Gambaran anatomis dan mekanisme sekresi kelenjar saliva
Nomor Panggil : 611 SUC g
Penerbit : FKG - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2003
Pembimbing 1 : Wita Anggraini
Subyek : Anatomy
Kata Kunci : saliva, secretion
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2003_TA_KG_04098196_Halaman-judul.pdf | ||
| 2. | 2003_TA_KG_04098196_Lembar-pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2003_TA_KG_04098196_Bab-1-Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2003_TA_KG_04098196_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2003_TA_KG_04098196_Bab-3-Pembahasan.pdf |
|
|
| 6. | 2003_TA_KG_04098196_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf | ||
| 7. | 2003_TA_KG_04098196_Daftar-pustaka.pdf |
K Keberadaan saliva sangat vital untuk memelihara jaringan mulut.Berkurangnya pengeluaran saliva tidak hanya mengakibatkanpenurunan kesehatan rongga mulut tetapi juga mengakibatkan dampakyang merugikan bagi kualitas hidup manusia. Aliran saliva dikendalikanseluruhnya oleh rangsangan saraf otonom. Pengeluaran saliva dapatdirangsang atau dihambat oleh impuls saraf dari susunan saraf pusat.Pemahaman tentang saliva dan mekanisme sekresinya dalamkesehatan rongga mulut akan membantu meningkatkan kesadaran parapasien untuk pencegahan terhadap masalah-masalah yang timbuldalam perawatan gigi dan mulut.
T The presence of saliva is vital to the maintenance of healthy oraltissues. Severe reduction of salivary output not only results in a rapiddeterioration in oral health but also has a detrimental impact on qualityof life. The flow of saliva is controlled entirely by otonom nervousstimulation. Salivation can also be stimulated or inhibited by impulsesfrom higher centers of the central nervous system. An understanding ofsaliva and its mechanisms of secretion in oral health will help topromote an awarness amongs health care patients of the problems, itsprevention and treatment.