DETAIL KOLEKSI

Perbaikan posisi kerja untuk mengurangi keluhan pekerja departemen trimming di PT. Hasi menggunakankuesioner nordic body map, software ergoweb job evaluator toolbox dan mannequin pro


Oleh : Yoke Amalia

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2002 Perbaikan

Pembimbing 1 : Nora Azmi

Subyek : Human engineering;Occupational health and safety

Kata Kunci : work position, complaints, workers, department, PT. Hasi, questionnaire, Nordic Body Map, software,

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2002_TA_STI_06398153_Halaman-Judul.pdf
2. 2002_TA_STI_06398153_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2002_TA_STI_06398153_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2002_TA_STI_06398153_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2002_TA_STI_06398153_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2002_TA_STI_06398153_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2002_TA_STI_06398153_Bab-5_Analisa.pdf
8. 2002_TA_STI_06398153_Bab-6_Usulan-Perbaikan.pdf
9. 2002_TA_STI_06398153_Bab-7_Uji-Coba-Usulan-Perbaikan.pdf
10. 2002_TA_STI_06398153_Bab-8_Analisa-Hasil-Uji-Coba-dan-Analisa-Perbandingan.pdf
11. 2002_TA_STI_06398153_Bab-9_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
12. 2002_TA_STI_06398153_Daftar--Pustaka.pdf
13. 2002_TA_STI_06398153_Lampiran.pdf

P PT. HASI ( Hardaya Aneka Shoes Industry ) yang berlokasi di Gajah Tunggal Tangerang Barat, merupakan salah satu perusahan subkontrak sepatu Nike di Asia. Karena persaingan ketat yang terjadi di industri sepatu, maka PT. HASI ingin memenuhi ISO 17000 dan 18000 mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Tetapi yang sering terjadi adalah keluhan dari para pekerja Departemen Trimming mengenai sakit pada bagian-bagian tubuh tertentu, terutama sakit pada punggung (low back pain). Maka dilakukan penelitian mengenai bagian tubuh yang dikeluhkan dan penyebab keluhan yang terjadi. Dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map yang diberikan kepada pekerja pada awal hari kerja dan akhir hari kerja, didapat beberapa bagian tubuh yang paling sering dikeluhkan oleh pekerja, yaitu: sakit pada bagian punggung (83.33%), pinggang (76.67%), paha kiri (73.33%), paha kanan (73.33%), betis kanan (70%), lengan atas bagian kanan (66.67%), betis kiri (66.67%), lengan atas bagian kiri (63.33%), pantat (60%), lengan bawah bagian kanan (60%), leher bagian bawah (60%), leher bagian atas (56.67%), bokong (53.33%), lengan bawah bagian kiri (50%), dan bahu kanan (50%). Selain dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map, untuk mengidentifikasi keluhan yang terjadi digunakan juga survey RULA dan software ManneQuin Pro. Dari hasil analisa diketahui bahwa bangku yang selama ini digunakan tidak ergonomis sehingga dirancang sebuah kursi baru yang ergonomis dan dapat mengurangi keluhan pekerja. Pada pembuatan usulan perbaikan diperoleh 2 konsep yaitu konsep 1 dimana ketinggian kursi tidak dapat diatur (non—adjustable) dan konsep 2 dimana ketinggian kursi dapat diatur (adjustable). Kedua konsep yang ada diuji dengan menggunakan software ManneQuin Pro, dilihat dari momen terkecil untuk setiap bagian tubuh yang mengalami keluhan terbesar oleh pekerja. Dari kedua konsep, yang paling banyak mengalami penurunan momen untuk bagian-bagian tubuh yang paling banyak dikeluhkan adalah kursi konsep 2. Pengurangan momen terutama terjadi pada bagian punggung dan pinggang. Dimana saat menggunakan bangku awal bagian punggung mengalami momen sebesar 258.2 lb—in menjadi 70.1 lb—in, bagian pinggang kiri dari 282.5 lb—in menjadi 271.1 lb—in, bagian pinggang kanan dari 289.1 lb—in menjadi 277.4 lb-in, bagian betis kiri dari 33.2 lb-in menjadi 20.3 lb-in, dan betis bagian kanan juga mengalami penurunan momen dari 34.1 lb-in menjadi 20.9 lb-in. Konsep ke-2 ini kemudian dibuat prototype-nya dan diuji cobakan kepada pekerja. Namun sebelum dilakukan uji coba, pekerja diberi waktu untuk menyesuaikan diri. Hasil dari kuesioner Nordic Body Map saat menggunakan bangku lama dan kursi baru diuji dengan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon dan diperoleh kesimpulan bahwa dengan menggunakan kursi baru, keluhan pekerja menurun. Pada saat uji coba kursi baru, posisi kerja terutama pada bagian atas (kepala, tangan, bahu, dan leher) diamati dengan survey RULA. Dan hasilnya ternyata terjadi perbaikan pada posisi kerja / postur tubuh pekerja.

P PT. HASI (Hardaya Aneka Shoes Industry), located in the Gajah Tunggal area of ​​West Tangerang, is a Nike footwear subcontractor in Asia. Amidst intense competition in the footwear industry, PT. HASI aims to comply with ISO 17000 and 18000 standards regarding Occupational Health and Safety. However, workers in the Trimming Department frequently report pain in specific body parts, particularly low back pain. Consequently, a study was conducted to identify the affected body parts and the causes of these complaints. Using the Nordic Body Map questionnaire administered at both the start and end of the workday, the study identified the body parts most frequently cited by workers: back (83.33%), waist (76.67%), left thigh (73.33%), right thigh (73.33%), right calf (70%), right upper arm (66.67%), left calf (66.67%), left upper arm (63.33%), buttocks (60%), right forearm (60%), lower neck (60%), upper neck (56.67%), gluteal region (53.33%), left forearm (50%), and right shoulder (50%). In addition to the Nordic Body Map questionnaire, a RULA survey and ManneQuin Pro software were used to identify the complaints. Analysis revealed that the existing stools were not ergonomic; therefore, a new, ergonomic chair was designed to help alleviate worker discomfort. Two design concepts were proposed: Concept 1 featured a non-adjustable seat height, while Concept 2 featured an adjustable seat height. Both concepts were evaluated using ManneQuin Pro software by analyzing the minimum moments acting on the body parts where workers reported the most significant pain. Of the two concepts, Concept 2 resulted in the greatest reduction of moments for the body parts most frequently cited in complaints. This reduction was particularly notable in the back and waist areas: the moment on the back dropped from 258.2 lb-in to 70.1 lb-in; the left waist moment decreased from 282.5 lb-in to 271.1 lb-in; the right waist moment fell from 289.1 lb-in to 277.4 lb-in; the left calf moment dropped from 33.2 lb-in to 20.3 lb-in; and the right calf moment decreased from 34.1 lb-in to 20.9 lb-in. A prototype of Concept 2 was subsequently fabricated and tested with workers, who were given an adjustment period prior to the trial. Results from the Nordic Body Map questionnaire—comparing the use of the original stool versus the new chair—were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test, leading to the conclusion that worker complaints decreased with the use of the new chair. During the trial of the new chair, working postures—specifically regarding the upper body (head, hands, shoulders, and neck)—were assessed using the RULA survey, which revealed an improvement in the workers' working positions and body posture.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?