DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan pengendalian kualitas produk crumb rubber padaPT. Badja Baru dengan metode spc dan taguchi


Oleh : Edward Aliwarga

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Wawan Kurniawan

Subyek : Production control;Six sigma (Quality control standard);Quality control - Product

Kata Kunci : quality, product, crumb rubber, PT. Badja Baru, using SPC and Taguchi methods

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2004_TA_STI_06399148_Halaman-Judul.pdf
2. 2004_TA_STI_06399148_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2004_TA_STI_06399148_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2004_TA_STI_06399148_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2004_TA_STI_06399148_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2004_TA_STI_06399148_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2004_TA_STI_06399148_Bab-5_Analisa-Hasil.pdf
8. 2004_TA_STI_06399148_Bab-6_Implementasi-Usulan.pdf
9. 2004_TA_STI_06399148_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2004_TA_STI_06399148_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2004_TA_STI_06399148_Lampiran.pdf

P PT. Badja Baru merupakan perusahaan yang bergerak di pengolahan karet dengan produksi crumb rubber dengan produk yang mempunyai standar sesuai dengan SIR 20. Sebagai produsen yang ingin bersaing secara internasional maka kualitas tinggi merupakan syarat utama untuk tetap mempertahankan eksistensinya, tetap bersaing dan mengembangkan usahanya. Namun tidak dapat dihindarkan sejumlah produk yang tidak memenuhi syarat produksi perusahaan atau tidak dapat memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan dengan kata lain cacat. Dengan adanya kecacatan yang tidak sedikit ini berarti perusahaan belum dapat memaksimalkan keuntungan yang diperoleh karena harga tergantung pada kesempurnaan hasil produksi. Biaya adalah inti dari penelitian ini dimana salah satu cara untuk peningkatan profitabilitas secara internal adalah dengan menggunakan metode Taguchi. Untuk itu pertama-tama dilakukan pemilihan karakteristik kualitas yang mempunyai kapabilitas proses yang terendah dimana terdiri dari 3 karakteristik kualitas. Kemudian didapat bahwa karakteristik kualitas kemampuan plastisitas memiliki kapabilitas proses yang terendah yaitu sebesar 0,753733. Kemudian karakteristik kualitas tersebut diteliti lebih lanjut. Dari diagram sebab akibat, yang didapat dari hasil brainstorming dengan pihak perusahaan maka faktor yang paling berpengaruh terhadap karakteristik kualitas kemampuan plastisitas terdapat pada faktor mesin. Untuk itu dilakukan design baru pada mesin hammer mill. Dan dari hasil brainstorming juga dapat diketahui bahwa faktor yang dapat diubah ada 4 faktor yaitu : tindakan perawatan, jarak antara pisau, suhu air, dan kecepatan mesin. Dengan digunakannya metode Taguchi didapat setting optimum mesin pada proses dengan merubah tindakan perawatan dari setiap 2000 bal menjadi 1500 bal, juga merubah jarak antara pisau dari 3,5 cm menjadi 2 cm dan menambah kecepatan mesin dari 1400 Mph menjadi 1500 Mph dan suhu air tetap pada 28 °C. Setelah metode Taguchi dilakukan percobaan konfirmasi, keuntungan bertambah menjadi Rp.1.253.630,-/hari. Setelah itu dilakukan implementasi dengan menggunakan setting mesin yang baru dan menghasilkan kapabilitas sebesar 1,253333.

P PT. Badja Baru is a company engaged in rubber processing, specifically the production of crumb rubber that meets the SIR 20 standard. As a producer aiming to compete internationally, maintaining high quality is essential for the company’s survival, competitiveness, and business growth. Inevitably, some products fail to meet the company’s production standards or specified requirements—in other words, they are defective. A significant number of defects prevents the company from maximizing its potential profit, as the product's value depends on the perfection of the output. This study focuses on costs, exploring the Taguchi method as a means to enhance internal profitability. First, quality characteristics were evaluated to identify those with the lowest process capability; three such characteristics were assessed. It was determined that the "plasticity" quality characteristic had the lowest process capability, at 0.753733. This characteristic was then subjected to further analysis. Through a cause-and-effect diagram—developed via brainstorming with company personnel—it was identified that the "machine" factor had the greatest impact on the plasticity characteristic. Consequently, a new design for the hammer mill was developed. The brainstorming process also highlighted four adjustable factors: maintenance intervals, blade gap, water temperature, and machine speed. By applying the Taguchi method, an optimal machine setting was determined: adjusting the maintenance interval from every 2,000 bales to every 1,500 bales, reducing the blade gap from 3.5 cm to 2 cm, increasing the machine speed from 1,400 to 1,500 units (Mph), and maintaining the water temperature at 28°C. Following the Taguchi analysis, a confirmation experiment was conducted, which resulted in an increase in profit of IDR 1,253,630 per day. Subsequently, these new machine settings were implemented, achieving a process capability of 1.253333.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?