Perlindungan hukum motif kain tenun gringsing sebagai ekspresi budaya tradisional masyarakat tenganan berdasarkan undang-undangnomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Simona Bustani
Kata Kunci : Legal Protection; Gringsing Woven Fabric Motifs; Traditional Cultural Expressions (TCEs); Copyright
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100130_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100130_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100130_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100130_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100130_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100130_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100130_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100130_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100130_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100130_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100130_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100130_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100130_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100130_Lampiran.pdf |
|
( (a) elizabeth lintang siska tania (010002100130)(b) perlindungan hukum motif kain tenun gringsing sebagai ekspresi budaya tradisional masyarakat tenganan berdasarkan undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta(c) 86 halaman, 2026, 1 lampiran(d) kata kunci: perlindungan hukum, motif kain tenun gringsing, ekspresi budaya tradisional, hak cipta.(e) motif kain tenun gringsing merupakan warisan budaya masyarakat adat tenganan pegringsingan yang diwariskan secara turun-temurun, bersifat komunal, serta memiliki nilai historis, filosofis, religius, sosial, dan ekonomi. sebagai bagian dari ekspresi budaya tradisional, keberadaan motif tersebut memerlukan perlindungan hukum agar terhindar dari penyalahgunaan, eksploitasi, maupun klaim oleh pihak lain. permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana perlindungan hukum terhadap motif kain tenun gringsing sebagai ekspresi budaya tradisional berdasarkan undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta serta bagaimana upaya perlindungan dan pelestarian yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat adat tenganan pegringsingan. penelitian ini menggunakan tipe penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif analitis, menggunakan data sekunder yang didukung data primer, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. berdasarkan hasil penelitian, motif kain tenun gringsing telah memenuhi karakteristik sebagai ekspresi budaya tradisional sebagaimana diatur dalam pasal 38 undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta sehingga hak ciptanya dipegang oleh negara. selain itu, perlindungannya juga didukung oleh undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan melalui inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan, dan publikasi. namun demikian, perlindungan hukum tersebut belum optimal karena belum adanya peraturan pemerintah sebagai pelaksanaan pasal 38 ayat (4) undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta serta belum adanya mekanisme yang jelas mengenai pemanfaatan dan pembagian manfaat (benefit sharing) atas ekspresi budaya tradisional. upaya perlindungan dan pelestarian dilakukan melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat, antara lain melalui inventarisasi, pewarisan tradisi menenun, serta pelestarian nilai-nilai adat yang melekat pada motif kain tenun gringsing.(f) 28 buku (1993–2024), 32 jurnal, 5 peraturan perundang-undangan, 9 sumber online information, 4 wawancara dengan narasumber.(g) dr. simona bustani, s.h., m.h.(h) elizabeth lintang siska tania
A Abstract(a) elizabeth lintang siska tania (010002100130)(b) legal protection of gringsing woven fabric motifs as traditional cultural expressions of the tenganan indigenous community based on law number 28 of 2014 concerning copyright(c) 86 pages, 2026, 1 appendix(d) keywords: legal protection, gringsing woven fabric motifs, traditional cultural expressions, copyright.(e) gringsing woven fabric motifs constitute the cultural heritage of the tenganan pegringsingan indigenous community, transmitted from generation to generation, communal in nature, and possessing historical, philosophical, religious, social, and economic values. as a form of traditional cultural expression (tce), these motifs require legal protection to prevent misuse, exploitation, and unauthorized claims by other parties. this research examines the legal protection of gringsing woven fabric motifs as traditional cultural expressions under law number 28 of 2014 concerning copyright, as well as the protection and preservation efforts undertaken by the government and the tenganan pegringsingan indigenous community.this research employs a normative legal research method with a descriptive-analytical approach, utilizing secondary data supported by primary data. the data were analyzed qualitatively using a deductive method of reasoning. the findings indicate that gringsing woven fabric motifs fulfill the characteristics of traditional cultural expressions as stipulated in article 38 of law number 28 of 2014 concerning copyright, under which the copyright is held by the state. furthermore, their protection is reinforced by law number 5 of 2017 concerning the advancement of culture through measures including documentation, safeguarding, maintenance, preservation, and publication.however, such legal protection has not yet been fully effective due to the absence of the government regulation mandated by article 38 paragraph (4) of law number 28 of 2014 concerning copyright, as well as the lack of a clear legal mechanism governing the utilization of traditional cultural expressions and the distribution of benefits (benefit-sharing). protection and preservation efforts are carried out through collaboration between the government and the indigenous community, including the documentation of gringsing woven fabric motifs, the intergenerational transmission of traditional weaving practices, and the preservation of the customary values inherent in the gringsing woven fabric motifs.(f) 28 books (1993–2024), 32 journal articles, 5 statutory regulations, 9 online sources, and 4 interviews with resource persons.(g) dr. simona bustani, s.h., m.h.(h) elizabeth lintang siska tania