan menggunakan analisa jabatan, sedangkan nilai relatif jabatan diperoleh dan hasil penilaian jabatan. Analisa jabatan dilakukan berdasarkan data sekunder dan data primer. Data sekunder diperoleh dari hasil studi dokumentasi terhadap uraian jabatan dan spesifikasi jabatan yang telah ada di PT Pamapersada Nusantara. Sedangkan data primer yang berupa informasi dan fak-ta, diperoleh dan hasil pengisian kuesioner, wawancara, dan observasi. Metode yang dipergunakan untuk penilaian jabatan adalah metode sistem angka. Nilai-nilai relatif jabatan yang diperoleh dengan menggunakan metode ini dapat menunjukkan tingkat kontribusi suatu jabatan terhadap jabatan lainnya dan dapat dipergunakan sebagai dasar untuk mengurutkan jabatan dan nilai tertinggi sampai nilai terendah sehingga setiap perpindahan karir karyawan perusahaan, balk promosi maupun mutasi, dapat diatur dengan nilai-nilai jabatan tersebut. Promosi terjadi jika karyawan dipindahkan ke jabatan yang nilai lebih tinggi dari nilai relatif jabatan yang dipegangnya sekarang. Sedangkan mutasi terjadi jika karyawan dipindahkan ke jabatan yang nilai relatifnya setingkat dengan nilai relatif jabatan yang dipegangnya sekarang. Disamping itu, perpindahan karir karyawan harus memperhatikan persyaratan yang diminta oleh jabatan yang dituju dan kesesuaian karakteristik pekerjaan antara jabatan yang dipegangnya sekarang dengan jabatan yang berikutnya. Faktor-faktor yang dipergunakan dalam penilaian jabatan adalah faktor tanggung jawab, faktor ketrampilan, faktor usaha, faktor kecakapan, dan faktor kondisi kerja. Kelima faktor tersebut memiliki subfaktor-subfaktor lagi dengan bobot yang berbeda-beda. Metode yang digunakan untuk mendapatkan bobot tersebut adalah proses analisis hirarki. Dari basil penilaian jabatan, nilai relatif jabatan yang tertinggi di Engineering Dept. dimiliki oleh Engineering Dept. Head (8649) dan nilai relatif jabatan terendah dimiliki. oleh Data Processors (3231). Di Production Dept., nilai relatif jabatan tertinggi dimiliki oleh Production Dept. Head (8785) dan nilai relatif jabatan terendah dimiliki oleh Equipment Checkers (4264). Dari deskripsi dan spesifikasi jabatan, nilai-nilai relatif jabatan, dan keterkaitan antar jabatan, dibuatlah suatu rancangan jalur karir.

T The rapid development of PT Pamapersada Nusantara in the mining services industry has not been an input for the need to develop aspects of human resource management within the company. Currently, human resource problems that arise at PT Pamapersada Nusantara are largely due to the suboptimal management of existing human resources. One of the human resources at PT Pamapersada Nusantara that needs to be addressed is the absence of a clear career path within the company organization so that every employee of the company feels given the opportunity to plan their career and can determine their career goals. The topic discussed in this final assignment is the design of career paths for structural positions (managerial, supporting, and implementing) by taking the case example in the Engineering Dept. and Production Dept., Project Site II. Three main things that form the basis for compiling career paths at PT Pamapersada. Nusantara are job descriptions and specifications, relative job values, and the relationship between job characteristics between positions. Job descriptions and job specifications are obtained using job analysis, while relative job values ​​are obtained from job assessment results. Job analysis is carried out based on secondary data and primary data. Secondary data were obtained from a documentation study of existing job descriptions and job specifications at PT Pamapersada Nusantara. Primary data, in the form of information and facts, were obtained through questionnaires, interviews, and observations. The method used for job assessment is the numerical system. The relative job values ​​obtained using this method can indicate the level of contribution of a job to other jobs and can be used as a basis for ranking jobs from highest to lowest. This allows any career changes in the company, whether promotions or transfers, to be regulated by these job values. Promotions occur when employees are transferred to a position with a higher relative value than their current position. Transfers occur when employees are transferred to a position with a relative value equal to their current position. Furthermore, employee career changes must take into account the requirements of the position in question and the suitability of the job characteristics between the current position and the next position. The factors used in job assessment are responsibility, skill, effort, competence, and working conditions. These five factors have sub-factors with varying weights. The method used to obtain these weights is a hierarchy analysis process. From the results of job assessment, the highest relative value of the position in the Engineering Dept. is held by the Engineering Dept. Head (8649) and the lowest relative value of the position is held by Data Processors (3231). In the Production Dept., the highest relative value of the position is held by the Production Dept. Head (8785) and the lowest relative value of the position is held by Equipment Checkers (4264). From the job description and specifications, the relative values ​​of the positions, and the interrelationships between positions, a career path design is created.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?