Analisis putusan mahkamah agung nomor 1115 k/pid/2024 yang membatalkan putusan tingkat pertama tentang wanprestasi menjadi tindak pidana tipu gelap
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Elfrida Ratnawati Goeltom
Kata Kunci : criminal procedure, evidence, breach of contract – Fraud
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002100024_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002100024_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002100024_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002100024_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002100024_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002100024_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002100024_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002100024_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002100024_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002100024_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002100024_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002100024_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002100024_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002100024_Lampiran.pdf |
|
P Putusan mahkamah agung nomor 1115/k/pid/2024 membahas tentang pembatalan putusan tingkat pertama pengadilan negeri nomor 1647/pid.b/2023/pn tentang wanprestasi dan memutus sendiri dengan pertimbangan hukum menjadi kasus penipuan penggelapan. permasalahan dalam penelitian ini adalah terkait dengan bagaimana penilaian hakim tingkat pertama dalam putusan nomor 1647/pid.b/ 2023/pn.tng terhadap alat bukti sehingga memutus sebagai perkara perdata? dan bagaimana pertimbangan hakim pada tingkat kasasi nomor 1115/k/pid/2024 yang akhirnya membatalkan putusan pengadilan nomor 1647/pid.b/ 2023/pn.tng?. metode penelitian yang digunakan adalah penilitian hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang dianalisis secara kualitatif dandisimpulkan dengan menggunakan metode deduktif. hakim melakukan kekeliruan dalam menjatuhkan vonis putusan dan penilaian alat-alat bukti yang ada dalam tindak pidana tersebut. hakim hanya melihat dari aspek perjanjian dan tidak mempertimbangkan atas fakta dan keadaan. hakim terlalu terburu-buru melihat aspek perjanjian, atau hakim hanya melihat konsensual dalam formalitas dari perjanjian. kekeliruan vonis tersebutdibuktikan dengan dikabulkannya permohonan kasasi oleh hakim mahkamah agung yang membatalkan vonis pengadilan tingkat pertama, dan membebankan tanggung jawab pidana terhadap terdakwa.
S Supreme court decision no. 1115/k/pid/2024 addresses the reversal of the first-instance district court decision no. 1647/pid.b/2023/pn regarding breach of contract and, based on its own legal reasoning, reclassifies the case as one of fraud and embezzlement. the issues in this study relate to: how did the trial court judge in decision no. 1647/pid.b/2023/pn.tng evaluate the evidence, leading to the ruling that this was a civil case? and how did the judge at the cassation level, in case no. 1115/k/pid/2024, justify the decision that ultimately overturned district court judgment no. 1647/pid.b/2023/pn.tng? the research method employed was a descriptive normative legal study using primary and secondary data analyzed qualitatively andconcluded using a deductive approach. the judge erred in rendering the verdict and in evaluating the evidence presented in this criminal case. the judge focused solely on the contractual aspect and failed to consider the facts and circumstances. the judge was too hasty in focusing on the contractual aspect, or the judge only considered the formal consent within the contract. the error in the verdictwas substantiated by the supreme court’s granting of the appeal, which overturned the first-instance court’s verdict and held the defendant criminally liable.