DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan kualitas pelayanan di Ramayana Department Store pondok gededengan menggunakan "Quality Function Deployment"


Oleh : Ivany Chandra

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Hamzah Yunuzir

Pembimbing 2 : Johnson Saragih

Subyek : Consumer satisfaction;Customer services - Management

Kata Kunci : quality improvement, service, Ramayana Department Store, Pondok Gede, Quality Function Deployment

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_STI_06399287_Halaman-Judul.pdf
2. 2003_TA_STI_06399287_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2003_TA_STI_06399287_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2003_TA_STI_06399287_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2003_TA_STI_06399287_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2003_TA_STI_06399287_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2003_TA_STI_06399287_Bab-5_Analisa.pdf
8. 2003_TA_STI_06399287_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
9. 2003_TA_STI_06399287_Daftar-Pustaka.pdf
10. 2003_TA_STI_06399287_Lampiran.pdf

D Dewasa ini persaingan di dunia usaha khususnya usaha ritel semakin ketat. Perusahaan yang dapat memenangkan persaingan adalah perusahaan yang mampu memberikan suatu nilai (value) dan kepuasan kepada pelanggan melalui penyampaian produk dan jasa yang diberikan. Keputusan-keputusan yang akan diambil oleh perusahaan harus dipertimbangkan dalam usaha menarik konsumennya. PT Ramayana Lestari Sentosa salah satu perusahaan ritel juga perlu mempertimbangkan keputusan yang akan diambil, keputusan tersebut adalah pengayaan ragam produk, keputusan harga, serta keputusan layanan seperti apa yang akan diberikan. Perusahaan selalu bersaing dengan harapan bahwa mereka bergerak searah dengan keinginan dan kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan mempertimbangkan mutu pelayanan yang diberikan kepada konsumennya. Penentuan sampel dilakukan dengan cara non prabability sampling yaitu metode judgement sampling sehingga pengambilan sampel dilakukan langsung pada konsumen Ramayana di lokasi Ramayana Depatment Store Pondok Gede. Sedangkan banyaknya jumlah sampel yang diambil yaitu dengan menggunakan pendapat slovin dan tabel AMA, yang diperoleh bahwa jumlah sampel yang diambil sebesar 106 orang. Berdasarkan basil pengolahan data yaitu dengan cara menghitung nilai indeks basil persepsi responden terhadap harga dan kelengkapan produk, didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden menyatakan harga dan kelengkapan produk sangat mempengaruhi dalam memilih lokasi belanja. Sedangkan hasil pengolahan data mengenai- kelengkapan produk didapatkan nilai indeks sebesar 69 yang berarti bahwa kelengkapan produk di Ramayana masih harus diperbaiki lagi. Berdasarkan skor servqual dan matriks kepuasan dan kepentingan pelanggan dari atribut-atribut yang ada maka dapat disimpulkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh Ramayana masih kurang memuaskan. Pelayanan yang masih dianggap kurang memuaskan misalnya dalam hal penyediaan fasilitas, sikap dan perilaku karyawan, dan pengembalian barang/ produk yang rusak. Pelayanan yang dianggap sudah baik antara lain penyediaan fasilitas lapangan parkir, mesin ATM, jumlah kasir, suasana yang nyaman dan aman, kesabaran pegawai, keluhan yang ditanggapi dengan cepat, kemudahan melihat harga dan potongan harga produk. Untuk memperbaiki kualitas pelayanan terutama memperbaiki kualitas pelayanan atribut yang mendapat skor servqual negatif dan berada di lcuadran pertama dan ketiga pada diagram kepuasan dan kepentingan pelanggan, maka diperlukan pembentukan Quality Function Deployment (House of Quality) Dari hasil pembentukan matriks QFD maka diperolehlah prioritas karakteristik pelayanan yang dapat diberikan oleh perusahaan dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan konsumen yang tercermin dalam tingkat kepentingan relatifnya. Adapun perbaikan yang akan diusulkan antara lain penyediaan fasilitas ruang (toilet, ruang tunggu), sistem recruitment yang selektif, pengadaan program latihan dan pengembangan, mengadakan kompetisi untuk sesama pegawai di Ramayana, pembagian kerja yang teratur, jelas dan terstruktur, mengadakan perbaikan desain interior department store, melakukan promosi yang lebih meriah dan lebih sering di televisi atau media lainnya. Selain itu saran yang dapat diberikan adalah mengadakan one stop shopping di Ramayana, mengadakan angket keluhan yang akan diisi oleh konsumen mengenai keluhannya, mengadakan katalog produk yang bisa memuat mengenai jenis produk, harga produk, potongan harga produk dan bisa juga sebagai media iklan.

N Nowadays, competition in the business world, especially in the retail sector, is getting tighter. Companies that can win the competition are those that are able to provide value and satisfaction to customers through the delivery of products and services provided. The decisions that will be taken by the company must be considered in an effort to attract consumers. PT Ramayana Lestari Sentosa, one of the retail companies, also needs to consider the decisions to be taken, these decisions include enriching product variety, pricing decisions, and decisions on what kind of service will be provided. Companies always compete with the hope that they move in line with consumer desires and needs. Therefore, it is important for companies to consider the quality of service provided to their consumers. The sample determination was carried out using a non-probability sampling method, namely the judgment sampling method, so that samples were taken directly from Ramayana consumers at the Ramayana Department Store Pondok Gede location. While the number of samples taken was using the Slovin opinion and the AMA table, which obtained that the number of samples taken was 106 people. Based on the results of data processing, namely by calculating the index value of respondents' perceptions of price and product completeness, the results showed that the majority of respondents stated that price and product completeness greatly influenced their choice of shopping location. Meanwhile, the results of data processing regarding product completeness obtained an index value of 69, which means that the completeness of products at Ramayana still needs to be improved. Based on the servqual score and the customer satisfaction and importance matrix of the existing attributes, it can be concluded that the service provided by Ramayana is still less than satisfactory. Services that are still considered less than satisfactory include the provision of facilities, employee attitudes and behavior, and returns of damaged goods/products. Services that are considered good include the provision of parking facilities, ATM machines, the number of cashiers, a comfortable and safe atmosphere, employee patience, complaints that are responded to quickly, ease of viewing prices and product discounts. To improve the quality of service, especially improving the quality of service attributes that receive negative servqual scores and are in the first and third quadrants of the customer satisfaction and importance diagram, it is necessary to establish a Quality Function Deployment (House of Quality). From the results of the formation of the QFD matrix, the priority of service characteristics that can be provided by the company in meeting consumer needs is obtained, which is reflected in the level of relative importance. The improvements that will be proposed include providing space facilities (toilets, waiting rooms), a selective recruitment system, providing training and development programs, holding competitions for fellow employees at Ramayana, a regular, clear and structured division of labor, improving the interior design of the department store, conducting more lively and more frequent promotions on television or other media. In addition, suggestions that can be given are holding one-stop shopping at Ramayana, holding a complaint questionnaire that will be filled out by consumers regarding their complaints, holding a product catalog that can include product types, product prices, product discounts and can also be used as an advertising medium.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?