Usulan strategi pemasaran berdasarkan segmentasi, targeting, dan positioning untuk produk kain putih jenis rayon di PT. Candi Mekar
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2003
Pembimbing 1 : Didien Suhardini
Subyek : Marketing - Management;Industrial engineering;Production control
Kata Kunci : marketing strategy, segmentation, targeting, positioning, white fabric products, rayon types, PT. Ca
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2003_TA_STI_06399035_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2003_TA_STI_06399035_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2003_TA_STI_06399035_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2003_TA_STI_06399035_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2003_TA_STI_06399035_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2003_TA_STI_06399035_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf |
|
|
| 7. | 2003_TA_STI_06399035_Bab-5_Analisa-dan-Usulan.pdf |
|
|
| 8. | 2003_TA_STI_06399035_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 2003_TA_STI_06399035_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 2003_TA_STI_06399035_Lampiran.pdf |
|
P PT. Candi Mekar merupakan perusahaan yang memproduksi kain putih jenis Rayon. Saat ini, kain putihnya hanya menguasai pangsa pasar sekitar 15 % dimana dua pesaing beratnya, yaitu : PT, Primatex menguasai 40 % pangsa pasar dan PT. Lokatex menguasai 30 % pangsa pasar yang ada. Untuk itu PT. Candi Mekar perlu melakukan perumusan strategi pemasaran yang tepat guna meningkatkan pangsa pasar. Maka tujuan yang ingin dicapai oleh penelitian ini adalah untuk menentukan segmentation, targeting, positioning dari perusahaan dan mengukur tingkat kepuasan konsumen agar dapat dibuat usulan strategi pemasarannya. Pertama tama dihitung frekuensi dan persentase identitas responden dan perilaku konsumen berdasarkan jenis yang paling sering dibeli. Setelah itu dilanjutkan dengan pengelompokkan responden berdasarkan atribut-atributnya dengan menggunakan K-Means Cluster dan Discriminant Analysis. Penentuan jumlah segmen dilakukan dengan bantuan faktor analisis yang diplot dengan segmen yang terbentuk. Setelah itu dilakukan identifikasi segmen berdasarkan identitas dan perilaku responden dengan menggunakan Crosstab. Penyusunan peta posisi dilakukan dengan menggunakan Biplot Analysis. Tahap terakhir adalah menentukan tingkat kepentingan dan kepuasan pelanggan berdasarkan atributnya dengan menggunakan Quadrant Analysis. Dari hasil perhitungan frekuensi dan persentase awal diketahui bahwa pangsa pasar Rayon sebesar 28,3 %, PMS 40 % dan BMS 31,8 °AL Hasil pengelompokkan segmen diperoleh 3 segmen dimana segmen 1 yaitu konsumen BMS yang tidak mementingkan atribut apapun, segmen 2 yaitu konsumen Rayon yang mementingkan atribut lebar dan panjang kain, ketebalan kain, kemudahan memperoleh produk, tersedianya jasa pengembalian, dan pelayanan pada waktu pemesanan, dan segmen 3 yaitu konsumen PMS mementingkan atribut harga, kerapatan benang, keputihan kain, dan jenis dikenal. Target pemasarannya adalah segmen 2 dan 3 dimana segmen 2 adalah konsumen Rayon sedangkan segmen 3 adalah konsumen PMS. Peta posisi menunjukkan Rayon unggul dalam hal ukuran lebar & panjang kain, kerapatan benang, keputihan kain, dan pelayanan pada waktu pemesanan. Maka pernyataan positioning yang dianjurkan adalah konstruksi (kerapatan benang) kain putihnya benar -benar sesuai ukuran. Strategi pemasaran yang diusulkan berdasarkan hasil analisa adalah memproduksi kain putih dengan jumlah besar dan rata - rata 204.597 yards/bulan menjadi 250.000 yardsibulan agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen, pettawasan produksi yang ketat agar strength dapat dipertahankan, membuat rencana untuk penambahan bahan baku guna peningkatan kapasitas, menambah variasi produk untuk memenuhi selera pasar sehingga produk yang dihasilkan ada beberapa jenis, misalnya dengan menambah corak (motif) dan kain putih, menempatkan sumber daya yang terarnpil dan berlcualitns dibidangnya guna menambah variasi motif produk dengan kualitas yang tetap terjaga, meningkatkan ketebalan kainnya yaitu mengganti ukuran diameter benang tersebut dengan ukuran yang lebih besar, misalnya benang 20'S, melakukan riset untuk menambah motif dan corak dari kain putih tersebut, menganalisis kembali keadaan perekonomian di setiap perubahan untuk pengambilan keputusan terbaik, seperti penentuan harga jual, memproduksi kain dengan harga jual yang lebih rendah tetapi kualitas tetap lebih unggul sehingga mampu bersaing dengan perusahaan lain, meningkatkan saluran distribusinya sampai pada pedagang grosir yang terdapat di pasar - pasar sehingga target pemasarannya lebih meluas, melakukan promosinya lewat iklan - ildan di berbagai media cetak.
P PT. Candi Mekar is a company that produces white rayon fabric. Currently, its white fabric holds a market share of approximately 15%, whereas two major competitors—PT. Primatex and PT. Lokatex—control 40% and 30% of the market, respectively. Consequently, PT. Candi Mekar needs to formulate an appropriate marketing strategy to increase its market share. The objective of this study is to determine the company's segmentation, targeting, and positioning, and to measure consumer satisfaction levels in order to propose a marketing strategy. First, the frequency and percentage of respondent profiles and consumer behaviors (based on the most frequently purchased product types) were calculated. Next, respondents were grouped based on their attributes using K-Means Cluster Analysis and Discriminant Analysis. The number of segments was determined with the aid of factor analysis plotted against the formed segments. Subsequently, the segments were identified based on respondent profiles and behaviors using crosstabulation. A positioning map was constructed using Biplot Analysis. The final stage involved determining customer importance and satisfaction levels regarding specific attributes using Quadrant Analysis. Initial frequency and percentage calculations revealed a market share of 28.3% for Rayon, 40% for PMS, and 31.8% for BMS. Segmentation analysis yielded three groups: Segment 1 consisted of BMS consumers who did not prioritize any specific attributes; Segment 2 comprised Rayon consumers who prioritized fabric width and length, thickness, product availability, return services, and ordering service; and Segment 3 consisted of PMS consumers who prioritized price, thread density, fabric whiteness, and brand recognition. The target markets identified were Segments 2 and 3 (Rayon consumers and PMS consumers, respectively). The positioning map indicates that Rayon excels in terms of fabric width and length, thread density, fabric whiteness, and ordering service. Therefore, the recommended positioning statement focuses on ensuring the fabric construction (thread density) strictly adheres to specifications. Based on the analysis, the proposed marketing strategies include: increasing white fabric production from an average of 204,597 yards/month to 250,000 yards/month to meet consumer demand; implementing strict production oversight to maintain fabric strength; planning for increased raw material procurement to boost capacity; diversifying the product range—such as by adding various patterns and designs—to cater to market tastes; deploying skilled, high-quality personnel to expand design variety while maintaining quality standards; increasing fabric thickness by switching to larger-diameter yarns (e.g., 20s count); conducting research to develop new patterns and designs; re-evaluating economic conditions during any changes to inform key decisions, such as pricing; producing fabric at a lower price point while maintaining superior quality to ensure competitiveness; expanding distribution channels to include market wholesalers to broaden market reach; and promoting products through advertisements in various print media.