DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan sistem informasi pergudangan pada PT. Wahana Sejahtera


Oleh : Juwita

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2004

Pembimbing 1 : Dadan Umar Daihani

Pembimbing 2 : Dadang Surjasa

Subyek : Data warehousing;Warehouses - Data processing;Industry - Quality control;Raw materials;Management information systems;Industrial management;Database management

Kata Kunci : information system, warehousing, PT Wahana Sejahtera

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2004_TA_STI_06300310_Halaman-Judul.pdf
2. 2004_TA_STI_06300310_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2004_TA_STI_06300310_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2004_TA_STI_06300310_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2004_TA_STI_06300310_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2004_TA_STI_06300310_Bab-4_Pengumpulan-Data.pdf
7. 2004_TA_STI_06300310_Bab-5_Perancangan-Sistem.pdf
8. 2004_TA_STI_06300310_Bab-6_Pengujian-Program.pdf
9. 2004_TA_STI_06300310_Bab-7_Analisa.pdf
10. 2004_TA_STI_06300310_Bab-8_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
11. 2004_TA_STI_06300310_Daftar-Pustaka.pdf
12. 2004_TA_STI_06300310_Lampiran.pdf

P PT Wahana Sejahtera merupakan perusahaan yang memproduksi sepatu dan sandal kulit dengan merek TBS dimana seluruh produk yang dihasilkan hanya ditujukan untuk komoditi ekspor ke Perancis. Perusahaan ini mempunyai dua buah gudang yaitu gudang bahan baku dan gudang barang jadi. Gudang bahan baku berfungsi untuk menyimpan bahan baku, komponen pembantu, dan barang setengah jadi sedangkan gudang barang jadi digunakan untuk menyimpan produk-produk yang telah selesai diproduksi dan siap diekspor. Oleh karena banyaknya jenis dan jumlah bahan baku, komponen pembantu, dan barang jadi yang disimpan dalam gudang, maka perusahaan mengalami kesulitan dalam hal pendataan barang yang masuk dan keluar gudang, pencarian barang, dan lamanya waktu yang diperlukan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan kegiatan gudang,. Dengan melihat permasalahan yang ada, maka diperlukan suatu langkah perbaikan yakni dengan merancang suatu sistem informasi yang berbasis komputer guna menyediakan informasi gudang secara cepat dan tepat. Usulan perancangan sistem informasi gudang pada PT Wahana Sejahtera menggunakan metode SDLC (System Development Life Cyle) dimana metode ini terdiri dari enam tahap, yaitu tahap perencanaan, analisis, perancangan, penerapan, evaluasi, serta penggunaan dan pemeliharaan. Pada tahap perencanaan dilakukan identifikasi terhadap permasalahan yang ada dan menentukan tujuan pembuatan sistem. Untuk tahap analisis dilakukan analisa terhadap kelemahan dari sistem informasi gudang saat ini dan memberikan usulan perbaikan. Tahap perancangan dilakukan dengan membuat Diagram Konteks Usulan, DFD Level 0, DFD Level I, Diagram Hubungan Entitas, Kamus Data, dan Model Data Fisik. Sedangkan pada tahap penerapan dilakukan perancangan dan pembuatan program dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0 untuk tampilan dan Microsoft Access 2000 sebagai media penyimpanan serta Microsoft Excel sebagai media pendukung untuk pencetakan dokumen. Kemudian, pada tahap evaluasi dilakukan pengujian program untuk mengetahui apakah program sudah berjalan dengan benar dan sesuai dengan karakteristik yang ditentukan serta bebas dari kesalahan-kesalahan. Dengan menerapkan sistem informasi yang terkomputerisasi, diharapkan kegiatan operasional gudang yang meliputi proses, transaksi, dan dokumentasi menjadi lebih mudah, cepat, dan tepat. Di samping itu, aliran informasi dari bagian gudang ke bagian lain maupun sebaliknya dapat berjalan dengan lebih baik dan lancar.

P PT Wahana Sejahtera is a company that manufactures leather shoes and sandals under the TBS brand, with its entire output destined for export to France. The company operates two warehouses: one for raw materials and another for finished goods. The raw material warehouse stores raw materials, auxiliary components, and work-in-progress items, while the finished goods warehouse stores completed products ready for export. Due to the vast variety and volume of items stored—ranging from raw materials and auxiliary components to finished goods—the company faces difficulties in tracking inventory movements (inbound and outbound), locating items, and retrieving information related to warehouse operations. To address these issues, a corrective measure is required: the design of a computer-based information system to provide rapid and accurate warehouse information. The proposed warehouse information system for PT Wahana Sejahtera utilizes the System Development Life Cycle (SDLC) methodology, which comprises six stages: planning, analysis, design, implementation, evaluation, and usage/maintenance. The planning stage involves identifying existing problems and defining the system's objectives. The analysis stage entails examining the weaknesses of the current warehouse information system and proposing improvements. The design stage involves creating a Proposed Context Diagram, Level 0 DFD, Level 1 DFD, Entity Relationship Diagram, Data Dictionary, and Physical Data Model. The implementation stage focuses on program design and development using Microsoft Visual Basic 6.0 for the user interface, Microsoft Access 2000 for data storage, and Microsoft Excel to support document printing. Subsequently, the evaluation stage involves testing the program to ensure it operates correctly, meets specified requirements, and is free of errors. By implementing a computerized information system, it is expected that warehouse operations—including processes, transactions, and documentation—will become easier, faster, and more accurate. In addition, the flow of information between the warehouse and other departments—and vice versa—can proceed more effectively and smoothly.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?