DETAIL KOLEKSI

Analisis pertimbangan hakim antara menjatuhkan pidana penjara atau penerapan rehabilitasi (studi putusan nomor 1069/pid.sus/2021/pn jkt.utr)


Oleh : Belva Azura Datau

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Azmi Syahputra

Kata Kunci : Judicial Considerations, Narcotics Rehabilitation, Narcotics Abuser, Criminal Procedural Law, Ultimu

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200023_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200023_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200023_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002200023_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200023_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002200023_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200023_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200023_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002200023_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200023_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200023_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200023_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002200023_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200023_Lampiran.pdf

P Penyalahgunaan narkotika di indonesia masih menjadi permasalahan yang kompleks. meskipun undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika mengutamakan rehabilitasi bagi penyalahguna dan pecandu, praktik peradilan masih menunjukkan kecenderungan menjatuhkan pidana penjara. permasalahan tersebut terlihat dalam putusan nomor 1069/pid.sus/2021/pn jkt.utr, di mana terdakwa telah memperoleh rekomendasi rehabilitasi dari tim asesmen terpadu, tetapi tetap dijatuhi pidana penjara. penelitian ini bertujuan menganalisis dasar dan pertimbangan hukum majelis hakim serta mengkaji pembaruan hukum acara pidana agar penerapan rehabilitasi dapat dilakukan secara konsisten. penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan sifat deskriptif, pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual yang dianalisis secara kualitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim mendasarkan putusan pada terpenuhinya unsur pasal 127 ayat (1) huruf a uu narkotika, namun belum memberikan pertimbangan yang memadai terhadap rekomendasi rehabilitasi serta tidak mengaitkannya dengan pasal 54, pasal 103, dan pasal 127 ayat (2) uu narkotika. penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pembaruan hukum acara pidana melalui penguatan kedudukan hasil asesmen terpadu, penyusunan sentencing guidelines, dan penerapan mekanisme drug court guna mewujudkan penerapan rehabilitasi yang lebih konsisten bagi pengguna narkotika aktif.

N Number 35 of 2009 on narcotics prioritizes rehabilitation for abusers and addicts, judicial practice continues to show a tendency toward imposing imprisonment. this issue is evident in decision number 1069/pid.sus/2021/pn jkt.utr, in which the defendants had received a rehabilitation recommendation from the integrated assessment team yet were nonetheless sentenced to imprisonment. this study aims to analyze the legal basis and judicial considerations of the panel of judges, as well as to examine the necessary reforms to the criminal procedure law so that the application of rehabilitation can be carried out consistently. the research employs a normative legal method with a descriptive character, utilizing statutory, case, and conceptual approaches analyzed qualitatively. the findings reveal that the panel of judges based its decision on the fulfillment of the elements of article 127 paragraph (1) letter a of the narcotics law, yet failed to provide adequate consideration of the rehabilitation recommendation and did not connect it to articles 54, 103, and 127 paragraph (2) of the narcotics law. this study concludes that reform of the criminal procedure law is necessary through strengthening the legal standing of integrated assessment results, the formulation of sentencing guidelines, and the implementation of a drug court mechanism, in order to achieve more consistent application of rehabilitation for active narcotics users.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?