Analisis tingkat kerawanan banjir pada daerah aliran sungai (das) kedaung menggunakan sistem informasi geografis (sig)
Penerbit : FTSP - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Dina Paramitha Anggraeni Hidayat
Subyek : Geodatabases;Flood control
Kata Kunci : flood, Kedaung Watershed, Geographic Information System (GIS), Weighted Overlay, flood susceptibilit
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_STS_051002100045_Halaman-Judul.pdf | 9 | |
| 2. | 2026_SK_STS_051002100045_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_STS_051002100045_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_STS_051002100045_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_STS_051002100045_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_STS_051002100045_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_STS_051002100045_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_STS_051002100045_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_STS_051002100045_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_STS_051002100045_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_STS_051002100045_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_STS_051002100045_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_STS_051002100045_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_STS_051002100045_Lampiran.pdf |
|
B Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di kawasan perkotaan akibat tingginya curah hujan, perubahan penggunaan lahan, dan berkurangnya daerah resapan air. daerah aliran sungai (das) kedaung merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi banjir, terutama pada kawasan bukit pamulang indah (bpi) dan ma estate. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir di das kedaung menggunakan sistem informasi geografis (sig). penelitian ini menggunakan metode weighted overlay berbasis sistem informasi geografis (sig) dengan enam parameter, yaitu kerapatan aliran, elevasi, kemiringan lereng, curah hujan, penggunaan lahan, dan jenis tanah. analisis dilakukan melalui lima skenario overlay yang menghasilkan lima kelas kerawanan banjir, yaitu tidak rawan, kurang rawan, cukup rawan, rawan, dan sangat rawan. verifikasi model dilakukan menggunakan data kuesioner dari 39 responden yang berdomisili di komplek bukit pamulang indah (bpi) dan ma estate. hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh skenario memiliki tingkat kesesuaian sebesar 92,31% berdasarkan kategori banjir dan tidak banjir. sementara itu, berdasarkan perbandingan lima kelas kerawanan banjir, overlay 3 dan overlay 5 memberikan tingkat kesesuaian tertinggi sebesar 53,85%. hasil tersebut menunjukkan bahwa metode weighted overlay berbasis sig mampu digunakan untuk memetakan tingkat kerawanan banjir di das kedaung dan dapat menjadi dasar dalam mendukung upaya mitigasi serta pengelolaan banjir di wilayah penelitian.
F Flooding is a frequent disaster in urban areas caused by high rainfall, changes in land use, and the reduction of water infiltration areas. the kedaung watershed is prone to flooding, particularly in the bukit pamulang indah (bpi) and ma estate areas. this study aims to analyze flood susceptibility levels in the kedaung watershed using geographic information systems (gis). a gis-based weighted overlay method was employed, utilizing six parameters: drainage density, elevation, slope, rainfall, land use, and soil type. the analysis involved five overlay scenarios, resulting in five flood susceptibility classes: not susceptible, low susceptibility, moderately susceptible, susceptible, and highly susceptible. model verification was conducted using questionnaire data from 39 residents of the bukit pamulang indah (bpi) and ma estate complexes. the results indicate that all scenarios achieved a 92.31% level of agreement based on the binary categories of \\\"flooded\\\" versus \\\"not flooded.\\\" however, when comparing the five specific susceptibility classes, overlay 3 and overlay 5 yielded the highest agreement rate at 53.85%. these findings demonstrate that the gis-based weighted overlay method is effective for mapping flood susceptibility in the kedaung watershed and can serve as a basis for supporting flood mitigation and management efforts in the study area.