DETAIL KOLEKSI

Analisis kestabilan lereng dengan menggunakan metode bishop pada tambang andesit daerah rumpin, kabupaten bogor, jawa barat


Oleh : Muhammad Azlansyah

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Himmes Fitra Yuda

Pembimbing 2 : Muhammad Adimas Amri

Kata Kunci : Andesite; Bishop Method; Safety Factor; Geotechnics; Slope Stability; Rumpin Quarry.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_STG_072002100009_Halaman-Judul.pdf 16
2. 2026_SK_STG_072002100009_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_STG_072002100009_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_STG_072002100009_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_STG_072002100009_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_STG_072002100009_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_STG_072002100009_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_STG_072002100009_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_STG_072002100009_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_STG_072002100009_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_STG_072002100009_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_STG_072002100009_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_STG_072002100009_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_STG_072002100009_Lampiran.pdf

K Kegiatan penambangan andesit di kecamatan rumpin, kabupaten bogor, membentuk lereng-lereng curam yang berpotensi mengalami kelongsoran. kondisi ini menjadi permasalahan penting karena dapat mengganggu aktivitas operasional tambang serta menimbulkan risiko bagi keselamatan pekerja. berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menilai tingkat kestabilan lereng dan memahami faktor-faktor geoteknik yang memengaruhinya. tujuan utama penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi geologi, menentukan sifat fisik dan mekanik tanah, serta menganalisis kestabilan beberapa penampang lereng menggunakan metode bishop. selain itu, penelitian ini juga menyusun rekomendasi perbaikan geometri lereng berdasarkan hasil perhitungan faktor keamanan. penelitian diawali dengan observasi lapangan untuk menggambarkan kondisi geomorfologi, litologi, dan bentuk lereng. sampel tanah tak terganggu diambil pada empat titik untuk mendapatkan karakteristik asli material. pengujian laboratorium mencakup uji batas atterberg, permeabilitas, kadar air, dan uji geser langsung untuk memperoleh parameter kohesi, sudut geser dalam, dan bobot isi. data geometri lereng ditentukan melalui pemodelan spasial, sedangkan analisis stabilitas dilakukan menggunakan slide 6.0 dengan pendekatan bishop. hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penelitian tersusun oleh batuan andesit tanpa keberadaan struktur geologi yang melemahkan. tanah pada area studi memiliki permeabilitas cepat hingga sangat cepat, kadar air sekitar 30,78–39,43%, serta sudut geser dalam 37,47–41,48(o). analisis kestabilan menunjukkan bahwa seluruh penampang berada pada kondisi aman, dengan nilai faktor keamanan sebesar 1,723 pada section a-a’, 1,235 pada section b-b’, 1,625 pada section c-c’, dan 1,556 pada section d-d’. model rekomendasi pada section b-b’ memberikan nilai faktor keamanan 1,362 yang juga tergolong stabil. secara keseluruhan, lereng pada tambang andesit di rumpin masih berada dalam kondisi stabil, meskipun beberapa nilai berada dekat batas minimum sehingga tetap diperlukan pemeliharaan drainase, pengaturan geometri lereng, serta monitoring berkala untuk menjaga kestabilan terutama pada musim hujan.

A Andesite quarrying activities in the rumpin area of bogor regency have resulted in the formation of steep slopes that possess a considerable potential for slope failure. this condition presents operational challenges and safety risks for workers on-site. therefore, this study was conducted to evaluate the stability of the quarry slopes and to identify the geotechnical factors influencing their behavior. the objectives of this research are to examine the geological setting of the study area, determine the physical and mechanical properties of the slope-forming materials, and analyze the stability of several slope sections using the bishop method. additionally, this study provides a recommended slope geometry based on the calculated safety factors. the research methodology includes field observations to assess geomorphology, lithology, and slope configuration. undisturbed soil samples were collected from four locations to preserve the natural characteristics of the material. laboratory testing consisted of atterberg limits, permeability, moisture content, and direct shear tests to obtain values of cohesion, internal friction angle, and unit weight. slope geometries were generated through spatial modeling, while stability analyses were performed using slide 6.0 with the bishop simplified method. the results indicate that the study area is dominated by andesite bedrock with no significant geological structures that could weaken slope conditions. the soil exhibits rapid to very rapid permeability, moisture content ranging from 30.78% to 39.43%, and internal friction angles between 37.47 and 41.48(o). the stability analysis shows that all slope sections fall within the safe category, with safety factor values of 1.723 for section a–a’, 1.235 for section b–b’, 1.625 for section c–c’, and 1.556 for section d–d’. the recommended reprofiled section (b–b’) produced a safety factor of 1.362, indicating improved stability. overall, the slopes within the andesite quarry in rumpin remain stable; however, several sections display values approaching the minimum threshold. consequently, proper drainage management, slope geometry adjustments, and routine monitoring are necessary to maintain long-term stability, particularly during periods of high rainfall.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?