DETAIL KOLEKSI

Penerapan asas kewarganegaraan ganda terbatas (studi perbandingan indonesia dan usa)


Oleh : Adam Angga Wijaya

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Tri Sulistyowati

Kata Kunci : Citizenship Law, Indonesian Citizens, Loss of Citizenship, Foreign Military Service

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002100010_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002100010_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002100010_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002100010_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002100010_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002100010_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002100010_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002100010_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002100010_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002100010_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002100010_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002100010_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002100010_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002100010_Lampiran.pdf

F Fenomena kewarganegaraan ganda merupakan salah satu isu hukum yang berkembang dalam hukum internasional modern karena menimbulkan konsekuensi terhadap status, hak, dan kewajiban individu. indonesia menganut prinsip kewarganegaraan tunggal dengan pengecualian berupa kewarganegaraan ganda terbatas bagi anak hasil perkawinan campuran, sedangkan amerika serikat memberikan ruang yang lebih fleksibel terhadap dual citizenship. permasalahan dalam penulisan skripsi ini adalah menganalisis pengaturan kewarganegaraan ganda terbatas menurut hukum kewarganegaraan indonesia dan usa serta implikasi hukumnya bagi individu yang memilikinya. hasil penelitian menunjukkan bahwa indonesia memberikan kewarganegaraan ganda terbatas sampai usia 18 tahun atau telah menikah dan dalam jangka waktu 3 tahun harus sudah memilih salah satu kewarganegaraan sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 12 tahun 2006, sedangkan amerika serikat tidak melarang secara tegas dual citizenship melalui ketentuan konstitusi, immigration and nationality act, dan putusan pengadilan. perbedaan tersebut menimbulkan implikasi hukum dalam aspek hak politik, keimigrasian, perpajakan, perlindungan diplomatik, dan potensi konflik yurisdiksi, sehingga diperlukan pemahaman yang baik terhadap sistem hukum kedua negara guna memperoleh kepastian hukum.

T The phenomenon of dual citizenship has emerged as one of the evolving legal issues in contemporary international law, as it gives rise to significant consequences concerning an individual\\\'s legal status, rights, and obligations. indonesia adheres to the principle of single citizenship, with a limited exception in the form of restricted dual citizenship for children born of mixed marriages. in contrast, the united states adopts a more flexible approach toward dual citizenship. this thesis examines the legal regulation of limited dual citizenship under the citizenship laws of indonesia and the united states, as well as the legal implications for individuals holding such status. the findings indicate that indonesia permits limited dual citizenship only until the individual reaches the age of 18 or marries, after which the individual is granted a period of three years to elect one nationality, as stipulated under law number 12 of 2006 concerning the citizenship of the republic of indonesia. conversely, the united states does not expressly prohibit dual citizenship under its constitution, the immigration and nationality act, or judicial precedents. these differing legal approaches give rise to various legal implications concerning political rights, immigration status, taxation, diplomatic protection, and potential conflicts of jurisdiction. accordingly, a comprehensive understanding of the legal systems of both countries is essential to ensure legal certainty.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?