Analisis pengelolaan flight information region di atas wilayah udara indonesia dalam kasus ethiopian airlines eth 3728 berdasarkan konvensi chicago 1944
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Sugeng Supartono
Kata Kunci : Sovereignty, Flight Information Region, Chicago Convention 1944.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200483_Halaman-Judul.pdf | 9 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200483_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200483_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200483_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200483_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200483_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200483_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200483_Bab-1.pdf | 16 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200483_Bab-2.pdf | 31 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200483_Bab-3.pdf | 10 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200483_Bab-4.pdf | 19 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200483_Bab-5.pdf | 4 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200483_Daftar-Pustaka.pdf | 7 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200483_Lampiran.pdf | 7 |
|
P Pengelolaan flight information region di atas wilayah udara indonesia yang beberapa masih didelegasikan kepada singapura menimbulkan implikasi hukum yang signifikan terhadap pelaksanaan kedaulatan udara indonesia. hal ini tergambar nyata dalam kasus penerbangan ethiopian airlines eth 3728 yang memasuki wilayah udara indonesia tanpa izin. permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah: apakah indonesia memiliki kewenangan untuk melakukan penegakan hukum terhadap pesawat udara asing yang memasuki wilayah udaranya tanpa izin meskipun fir wilayah tersebut dikelola oleh singapura? dan apa kaitannya antara pendelegasian pengelolaan fir dengan terjadinya pelanggaran kedaulatan wilayah udara indonesia pada kasus ethiopian airlines eth 3728. penelitian ini dilakukan dengan pendekatan normatif dan deskriptif, dengan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan juga data tambahan berupa hasil wawancara. kesimpulannya indonesia memiliki kewenangan yang sah untuk melakukan penegakan hukum terhadap pesawat udara asing yang memasuki wilayah udaranya tanpa izin berdasarkan pasal 1 konvensi chicago 1944, terlepas dari fakta bahwa fir di wilayah tersebut dikelola oleh singapura, karena pendelegasian fir tidak berarti pengalihan kedaulatan. selain itu, pendelegasian pengelolaan fir kepada singapura terbukti memiliki keterkaitan dengan terjadinya pelanggaran kedaulatan dalam kasus ethiopian airlines eth 3728.
T The management of flight information regions over indonesian airspace, some of which are still delegated to singapore, has significant legal implications for the implementation of indonesian air sovereignty. this is clearly illustrated in the case of ethiopian airlines flight eth 3728 which entered indonesian airspace without permission. the problems examined in this study are: does indonesia have the authority to enforce the law against foreign aircraft that enter its airspace without permission even though the fir in the area is managed by singapore? and what is the relationship between the delegation of fir management and the violation of indonesian airspace sovereignty in the case of ethiopian airlines eth 3728. this study was conducted with a normative and descriptive approach, with secondary data obtained through literature studies and also additional data in the form of interview results. the conclusion is that indonesia has the legitimate authority to enforce the law against foreign aircraft that enter its airspace without permission based on article 1 of the 1944 chicago convention, despite the fact that the fir in the area is managed by singapore, because the delegation of fir does not mean a transfer of sovereignty. in addition, the delegation of fir management to singapore was proven to be related to the violation of sovereignty in the case of ethiopian airlines eth 3728.