Usulan perbaikan metode evaluasi jabatan dan sistem penggajian dasar bulanan pada PT. Yasontakabin
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Tri Wulandari Sd
Pembimbing 2 : Rina Fitriana
Subyek : Payroll system;Job satisfaction;Personnel management
Kata Kunci : job evaluation method, payroll system, base, monthly, PT Yasontakabin
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_STI_06300355_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_STI_06300355_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_STI_06300355_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2004_TA_STI_06300355_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_STI_06300355_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_STI_06300355_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2004_TA_STI_06300355_Bab-5_Analisa-Data.pdf |
|
|
| 8. | 2004_TA_STI_06300355_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 2004_TA_STI_06300355_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 2004_TA_STI_06300355_Lampiran.pdf |
|
S Saat ini PT. Yasontakabin menghadapi masalah yang cukup serius yang berdampak pada ketidakpuasan kerja para pekerja, dikarenakan susunan struktur penggajian yang ada saat ini dirasakan tidak adil secara internal. Oleh karena itu pihak manejemen personalia ingin segera melakukan pembenahan pada metode evaluasi jabatan dan struktur gaji dasar bulanan pada setiap jabatan pada PT. Yasontakabin. Evaluasi jabatan adalah suatu teknik yang didesain untuk membantu seorang analis dalam menganalisis seberapa besar nilai suatu jabatan yang satu dibandingkan dengan jabatan lainnya. Evaluasi jabatan tidak bersifat scientific, melainkan bersifat "pertimbangan". Agar evaluasi jabatan berjalan dengan efektif, maka suatu kelompok analis jabatan perlu pemahamar yang baik tentang jabatan tersebut, jalannya diskusi, dan konsensus dalam mengevaluasi pekerjaan — pekerjaan jabatan tersebut. Suatu pandangan konsensus lebih lanjut perlu untuk dicapai atas keseluruhan ranking dari semua pekerjaan yang telah dievaluasi. Evaluasi jabatan ini dapat dilakukan jika telah melakukan analisa jabatan yang menyatakan bahwa deskripsi pekerjaan setiap jabatan telah cukup baik dalam menjelaskan seluruh disiplin kerja masing — masing jabatan tersebut. Selain itu terdapat 4 prinsip mendasar dalam melakukan evaluasi jabatan yaitu (1) pokok permasalahan ada pada jabatan itu, bukan siapa pemegang jabatannya (2) asumsikan semua pekerjaan dilakukan secara baik dan efisien (3) evaluasi jabatan yang sekarang dilakukan, bukan yang akan datang atau referensi dari masa lalu dan terakhir (4) tidak mengindahkan tingkatan upah atau status pemegang jabatan. Tahap awal dari evaluasi jabatan ini adalah dengan menetapkan nilai Know-How, yang akan dihubungkan dengan presentase faktor Problem Solving untuk mendapatkan nilai Problem Solving itu sendiri. Kemudian setelah itu dilakukan penilaian terhadap Accountability setiap jabatan. Setelah ketiga nilai faktor tersebut ditetapkan pada setiap jabatan maka dijumlahkal_untuk mendapatkan Total Sure yang akan digunakan dalam menganalisa Profile dan Job Shape setiap jabatan tersebut. Selain digunakan dalam menganalisa Profile dan Job Shape, Total Score digunakan untuk penyusunan struktur penggajian yang akan disesuaikan dengan struktur organisasi perusahaan yaitu PT. Yasontakabin. Terdapat 2 metode struktur penggajian yang dilakukan dalam penelitian tugas akhir ini adalah metode struktur penggajian tanpa penggolongan gaji (sytem Hay) dan struktur penggajian dengan pengglongan gaji / penggolongan level jabatan. Setelah dilakukan analisa terhadap setiap jabatan berdasarkan nilai total Hay Points, maka dapat dilihat bahwa departemen yang mempunyai tanggung jawab lebih besar terhadap faktor fmansial perusahaan adalah bagian produksi, penjualan, pembelian bahan baku, dan pengendalian kualitas. Sedangkan departemen yang cenderung mempunyai kemampuan pemecahan masalah lebih besar yaitu pada tingkat senior manajemen, bagian pengembangan sumber daya manusia, dan departemen perencanaan produksi. Penganalisaan metode struktur penggajian berdasarkan nilai total Hay Point mendapatkan bahwa struktur penggajian tanpa penggolongan gaji (system Hay) dirasakan lebih sesuai dengan kondisi struktur organisasi PT. Yasontakabin. Dari metode tersebut dapat dilihat apakah struktur penggajian saat ini sesuai dengan kontribusi para karyawan dan buruh berikan kepada pihak perusahaan atau tidak, sehingga pihak manajemen personalia dapat melakukan pembenahan struktur penggajian tersebut guna mengurangi keluhan — keluhan yang kerap kali terjadi saat ini.
P PT. Yasontakabin is currently facing a serious issue regarding employee dissatisfaction, stemming from a perception that the existing compensation structure lacks internal equity. Consequently, the personnel management team intends to promptly overhaul the job evaluation methods and the monthly base salary structure for all positions within the company. Job evaluation is a technique designed to assist analysts in determining the relative value of one position compared to another. It is not a purely scientific process but rather one based on judgment. For the process to be effective, the team of job analysts requires a solid understanding of the positions in question, the ability to facilitate productive discussions, and the capacity to reach a consensus on the evaluation of the jobs. Furthermore, a consensus must be reached regarding the overall ranking of all evaluated positions. This evaluation process can proceed only after a job analysis has confirmed that the job descriptions adequately outline the scope and requirements of each role. Additionally, four fundamental principles guide job evaluation: (1) the focus is on the position itself, not the incumbent; (2) work is assumed to be performed competently and efficiently; (3) the evaluation assesses the current role, not future expectations or past performance; and (4) wage levels or the incumbent's status are disregarded. The initial stage involves determining the "Know-How" value, which is then linked to a "Problem-Solving" factor percentage to derive the specific "Problem-Solving" value. Subsequently, the "Accountability" of each position is assessed. Once these three factor values ​​are established for each position, they are aggregated to produce a "Total Score," which is used to analyze the "Profile" and "Job Shape" of each position. Beyond this analysis, the Total Score serves as the basis for designing a compensation structure aligned with the organizational structure of PT. Yasontakabin. This final project research examines two salary structure methods: a structure without salary grading (the Hay System) and a structure utilizing salary or job-level grading. An analysis based on total Hay Point values ​​reveals that the departments bearing the greatest responsibility for the company's financial factors are Production, Sales, Raw Material Purchasing, and Quality Control. Conversely, departments demonstrating a greater capacity for problem-solving include Senior Management, Human Resources Development, and Production Planning. The analysis indicates that the salary structure without grading (the Hay System) is better suited to the organizational structure of PT. Yasontakabin. This method allows for an assessment of whether the current salary structure aligns with the contributions made by employees and workers, thereby enabling the personnel management team to refine the structure and mitigate the complaints that frequently arise under the current system.