Usulan perbaikan sistem inventori pada PT. Pangansari Utama Food Distributionberdasarkan evaluasi terhadap kualitas aktivitas logistik
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Tri Wulandari Sd
Pembimbing 2 : Dadang Surjasa
Subyek : Information systems;Database management;Industrial management
Kata Kunci : improvement of the inventory system, PT. Pangansari Utama Food Distribution, quality of logistics ac
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_STI_06399359_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_STI_06399359_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_STI_06399359_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2004_TA_STI_06399359_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_STI_06399359_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_STI_06399359_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2004_TA_STI_06399359_Bab-5_Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 8. | 2004_TA_STI_06399359_Bab-6_Analisa.pdf |
|
|
| 9. | 2004_TA_STI_06399359_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 10. | 2004_TA_STI_06399359_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 11. | 2004_TA_STI_06399359_Lampiran.pdf |
|
P Proses logistik adalah proses pengadaan, distribusi, pemeliharaan dan penggantian material ataupun personnel. Proses ini tidak hanya berputar di sekitar aktivitas pabrikan tetapi juga mempunyai peran penting dalam kehidupan bermasyarakat. PT. PANGANSARI UTAMA FOOD DISTRIBUTION (PT. PUFD) sebagai pemasok bahan makanan dan trader daging yang mensuplai bahan makanan sangat menyadari pentingnya peranan logistik dalam perusahaannya. Perusahaan menyadari bahwa bagian logistik merupakan bagian terpenting dimana bagian ini ikut berperan dalam meningkatkan kepuasan konsumen dan kentungan yang diterima perusahaan. Adapun permasalahan yang ada saat ini adalah keinginan perusahaan untuk melihat tingkat kualitas dari aktivitas logistik yang selama ini dijalankan oleh perusahaan, dibandingkan dengan standar yang ditetapkan perusahaan. Untuk itu, tujuan dibuatnya tugas akhir ini adalah untuk mengetahui kualitas dari aktivitas logistik yang ada pada perusahaan, kemudian memberikan usulan perbaikan terhadap aktivitas logisitik yang masih berada di bawah standar yang ditetapkan perusahaan. Pengukuran kualitas dilakukan pada departemen distribusi, pembelian, pergudangan dan persediaan dengan mengacu pada standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Pengukuran kualitas yang berada di bawah standar perusahaan, dinyatakan perlu perbaikan. Dari data distribusi ke cabang-cabangnya sepanjang tahun 2003 terlihat bahwa sering terjadi not on time delivery dan incomplete delivery. Hal ini berarti perusahaan sering gagal dalam memenuhi kebutuhan pelanggan secara tepat waktu. Dalam penelitian lebih lanjut, ditemukan penyebab utama terjadinya not on time delivery dan incomplete delivery adalah karena perusahaan belum memiliki model inventori yang baik Untuk itu, dalam rangka perbaikan model inventori, sebagai langkah pertama adalah melakukan peramalan untuk 6 bulan kedepan terhadap permintaan akan produk dengan pen-nintaan terbanyak, hingga dicapai hasil peramalan dari metode peramalan terbaik. Dalam hal ini yang menjadi pennintaan terbesar adalah produk Australian frozen meat jenis Inside. Selama ini perusahaan membeli daging Inside dari dua supplier (supplier I dan supplier II) yang memiliki karakteristik yang berbeda. Hasil peramalan terbaik untuk produk Inside dan supplier I didapat dengan metode Double Exponential Smoothing, sementara untuk produk Inside dan supplier II didapat dengan metode Siklik. Hasil peramalan dengan metode peramalan yang terbaik kemudian digunakan sebagai input dalam menghitung tingkat persediaan dengan model inventori probabilistik continuous review dan periodic review. Setelah didapatkan hasil dari perhitungan kemudian dilakukan analisis perbandingan beberapa nilai yang dihasilkan dari kedua model persediaan tersebut. Setelah dibandingkan antara kedua metode tersebut, didapatkan bahwa hasi 1 yang lebih baik untuk diterapkan PT. PUFD dalam hal penentuan tingkat persediaan produk Australian frozen meat jenis Inside dengan biaya total minimum adalah dengan menerapkan model continuous review.
T The logistics process encompasses the procurement, distribution, maintenance, and replacement of materials or personnel. This process extends beyond manufacturing activities and plays a vital role in society at large. PT. PANGANSARI UTAMA FOOD DISTRIBUTION (PT. PUFD), a supplier of food products and a meat trader, fully recognizes the critical importance of logistics to its operations. The company acknowledges that the logistics division is a key component, contributing significantly to both customer satisfaction and corporate profitability. Currently, the company seeks to evaluate the quality of its existing logistics activities against its established internal standards. Consequently, the objective of this final project is to assess the quality of the company’s logistics operations and propose improvements for any activities that fall below the established standards. Quality assessments were conducted across the distribution, procurement, warehousing, and inventory departments, measured against the company’s defined benchmarks; areas falling below these standards were identified as requiring improvement. Data regarding distribution to the company’s branches throughout 2003 revealed frequent instances of "not-on-time" and "incomplete" deliveries, indicating that the company often failed to meet customer requirements in a timely manner. Further investigation identified the lack of an effective inventory model as the primary cause of these delivery issues. To address this, the first step toward improving the inventory model involved forecasting demand for the highest-volume product over the next six months, utilizing the most accurate forecasting method. The product with the highest demand was identified as "Inside" (a cut of Australian frozen meat). The company currently sources this "Inside" meat from two different suppliers—Supplier I and Supplier II—each with distinct characteristics. The optimal forecast for the "Inside" product from Supplier I was achieved using the Double Exponential Smoothing method, while the forecast for the same product from Supplier II was best determined using the Cyclic method. The forecasting results obtained from the best-performing method are used as input to calculate inventory levels using probabilistic inventory models—specifically, the continuous review and periodic review models. Following these calculations, a comparative analysis is conducted on the values ​​derived from both inventory models. The comparison reveals that the continuous review model is the superior approach for PT. PUFD to employ in determining inventory levels for the "Inside" cut of Australian frozen meat, as it yields the minimum total cost.