DETAIL KOLEKSI

Usulan pengendalian kelelahan kerja pada proses sizing di Pabrik Tekstil


Oleh : Nurseto Arum Bisono

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2023

Pembimbing 1 : Dian Mardi Safitri

Pembimbing 2 : Arnes Faradilla

Subyek : Occupational health and safety;Human engineering;Production control;Industrial safety

Kata Kunci : occupational health and safety, fatigue, hta, hirarc

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2023_TA_STI_063001800103_Halaman-Judul.pdf
2. 2023_TA_STI_063001800103_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2023_TA_STI_063001800103_Bab-1_Pendahuluan.pdf 5
4. 2023_TA_STI_063001800103_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2023_TA_STI_063001800103_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2023_TA_STI_063001800103_Bab-4_Pembahasan.pdf
7. 2023_TA_STI_063001800103_Bab-5_Kesimpulan-dan-Saran.pdf 1
8. 2023_TA_STI_063001800103_Daftar-Pustaka.pdf 4

K Kelelahan berdampak pada fisik dan mental pada tubuh, mengakibatkan daya tahan kerja menurun. CV Ragam Jaya Utama memproduksi kain tenun dan pencelupan kain, memiliki 200 karyawan yang terbagi dalam beberapa departemen produksi seperti warping, sizing, pencucukan, weaving dan inspecting. Berdasarkan hasil wawancara kepada 4 orang operator ditemukan indikasi adanya kelelahan. Diduga faktor penyebabnya adalah banyaknya helai benang yang ditangani yaitu sekitar 600 – 7770 helai benang. Selain itu berat beam warping (tempat benang) adalah 170 kg. Pekerjaan dilakukan pada suhu 25ºC - 125ºC. Penelitian ini bertujuan untuk minimasi risiko dan potensi kelelahan kerja yang mengakibatkan kecelakaan. Pernah terjadinya kecelakaan kerja pada proses sizing yang mengakibatkan jari tangan operator cedera diduga terjadi akibat kelelahan pada pekerja. Penelitian ini menggunakan metode HIRARC yang terbagi menjadi 3 tahap yaitu tahap pertama mengidentifikasi kelelahan pada setiap kegiatan (Hazard Identification), tahap kedua penilaian risiko (Risk Assessment), tahap ketiga pengendalian risiko (Risk Control) pengendalian yang baik diterapkan untuk meminimalisir terjadinya kelelahan yang mengakibatkan kecelakaan kerja. Analisis HIRARC mengidentifikasi kelelahan fisik dan mental dari 6 kegiatan pada proses sizing dengan dampak kelelahan sebesar 71% kelelahan fisik, dan dampak kelelahan mental sebesar 29%. Risk ratingnya adalah 36% resiko high, 58% risiko medium, dan 6% risiko low. Penelitian ini meminimalisir kelelahan pada pekerja dengan pengendalian engineering berupa penambahan pegangan tangga, pengendalian administratif berupa diadakan senam ergonomi, pembuatan prosedur kerja secara aman, menyediakan air untuk meningkatkan kemampuan fisik, senam mata, dan penyediaan alat pelindung diri berupa sarung tangan dan pakaian coverall. Rekomendasi penelitian ini divalidasi dan disetujui oleh perusahaan dan akan dilaksanakan secara bertahap sebagai upaya pengendalian risiko kelelahan.

F Fatigue has a physical and mental impact on the body, resulting in decreased work endurance. CV Ragam Jaya Utama produces woven and dyed fabrics and has 200 employees divided into several production departments, such as warping, sizing, tailoring, weaving, and inspecting. Based on interviews with four operators, indications of fatigue were found. It is suspected that the causative factor is the number of threads handled, which is around 600 – 7770 strands of yarn. In addition, the weight of the beam warping is 170 kg. Work is carried out at a temperature of 25ºC - 125ºC. This study aims to minimize the risk and potential for work fatigue that results in accidents. A work accident during the sizing process resulted in the operator's finger being injured, which is thought to have occurred due to worker fatigue. This study uses the HIRARC method, which is divided into three stages, namely the first stage of identifying fatigue in each activity (Hazard Identification), the second stage of risk assessment (Risk Assessment), the third stage of risk control (Risk Control) reasonable control is applied to minimize the occurrence of fatigue which results in a work accident. The HIRARC analysis identified physical and mental fatigue from 6 activities in the sizing process, with a 71% impact on physical fatigue and a 29% impact on mental fatigue. The risk rating is 36% high, 58% medium, and 6% low. This study minimizes fatigue in workers with engineering controls by adding banisters, administrative authorities in the form of ergonomic exercises, making safe work procedures, providing water to improve physical abilities, eye exercises, and providing personal protective equipment in the form of gloves and coveralls. The company validates and approves this research recommendation, which will be implemented in stages to control fatigue risk.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?