Pengukuran ekuitas merek terhadap jasa penerbangan serta usulan strategi pemasaran PT. Star Air
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Dorina Hetharia
Subyek : Brand name products - Management;Marketing - Management;Industrial engineering;Production control
Kata Kunci : brand equity, airline services, marketing strategy, PT. Star Air
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_STI_06399045_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_STI_06399045_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_STI_06399045_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2004_TA_STI_06399045_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_STI_06399045_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_STI_06399045_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2004_TA_STI_06399045_Bab-5_Analisa-Data.pdf |
|
|
| 8. | 2004_TA_STI_06399045_Bab-6_Usulan-Strategi-Peningkatan-Kekuatan-Merek.pdf |
|
|
| 9. | 2004_TA_STI_06399045_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 10. | 2004_TA_STI_06399045_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 11. | 2004_TA_STI_06399045_Lampiran.pdf |
|
B Banyaknya perusahaan penerbangan baru yang muncul saat ini, menyebabkan tingkat persaingan di kalangan perusahaan penerbangan semakin tinggi dan ketat. Ditengah persaingan yang sangat ketat ini merek merupakan sumber aset terbesar bagi perusahaan untuk mempertahankan posisi perusahaan dan menarik konsumen lebih banyak. PT. Star Air merupakan salah satu perusahaan penerbangan yang masih tergolong baru yang menyadari bahwa ketatnya persaingan saat ini dan ingin mengetahui posisi merek mereka di pasaran. Oleh karena itu analisa kekuatan merek akan sangat membantu untuk mengetahui posisi merek Star Air dan menentukan keberhasilan perusahaan dalam merebut pangsa pasar. Dalam penelitian mengenai Ekuitas Merek ini dilakukan dengan pengambilan secara umum yang berdasarkan metode convenience sampling yang dilakukan dengan penyebaran kuesioner yang dilakukan di bandara Soekarno Hatta. Terdapat dua puluh atribut yang dipentingkan konsumen dalam menggunakan suatu jasa penerbangan. Untuk mengetahui bagaimana kekuatan merek Star Air dilakukan pengolahan data dengan menggunakan statistik yang berupa uji Cohcran, dan uji statistik deskriptif yang meliputi uji mean, frekwensi dan standard deviasi. Dari hasil pengolahan data diperoleh bahwa tingkat brand awareness Star Air sebesar 10% untuk Top of Mind, 54% untuk Brand Recall, 31% untuk Brand Recognition dan 5% untuk tingkat Brand Unware. Urutan atribut yang paling mempengaruhi konsumen dalam memilih jasa penerbangan adalah ketepatan jadwal penerbangan, kenyamanan selama penerbangan, ketepatan waktu kedatangan bagasi, kecepatan dalam penanganan bagasi, informasi yang diberikan petugas pada saat reservasi, kenyamanan tempat dudulc, keramahan petugas pada saat check in, kecepatan dalam pelayanan check in, keramahan petugas reservasi, kemudahan menghubungi hotline, kejelasan pengumuman yang diberikan, keterampilan pramugari, keramahan pramugari, kualitas makanan dan minuman yang disajikan, bantuan di area pengambilan barang, kenyamanan di boarding lounge, banyaknya promosi yang dilakukan, pelayanan sesuai dengan uang yang dikeluarkan, ketersediaan alat yang memadai untuk menikmati hiburan dan porsi makanan yang disajikan. Terdapat 14 asosiasi yang membentuk brand image dari Star Air. Berdasarkan perceived quality nilai rata-rata Star Air sama dengan Lion Air yaitu 3.63. Namun ada atribut yang mempunyai nilai rata-rata yang lebih tinggi sehingga kesan kualitas konsumen terhadap Star Air lebih unggul. Dari tingkat Brand Loyalty dapat diketahui bahwa loyalitas konsumen Star Air kurang baik, hal ini dapat dilihat dari jumlah switcher (57%) lebih banyak dibandingkan dengan jumlah committed buyer (43%). Untuk dapat meningkatkan kekuatan merek Star Air, beberapa usulan strategi yang dapat diberikan adalah usulan strategi pemasaran dengan menentukan posisi merek Star Air, strategi bauran pemasaran 4P yang meliputi Product, Price, Promotion dan Place. Selain itu strategi komunikasi untuk mempromosikan merek Star Air serta memberikan usulan strategi teknologi dengan membuat call-centre dengan teknologi informasi.
T The emergence of numerous new airlines has intensified competition within the aviation industry. In such a highly competitive environment, a brand serves as a major asset, enabling a company to maintain its market position and attract a larger consumer base. PT. Star Air, a relatively new airline, recognizes the intensity of this competition and seeks to understand its brand position in the market. Consequently, an analysis of brand strength is essential for determining Star Air’s market standing and its potential for capturing market share. This study on brand equity employs a convenience sampling method, with data collected via questionnaires distributed at Soekarno-Hatta Airport. Consumers prioritize twenty specific attributes when choosing an airline. To assess the strength of the Star Air brand, the data were analyzed using statistical methods, including Cochran’s test and descriptive statistics—specifically mean, frequency, and standard deviation. The results indicate that Star Air’s brand awareness levels are as follows: 10% for "Top of Mind," 54% for "Brand Recall," 31% for "Brand Recognition," and 5% for "Brand Unaware." The attributes that most influence consumers when selecting an airline are: flight schedule adherence, in-flight comfort, timely baggage arrival, efficiency in baggage handling, quality of information provided during reservation, seat comfort, friendliness of check-in staff, speed of the check-in process, friendliness of reservation staff, ease of contacting the hotline, clarity of announcements, flight attendant skills, flight attendant friendliness, quality of food and beverages, assistance in the baggage claim area, comfort in the boarding lounge, frequency of promotions, value for money, availability of in-flight entertainment, and portion sizes of food served. Furthermore, 14 distinct associations contribute to the brand image of Star Air. In terms of perceived quality, Star Air and Lion Air share the same average score of 3.63. However, certain attributes have higher average scores for Star Air, leading to a more favorable consumer perception of its quality. Regarding brand loyalty, Star Air’s consumer loyalty is relatively weak; this is evidenced by the fact that the proportion of "switchers" (57%) exceeds that of "committed buyers" (43%). To strengthen the Star Air brand, several strategic recommendations are proposed: defining the brand's market position, implementing a 4P marketing mix (Product, Price, Promotion, and Place), developing a communication strategy to promote the brand, and adopting a technology-based strategy—specifically, the establishment of a call center supported by information technology.