DETAIL KOLEKSI

Analisis restitusi bagi korban penganiayaan yang dilakukan oleh anak berhadapan dengan hukum dalam putusan no.24/pid.sus.anak/2023/pn idm


Oleh : Bastiano Benyamin Benu

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Azmi Syahputra

Kata Kunci : Child Protection Law, Restitution, Criminal Acts, Children in Conflict with the Law (ABH)

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010001900113_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010001900113_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010001900113_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010001900113_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010001900113_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010001900113_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010001900113_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010001900113_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010001900113_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010001900113_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010001900113_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010001900113_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010001900113_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010001900113_Lampiran.pdf

D Data yang dikumpulkan pada tahun 2025 oleh kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (kpppa) dengan jelas menunjukkan total anak berhadapan dengan hukum sejumlah 22.829 kejadian, yang terdiri dari 4.813 kejadian yang melibatkan anak laki-laki dan 19.575 kejadian yang melibatkan anak perempuan. penelitian ini berupaya untuk meneliti penerapan pemberian restitusi sebagai salah satu hak korban tindak pidana dengan meninjau berdasarkan putusan pengadilan nomor 24/pid.sus.anak/2023/pn idm. selanjutnya pada penulisan ini akan dijabarkan lebih lanjut restitusi pada anak yang menjadi korban dalam tindak pidana dan mekanisme pembayaran restitusi dengan menggunakan pendekatan penelitian normatif dengan sifat penelitian deskriptif bersumber pada data sekunder. dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa majelis hakim menggunakan undang-undang sistem peradilan pidana anak, yang dikenal sebagai undang-undang nomor 11 tahun 2012, mengatur peraturan yang menangani masalah-masalah terkait anak-anak yang berselisih dengan hukum dan mengenai pemberian restitusi didasarkan pada peraturan mahkamah agung ri nomor 1 tahun 2022 tentang tata cara penyelesaian permohonan dan pemberian restitusi dan kompensasi kepada korban tindak pidana. penulis berpendapat bahwa keputusan tersebut tidak mencerminkan asas keadilan dan proporsional karena tidak berorientasi pada tujuan hukum pidana. adapun pertimbangan penulis adalah berdasarkan dikabulkannya permohonan restitusi yang tidak berpijak pada peraturan pemerintah nomor 43 tahun 2017 tentang pelaksanaan restitusi bagi anak yang menjadi korban tindak pidana.

D Data collected in 2025 by the ministry of women\\\'s empowerment and child protection (kpppa) clearly shows a total of 22,829 incidents of children in conflict with the law, consisting of 4,813 incidents involving boys and 19,575 incidents involving girls. this study seeks to examine the application of restitution as one of the rights of victims of criminal acts by reviewing court decisions number 24 / pid.sus.anak / 2023 / pn idm. furthermore, this paper will further describe restitution for children who are victims of criminal acts and the restitution payment mechanism using a normative research approach with a descriptive research nature sourced from secondary data. in this study, the author found that the panel of judges used the juvenile criminal justice system law, known as law number 11 of 2012, which regulates regulations that address issues related to children in conflict with the law and regarding the granting of restitution based on the regulation of the supreme court of the republic of indonesia number 1 of 2022 concerning procedures for settling applications and granting restitution and compensation to victims of crime. the author argues that the decision does not reflect the principles of justice and proportionality because it is not oriented towards the objectives of criminal law. the author\\\'s consideration is based on the granting of the restitution application which is not based on government regulation number 43 of 2017 concerning the implementation of restitution for children who are victims of crime.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?