Kandungan fluor dalam yoghurt untuk mencegah karies gigi
Nomor Panggil : 613.2 FIR k
Penerbit : FKG - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Jansen Siburian
Subyek : Nutrition and dental health
Kata Kunci : fluor, yoghurt, dental caries.
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_KG_04099087_Halaman-judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_KG_04099087_Lembar-pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_KG_04099087_Bab-1-Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2004_TA_KG_04099087_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_KG_04099087_Bab-3-Pembahasan.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_KG_04099087_Bab-4-Kesimpulan-dan-saran.pdf | ||
| 7. | 2004_TA_KG_04099087_Daftar-pustaka.pdf |
F Fluor merupakan mikromineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia,terutama oleh tulang dan gigi. Fluor diperlukan gigi untuk melindungi emaildan dentin dengan cara membentuk fluorapaiite yang dapat mengurangipelarutan email sehingga lapisan email menjadi lebih keras dan lebih tahanasam sehingga tidak mudah terjadi karies. Fluor dapat diberikan secara lokaldan sistemik. Salah satu contoh pemberian sistemik adalah denganmengkonsumsi minuman yoghurt. Didalam yoghurt mengandung 2-5 bpskadar fluor dalam air minum. Yoghurt merupakan susu yang sedikit padat dandifermentasi oleh Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus.Dengan mengkonsumsi yoghurt yang mengandung fluor diharapkan dapatmengurangi prevalensi karies gigi yang tinggi di Indonesia yaitu sekitar94,56% dan rata-rata DMF-T 6,09.
O One of the example of systemic application is by consumption of yoghurt. Yoghurtconsist of 2-5 ppm of fiuor in mineral water. Yoghurt is a semi solid milkfermented by Lactobacillus bulgaricus and Sreptococcus thermophillus. Byconsumetion of yoghurt, that consist of fiuor, hopefully will decreasesprevalentin of dental caries in Indonesia which is 94,56% and 6,09 DMF-Trates.