Pelaksanaan restitusi sebagai hak korban dalam tindak pidana kekerasan seksual (studi putusan nomor 62/pid.sus/2023/pn.cjr) berdasarkan undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Maria Silvya Elisabeth Wangga
Pembimbing 2 : Maria Silvya Elisabeth Wangga
Kata Kunci : Criminal Law, Restitution, Sexual Violence.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200306_Halaman-Judul.pdf | 9 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200306_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200306_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200306_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200306_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200306_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200306_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200306_Bab-1.pdf | 18 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200306_Bab-2.pdf | 35 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200306_Bab-3.pdf | 21 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200306_Bab-4.pdf | 19 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200306_Bab-5.pdf | 2 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200306_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200306_Lampiran.pdf | 49 |
|
( (e) salah satu tindak kejahatan yang menjadi fenomena saat ini adalah kekerasan seksual. kekerasan seksual menimbulkan dampak yang sangat kompleks bagi korban. sehingga pemerintah ikut berperan penting dalam pemberian perlindungan serta pemenuhan hak bagi korban kekerasan seksual berupa restitusi. adapun rumusan permasalahan penelitian ini adalah: (1) bagaimana pengaturan restitusi dalam tindak pidana kekerasan seksual berdasarkan undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual (putusan nomor 62/pid.sus/2023/pn.cjr)?; dan (2) apakah pembayaran restitusi oleh pelaku tindak pidana kekerasan seksual merupakan sanksi pidana tambahan dalam putusan nomor 62/pid.sus/2023/pn.cjr berdasarkan undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual?tipe penelitian pada penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif, bersifat deskriptif, menggunakan data sekunder dan data primer dengan studi kepustakaan serta wawancara sebagai pelengkap analisis, dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan menggunakan logika deduktif.adapun hasil penelitian ini yaitu pengaturan hak restitusi terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual dalam putusan pengadilan nomor 62/pid.sus/2023/pn.cjr didasari oleh pasal 12 ayat (1) jo. pasal 16 undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual serta peraturan mahkamah agung nomor 1 tahun 2022. dalam putusan nomor 62/pid.sus/2023/pn.cjr, pembayaran restitusi berdasarkan undang-undang nomor 12 tahun 2022 merupakan hak dari korban tindak pidana kekerasan seksual. adapun dalam peraturan tersebut restitusi merupakan pidana tambahan, hal ini juga diperkuat dengan pasal 66 ayat (1) huruf d kuhp dan pasal 178 sampai dengan pasal 182 kuhap. namun, apabila mengacu kepada pasal 10 kuhp yang lama, restitusi bukan merupakan pidana tambahan.
E E) one of the crimes that is a current phenomenon is sexual violence. sexual violence has very complex impacts on victims. therefore, the government plays a crucial role in providing protection and fulfilling the rights of victims of sexual violence in the form of restitution. the formulation of the research problem is: (1) how is the regulation of restitution in criminal acts of sexual violence based on law number 12 of 2022 concerning criminal acts of sexual violence (decision number 62/pid.sus/2023/pn.cjr)?; and (2) is the payment of restitution by the perpetrator of the crime of sexual violence an additional criminal sanction in decision number 62/pid.sus/2023/pn.cjr based on law number 12 of 2022 concerning criminal acts of sexual violence? the type of research in this study uses a normative legal research type, is descriptive, uses secondary data and primary data with literature studies and interviews as a complement to the analysis, analyzed qualitatively by drawing conclusions using deductive logic. the results of this study are the regulation of the right to restitution for perpetrators of criminal acts of sexual violence in court decision number 62/pid.sus/2023/pn.cjr based on article 12 paragraph (1) jo. article 16 of law number 12 of 2022 concerning criminal acts of sexual violence and supreme court regulation number 1 of 2022, as stipulated in decision number 62/pid.sus/2023/pn.cjr, stipulates that restitution payments under law number 12 of 2022 are the right of victims of sexual violence. in this regulation, restitution is an additional penalty, reinforced by article 66 paragraph (1) letter d of the criminal code and articles 178 to 182 of the criminal procedure code. however, according to article 10 of the old criminal code, restitution is not an additional penalty.