Analisis yuridis pemutusan hubungan kerja dengan alasan mendesak dalam putusan nomor 275/pdt.sus-phi/2023/pn.jkt.pst
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Andari Yurikosari
Pembimbing 2 : Harto
Kata Kunci : Termination of Employment, Worker Protection, Urgent Reasons
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010001900354_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010001900354_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010001900354_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010001900354_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010001900354_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010001900354_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010001900354_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010001900354_Bab-1.pdf | 4 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010001900354_Bab-2.pdf | 34 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010001900354_Bab-3.pdf | 10 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010001900354_Bab-4.pdf | 5 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010001900354_Bab-5.pdf | 3 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010001900354_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010001900354_Lampiran.pdf |
|
P Pemutusan hubungan kerja (phk) merupakan isu sentral dalamhukum ketenagakerjaan karena berimplikasi langsung terhadapkeberlangsungan hidup pekerja serta stabilitas hubungan industrial.pasca berlakunya undang-undang nomor 6 tahun 2023 tentangcipta kerja dan peraturan pemerintah nomor 35 tahun 2021, dikenalkonsep baru berupa pemutusan hubungan kerja dengan alasanmendesak yang memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengusaha.ketentuan tersebut tidak disertai dengan definisi dan batasan yangjelas, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum sertamembuka ruang terjadinya phk sepihak yang merugikan pekerja.penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian penerapanphk dengan alasan mendesak yang dilakukan oleh pt investasidigital nusantara terhadap hairul anwar dalam putusan nomor275/pdt.sus-phi/2023/pn.jkt.pst dengan ketentuan peraturanperundang-undangan yang berlaku, serta mengkaji akibat hukum yangtimbul dari putusan tersebut. metode penelitian yang digunakanadalah yuridis normatif dengan sifat penelitian deskriptif analitis,melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus.bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer,sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. hasil penelitianmenunjukkan bahwa penerapan alasan mendesak dalam perkaraputusan belum sepenuhnya memenuhi prinsip kepastian hukum danperlindungan pekerja, khususnya terkait pembuktian pelanggaran danpemenuhan prosedur phk. putusan tersebut menegaskan bahwaalasan mendesak tidak dapat digunakan secara serta-merta tanpadasar objektif dan mekanisme hukum yang adil. diperlukan penafsiranyang restriktif dan penguatan regulasi turunan guna menjaminkeseimbangan kepentingan antara pekerja dan pengusaha sertamewujudkan keadilan dalam hubungan industrial.
T Termination of employment is a central issue in labor law due to its direct implications for workers\\\' livelihoods and the stability of industrial relations. following the enactment of law number 6 of 2023 concerning job creation and government regulation number 35 of 2021, a new concept of termination based on \\\"urgent reasons\\\" was introduced, granting employers greater flexibility. however, this provision lacks clear definitions and boundaries, potentially creating legal uncertainty and opening the door for unilateral terminations that disadvantage workers. this study aims to analyze the conformity of the termination based on urgent reasons—carried out by pt investasi digital nusantara against hairul anwar in court decision number 275/pdt.sus-phi/2023/pn.jkt.pst—with applicable laws and regulations, as well as to examine the legal consequences arising from said decision. the research employs a normative-juridical method with a descriptive-analytical nature, utilizing both statutory and case-based approaches. legal materials—comprising primary, secondary, and tertiary sources—were analyzed qualitatively. the findings indicate that the application of \\\"urgent reasons\\\" in the case at hand did not fully satisfy the principles of legal certainty and worker protection, particularly regarding the substantiation of violations and adherence to termination procedures. the decision affirms that termination based on urgent reasons cannot be invoked arbitrarily without an objective basis and a fair legal mechanism. a restrictive interpretation and the strengthening of implementing regulations are required to ensure a balance of interests between workers and employers and to achieve fairness in industrial relations.