Tinjauan yuridis pengangkatan jabatan aparatur sipil negara pasca demosi (studi kasus pengangkatan nuryanti sebagai pejabat di kementerian ketenagakerjaan)
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Ali Rido
Kata Kunci : Violations,Waiting Period,Civil Servants,Demotion.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002000373_Halaman-Judul.pdf | 8 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002000373_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002000373_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002000373_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002000373_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002000373_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002000373_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002000373_Bab-1.pdf | 14 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002000373_Bab-2.pdf | 28 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002000373_Bab-3.pdf | 9 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002000373_Bab-4.pdf | 18 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002000373_Bab-5.pdf | 3 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002000373_Daftar-Pustaka.pdf | 6 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002000373_Lampiran.pdf | 1 |
|
P Pengangkatan jabatan asn pasca demosi secara normatif wajib memenuhi masa hukuman disiplin dan masa tunggu sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah nomor 94 tahun 2021 dan peraturan bkn nomor 6 tahun 2022, namun praktiknya nuryanti diangkat sebagai direktur bina perluasan kesempatan kerja kementerian ketenagakerjaan sebelum seluruh ketentuan terpenuhi sehingga menimbulkan permasalahan mengenai kesesuaian pengangkatan dan implikasi hukumnya. pokok permasalahan penelitian ini adalah pengangkatan nuryanti sebagai direktur bina perluasan kesempatan kerja kementerian ketenagakerjaan dan implikasi hukum pengangkatan nuryanti sebagai direktur bina perluasan kesempatan kerja kementerian ketenagakerjaan menurut peraturan perundang-undangan. metode penelitian yang digunakan adalah tipe normatif dengan sifat deskriptif. data yang digunakan yaitu data sekunder. hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangkatan nuryanti sebagai direktur binas perluasan kesempatan kerja kementerian ketenagakerjaan tidak sesuai dengan pasal 8 ayat (4) huruf a peraturan pemerintah nomor 94 tahun 2021 dan pasal 54 ayat (2) peraturan bkn nomor 6 tahun 2022 karena dilakukan ketika nuryanti masih menjalani hukuman disiplin berat dan belum memenuhi masa tunggu untuk dapat diangkat kembali dalam jabatan. pengangkatan tersebut berimplikasi hukum berupa cacat substansi pada keputusan administrasi sehingga berpotensi dicabut atau dibatalkan berdasarkan undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan, serta menimbulkan ketidakpastian hukum terhadap status jabatan yang diperoleh dan berpotensi menjadi objek sengketa tata usaha negara.
T The appointment of asn after demotion is normatively required to fulfill the disciplinary punishment period and waiting period as stipulated in government regulation number 94 of 2021 and bkn regulation number 6 of 2022, however in practice nuryanti was appointed as director of employment opportunity development at the ministry of manpower before all provisions were fulfilled, thus giving rise to problems regarding the suitability of the appointment and its legal implications. the main problem of this research is the appointment of nuryanti as director of employment opportunity development at the ministry of manpower according to statutory regulations. the research method used is a normative type with a descriptive nature. the data used secondary data. the result of the study indicate that the appointment of nuryanti as director of employment opportunity expansion development at the ministry of manpower is not in accordance with article 8 paragraph (4) letter a of government regulation number 94 of 2021 and article 54 paragraph (2) of bkn regulation number 6 of 2022 because it was carried out when nuryanti was still serving a heavy disciplinary sentence and had out fulfilled the waiting period to be reappointed to her position. this appointment has legal implications in the form of substantial defects in administrative decisions so that it has the potential to be revoked or canceled based on law number 30 0f 2014 concerning government administration, as well as creating legal uncertainty regarding the status of the position obtained and has the potential to become the object of state administrative disputes.