Usulan penataan ulang layout dan penerapan sistem database di gudang barang jadi PT. Unican Surya Agung
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2002
Pembimbing 1 : Nora Azmi
Subyek : Plant layout;Inventory control;Industrial management;Production control
Kata Kunci : layout, system implementation, database, warehouse, PT Unican Surya Agung
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2002_TA_STI_06398187_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2002_TA_STI_06398187_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2002_TA_STI_06398187_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2002_TA_STI_06398187_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2002_TA_STI_06398187_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2002_TA_STI_06398187_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2002_TA_STI_06398187_Bab-5_Analisis.pdf |
|
|
| 8. | 2002_TA_STI_06398187_Bab-6_Usulan-Pemrograman-Database.pdf |
|
|
| 9. | 2002_TA_STI_06398187_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 10. | 2002_TA_STI_06398187_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 11. | 2002_TA_STI_06398187_Lampiran.pdf |
|
P PT. Victor Indah Prima sebagai salah satu pabrik furniture yang produk utamanya berupa office furniture dan audio storage, juga tidak terlepas dan persaingan. Ketatnya persaingan yang dihadapi menuntut PT. Victor Indah Prima untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam upaya meningkatkan daya saing perusahaan. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas adalah dengan mengadakan perbaikan-perbaikan pada lantai produksi melalui penerapan sistem penjadwalan mesin. Dalam melakukan proses produksi di kedua pabriknya saat ini, PT Victor Indah Prima tidak menggunakan penjadwalan, produksi dilakukan berdasarkan order yang masuk lebih dahulu (First Come First Service) Akibat meningkatnya permintaan pasar, PT. Victor Indah Prima sering kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya, sehingga hal ini mengakibatkan terjadinya keterlambatan waktu penyelesaiaan pada beberapa produk yang berdampak pada keterlambatan pengiriman pesanan, bila hal ini tidak segera diatasi akan menyebabkan konsumen tidak mau lagi memesan barang. Masalah tersebut dapat diatasi dengan merancang suatu sistem penjadwalan produksi flow shop untuk produk plastik Penjadwalan produksi usulan ini menekankan pada proses produksi flow shop untuk mengurangi makespan. Proses perancangan ini dimulai dengan menentukan urutan job untuk digunakan sebagai populasi 1 pada populasi awal. Semua job yang akan dijadwalkan dihitung completion timenya, kemudian job diurutkan berdasarkan Shortest Processing Time dimana nilai completion terkecil dari semua job yang akan dijadwalkan menjadi urutan pertama. Langkah selanjutnya menentukan urutan job untuk populasi 2, urutan job didapatkan berdasarkan basil perhitungan menggunakan Teorema Palmer. Setelah didapat urutan job untuk kedua populasi awal, dilanjutkan dengan perhitungan menggunakan Algoritma Genetika. Performansi penjadwalan usulan yang dibuat menunjukkan bahwa nilai makespan yang dihasilkan untuk perhitungan contoh studi kasus adalah 171927 detik. Makespan ini lebih singkat bila dibandingkan dengan waktu. produksi yang sudah dilakukan oleh perusahaan yaitu 226800 detik. Dengan adanya penjadwalan usulan in_i maka waktu yang dapat dihemat sekitar 25.2 % Sedangkan untuk perhitungan data histories nilai makespan yang dihasilkan adalah 413164.5 detik dibandingkan dengan waktu yang disediakan oleh perusahaan adalah 453600 detik. Maka dengan menggunakan performansi penjadwalan usulan ini waktu kerja yang dapat dihemat sebesar 9.1 % Dengan demikian, perancangan penjadwalan produksi usulan ini dapat digunakan untuk mencapai tujuan proses produksi flow shop yaitu memenuhi permintaan konsumen untuk produk plastik dengan mengurangi makespan.
A As a furniture manufacturer specializing in office furniture and audio storage, PT Victor Indah Prima faces significant competition. This intense competitive environment compels the company to enhance its efficiency and productivity to boost its competitiveness. One strategy to achieve this is by improving production floor operations through the implementation of a machine scheduling system. Currently, PT Victor Indah Prima does not utilize a formal scheduling system at its two factories; instead, production is carried out based on a "First-Come, First-Served" basis. Rising market demand has made it difficult for the company to meet requirements, resulting in delayed completion times for certain products and subsequent delivery delays—issues that, if left unaddressed, could cause customers to stop placing orders. This problem can be resolved by designing a flow-shop production scheduling system for plastic products, specifically one that minimizes the makespan. The design process begins by determining a job sequence to serve as the first individual in the initial population. Completion times are calculated for all jobs to be scheduled, and the jobs are then ordered based on the Shortest Processing Time (SPT) rule, with the job having the shortest completion time placed first. The next step involves determining the job sequence for the second individual in the population using Palmer's Theorem. Once the sequences for both initial individuals are established, the process proceeds with calculations using a Genetic Algorithm. Performance analysis of the proposed schedule indicates a makespan of 171,927 seconds for the case study example. This makespan is significantly shorter than the company's current production time of 226,800 seconds. With the proposed scheduling, approximately 25.2% of the time can be saved. Meanwhile, calculations based on historical data yield a makespan of 413,164.5 seconds, compared to the 453,600 seconds allocated by the company; thus, utilizing this proposed schedule results in a 9.1% saving in working time. Consequently, this proposed production schedule design can be employed to achieve the objectives of a flow-shop production process—specifically, meeting consumer demand for plastic products by reducing the makespan.