Mukokel pada bibir bawah dan penatalaksanaannya
Nomor Panggil : 617.605 MON m
Penerbit : FKG - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 1996
Pembimbing 1 : Agus Darmawan
Subyek : Mouth -- Surgery;Treatment
Kata Kunci : Minor Salivary Glands, Surgical Treatment, Oral Lesions, Mucus Retention Cyst
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 1996_TA_KG_04091108_Halaman-judul.pdf | ||
| 2. | 1996_TA_KG_04091108_Lembar-pengesahan.pdf | ||
| 3. | 1996_TA_KG_04091108_Bab-1-Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 1996_TA_KG_04091108_Bab-2-Tinjauan-pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 1996_TA_KG_04091108_Bab-3-Pembahasan.pdf |
|
|
| 6. | 1996_TA_KG_04091108_Bab-4-Kesimpulan.pdf | ||
| 7. | 1996_TA_KG_04091108_Daftar-pustaka.pdf |
D Dari sekian banyak jenis perawatan yang dapat dilakukan pada mukokel, padalaporan kasus ini yang dibahas hanya perawatan bedah pengangkatan mukokel yangpaling sering dilakukan, yaitu dengan cara eksisi bedah disertai tindakan enukleasi. Diakhir kata, penulis berharap agar laporan kasus ini dapat berguna bagi pembaca yangingin mengetahui tentang mukokel, juga kita sebagai tenaga medis gigi agar dapatmengetahui lebih banyak tentang mukokel, dan dapat mengambil tindakan yang tepatbila menjumpai kasus serupa.
A Among the various treatment options available for a mucocele, this case report focuses specifically on the most common approach: surgical removal via excision combined with enucleation. Ultimately, the author hopes that this case report will prove useful to readers seeking information about mucoceles, and that it will also help dental healthcare professionals gain a better understanding of the condition, enabling them to take appropriate action when encountering similar cases.