Usulan strategi pemasaran untuk meningkatkan brand value dan brand image obat nyamukbakar merek domestos nomos pada PT Unilever Indonesia, Tbk
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2004
Pembimbing 1 : Hamzah Yunuzir
Subyek : Industrial engineering;Production control;Marketing - Management
Kata Kunci : marketing strategy, brand value, brand image, mosquito repellent, mosquito coil, Domestos Nomos bran
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2004_TA_STI_06300323_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2004_TA_STI_06300323_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2004_TA_STI_06300323_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2004_TA_STI_06300323_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2004_TA_STI_06300323_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2004_TA_STI_06300323_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2004_TA_STI_06300323_Bab-5_Analisa-Data.pdf |
|
|
| 8. | 2004_TA_STI_06300323_Bab-6_Usulan-Strategi-Pemasaran.pdf |
|
|
| 9. | 2004_TA_STI_06300323_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 10. | 2004_TA_STI_06300323_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 11. | 2004_TA_STI_06300323_Lampiran.pdf |
|
U Untuk memenangkan persaingan bisnis pada era perubahan teknologi yang sangat cepat ini, kualitas produk bukan lagi menjadi komoditas yang bisa dibanggakan karena kualitas sudah merupakan standar yang dengan mudah dan cepat dapat dimiliki oleh siapa saja. Satu-satunya atribut yang sulit ditiru adalah merek yang kuat. Merek yang kuat haruslah memiliki brand value dan brand image yang mampu memberikan nilai-nilai yang sesuai dengan perilaku dan keyakinan pelanggan serta memiliki keterkaitan ingatan yang kuat dengan merek tersebut. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui perilaku dan pandangan-pandangan responden terhadap obat nyamuk bakar beserta asosiasinya teiiiadap obat nyamuk bakar bermerek Domestos Nomos. Penelitian ini dilakukan sebagai dasar pengambilan keputusan strategi pemasaran dalam rangka meningkatkan brand value dan brand image dari produk PT Unilever Indonesia, Tbk. tersebut. Penelitian terhadap brand value dilakukan dengan mengumpulkan pernyataan-pernyataan konsumen yang mewakili keinginan, harapan, pandangan serta perilaku konsumen terhadap obat nyamuk bakar, kemudian kelompok pernyataan tersebut diedit, dan yang benar-benar sesuai dipilih. Sedangkan penelitian brand image dilakukan dengan mengumpulkan asosiasi-asosiasi yang melekat terhadap obat nyamuk bakar. Langkah berikutnya adalah dengan melakukan penarikan sampel ke sejumlah responden yang dapat m.ewakili seluruh pernyataan dari populasi dengan menggunakan teknik non probability sampling. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah : (1) Perbedaan karakteristik antara kelompok pria dan wanita dalam penggunaan obat nyamuk bakar. Karakteristik dari segmen pria cenderung lebih menyukai produk obat nyamuk bakar yang mampu mengusir nyamuk, tahan lama, harga murah, dan isi yang banyak, serta mudah didapat. Sedangkan karakteristik dari segmen wanita adalah cenderung lebih menyukai produk obat nyamuk bakar yang efektif mengusir nyamuk dan tidak memiliki asap dan bau yang mengganggu mata dan pernapasan, serta menggunakannya sebagai pelindung tidur keluarga. (2) Asosiasi-asosiasi yang akan membentuk brand image yang kuat untuk obat nyamuk bakar Domestos Nomos adalah `efektif mengusir nyamuk' dan `pelindung tidur'. (3) usulan strategi pemasaran yang diberikan kepada perusahaan, yaitu: (a) Mengenai produk, perusahaan perlu lebih berinovasi dalam pengembangan bahan aktif yang lebih aman serta tidak berasap dan berbau. (b) Dari segi harga, perlunya perusahaan menurunkan harga jual produknya. (c). Dan segi distribusi, perusahaan perlu meningkatkan ketersediaan produk di warung tradisional. (d) Segi Promosi, perusahaan perlu lebih intensif dalam mengkomunikasikan positioning-nya melalui media TV karena lebih efektif dalam menjaring pasar sasaran.
T To succeed in business amidst this era of rapid technological change, product quality is no longer a unique selling point to boast about, as it has become a standard easily and quickly attained by anyone. The only attribute that is difficult to replicate is a strong brand. A strong brand must possess brand value and a brand image capable of delivering values ​​that align with customer behaviors and beliefs, while also fostering strong memory associations with the brand. The objective of this study was to understand respondents' behaviors and perspectives regarding mosquito coils, as well as their associations with the "Domestos Nomos" brand. This research serves as a basis for making marketing strategy decisions aimed at enhancing the brand value and brand image of this PT Unilever Indonesia, Tbk. product. The study on brand value involved gathering consumer statements representing their desires, expectations, views, and behaviors regarding mosquito coils; these statements were then edited, and the most relevant ones were selected. Meanwhile, the brand image study involved collecting associations linked to mosquito coils. The subsequent step was to sample respondents who could represent the full range of statements found within the population, utilizing a non-probability sampling technique. The study yielded the following conclusions: (1) There are distinct differences in characteristics between male and female groups regarding mosquito coil usage. The male segment tends to prefer products that are effective at repelling mosquitoes, long-lasting, affordable, offer a large quantity per pack, and are easily accessible. In contrast, the female segment tends to prefer products that effectively repel mosquitoes without producing smoke or odors that irritate the eyes or respiratory system, and they view the product as a means of protecting their family while sleeping. (2) The associations that will build a strong brand image for Domestos Nomos mosquito coils are "effective at repelling mosquitoes" and "sleep protector." (3) The proposed marketing strategies for the company are as follows: (a) Regarding the product, the company needs to innovate further by developing active ingredients that are safer, as well as smokeless and odorless. (b) In terms of pricing, the company needs to lower its selling price. (c) Regarding distribution, the company needs to increase product availability in traditional small shops (*warung*). (d) Regarding promotion, the company needs to communicate its positioning more intensively via television, as this medium is more effective at reaching the target market.