Penjadwalan urutan produksi dengan pendekatan heijunka pada PT. Astra Daihatsu Motor
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Nora Azmi
Subyek : Production scheduling;Manufacturing resource planning;Industrial management
Kata Kunci : scheduling, sequencing, production, Heijunka approach, PT Astra Daihatsu Motor
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_STI_06300362_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_STI_06300362_Lembar-Pengesahann.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_STI_06300362_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2004_TA_STI_06300362_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_STI_06300362_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_STI_06300362_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2004_TA_STI_06300362_Bab-6_Analisa.pdf |
|
|
| 8. | 2004_TA_STI_06300362_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 2004_TA_STI_06300362_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 2004_TA_STI_06300362_Lampiran.pdf |
|
U Untuk menghadapi Asian Free Trade Association (AFTA) agar dapat bertahan dan memenangkan persaingan adalah dengan mempertahankan konsumen dan meningkatkan kinerja perusahaan. Begitu juga dengan PT. Astra Daihatsu Motor, salah satu perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, berusaha untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik. Dalam usahanya itu, dilakukan penelitian pada pelancaran produksi untuk menentukan penjadwalan urutan produksi yang merata (heijunka), sebagai dasar untuk melaksanakan Sistem Produksi Toyota. Tahapan penelitian ini dimulai dengan menghitung nisbah penampilan (rasio yang akan diproduksi), menghitung kelayakan pengendalian kelanjutan dan interval, menghitung kapasitas produksi, penentuan produk yang masuk dalam urutan produksi, penjadwalan urutan produksi harian, penentuan jumlah produksi harian dan menghitung keterlambatan. Data yang digunakan adalah data permintaan dan pengiriman pada bulan April 2004 dan data kapasitas produksi. Untuk mempermudah dalam melakukan penjadwalan, dibuat program untuk menghitung secara otomatis menggunakan Microsoft Excel Macro, yang kemudian diuji validitasnya dengan membandingkan antara hasil program dan basil perhitungan manual.Dari hasil uji validitas tersebut, program dikatakan valid. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penjadwalan urutan dan jumlah produksi harian merata, stabil dan berada dalam jumlah lot kecil untuk model campuran. Keterlambatan terjadi untuk beberapa produk dengan jumlah keterlambatan yang terjadi relatif kecil.
T To survive and succeed amidst the competition posed by the ASEAN Free Trade Area (AFTA), companies must retain customers and enhance their performance. PT Astra Daihatsu Motor, an automotive company, is likewise striving for continuous growth and improvement. As part of this effort, research was conducted on production scheduling to establish a leveled production sequence (*heijunka*), serving as a foundation for implementing the Toyota Production System. The research process involved calculating production ratios, assessing control feasibility and intervals, determining production capacity, selecting products for the sequence, scheduling the daily production sequence, setting daily production volumes, and calculating delays. The study utilized demand and shipment data from April 2004 alongside production capacity figures. To facilitate scheduling, an automated calculation program was developed using Microsoft Excel Macros; its validity was subsequently verified by comparing the program's output with manual calculations, confirming the program's validity. Data analysis revealed that the resulting daily production sequence and volume were leveled, stable, and maintained in small lot sizes for mixed-model production. While delays occurred for certain products, the extent of these delays was relatively minor.