DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan penerapan pedoman pemberian insentif dan pengaruhnya terhadap semangat kerja karyawan divisi produksi pada PT. Sumatra Timber Utama Damai


Oleh : Erviyanti Puteri

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Tri Wulandari Sd

Subyek : Industrial management;Personal Management;Human engineering

Kata Kunci : implementation of guidelines, provision of incentives, employee work, production division, PT. Sumat

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_STI_06398161_Halaman-Judul.pdf
2. 2003_TA_STI_06398161_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2003_TA_STI_06398161_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2003_TA_STI_06398161_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf
5. 2003_TA_STI_06398161_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2003_TA_STI_06398161_Bab-4_Pengumpulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2003_TA_STI_06398161_Bab-5_Analisa-Data.pdf
8. 2003_TA_STI_06398161_Bab-6_Usulan.pdf
9. 2003_TA_STI_06398161_Bab-7_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
10. 2003_TA_STI_06398161_Daftar-Pustaka.pdf
11. 2003_TA_STI_06398161_Lampiran.pdf

P PT. Sumatra Timber Utama Damai adalah sebuah pabrik yang bergerak dalam bidang produksi kart lapis. Sumber daya manusia merupakan unsur yang terpenting untuk mencapai tujuan perusahaan. Salah satu usaha yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan semangat kerja para karyawannya adalah dengan melaksanakan program insentif. Adapun pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu melihat bagaimana pengaruh pelaksanaan program insentif terhadap peningkatan semangat kerja karyawan divisi produksi. Tujuan dart penelitian ini adalah untuk menganalisis penilaian karyawan terhadap penerapan tiap pedoman pemberian insentif dalam program insentif, menganalisis pelaksanaan program insentif diperusahaan, menganalisis penerapan tiap pedoman dalam pelaksanaan program tersebut, menganalisis tingkat semangat kerja karyawan secara keseluruhan, menganalisis tingkat semangat kerja karyawan berdasarkan tiap indikator semangat kerja, menganalisis tingkat absensi dan tingkat perputaran karyawan yang terjadi diperusahaan, menganalisis hubungan antara pelaksanaan pemberian insentif dengan semangat ketja karyawan, menganalisis besarnya pengaruh pelaksanaan pemberian insentif terhadap semangat kerja karyawan, serta memberikan usulan perbaikan dalam penerapan pedoman pemberian insentif agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan lebih baik. Dalam perancangan kuesioner penelitian untuk variabel bebas (program insentif) maka item-item pertanyaan dibuat berdasarkan sepuluh pedoman pemberian insentif yang dikemukakan Gary Dessler. Untuk variabel terikat (semangat kerja) item-item pertanyaan dibuat berdasarkan indikator-indikatornya yaitu produktivitas kerja, tingkat absensi, labor turn over, tingkat kerusakan, kegelisahan, tuntutan, pemogokan, keterlambatan, kebanggaan dalam bekerja, dan sabotase. Data mentah yang diperoleh dan basil penyebaran kuesioner selanjutnya digunakan pada taliap pengolahan data. Adapun teknik-teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, perhitungan koefisien korelasi peringkat Spearman dan perhitungan koefisien penentu. Berdasarkan basil pengolahan data, dapat diketahui bahwa pelaksanaan program insentif dan penerapan pedoman-pedoman pemberian insentif da.lam pelaksanaan program tersebut telah berjalan dengan baik. Dan hasil pengukuran tingkat semangat kerja karyawan maka seluruh karyawan divisi produksi pada innumnya memiliki semangat kerja yang tinggi. Disamping itu pelaksanaan program insentif memiliki hubungan yang cukup kuat dan positif terhadap semangat kerja karyawan dimana hal ini ditunjukkan oleh koefisien korelasi Spearman yang diperoleh yaitu sebesar +0.61 dan pengaruh pelaksanaan program insentif tersebut terhadap semangat kerja karyawan adalah 37.21%. Dengan melihat pada basil yang ada, maka penerapan pedoman dalam pelaksanaan program insentif memerlukan perhatian lebih lanjut untuk lebih meningkatkan semangat kerj a karyawannya. Untuk meningkatkan keefektifan pelaksanaan program insentif maka dapat dilakukan beberapa hal yang mendulumg penerapan pedoman yaitu meningkatkan partisipasi karyawan dengan mendorong karyawan untuk membahas, mengajukan saran serta kritik mengenai pelaksanaan program insentif, mengefektifan saluran-saluran komunikasi keatas untuk mendapatkan dukungan dalam mengkoordinasikan usaha, memberikan dukungan yang diperlukan karyawan melalui upaya-upaya yang dapat mendorong karyawan agar dapat bekerja lebih baik dalam menjalankan strategi perusahaan seperti merancang dan melaksanakan program-program pelatihan dan pengembangan dengan teratur, menetapkan strategi pengupahan yang dapat menarik, memotivasi maupun mempertahankan karyawan sesuai dengan kemampuannya serta memegang komitmen yang teguh dan talus terhadap pelaksanaan program kompensasi dalam memberikan imbalan yang mampu memenuhi kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang karyawan, melakukan pemeriksaan daya saing skala atau tingkat upah paling sedikit sekali setahun melalui pelaksanaan survey gaji, menyusun struktur upah yang baik dan mampu memenuhi persyaratan eksternal dan internal, mengembangkan aturan-aturan administrasi yang selalu disertai dengan komunikasi dan konsultasi terperinci dengan staf ahli, melakukan kegiatan penilaian pekerjaan dengan membentuk panel penilai pekerjaan yang terdiri dart orang-orang yang memiliki penilaian dan kredibilitas yang dapat dipercaya dalam perusahaan sehingga dapat mencapai sasaran yaitu konsistensi internal dalam upah dan gaji, melakukan kegiatan analisis pekerjaan dengan melibatkan para analisis pekerjaan terlatih yang memahami dengan sangat baik perihal organisasi, ma.sulcan-masulcan, serta keluarannya dalam upaya menetapkan standar kerja yang efektif, mengadakan program komunikasi komprehensif dan aktif dalam menyampaikan tujuan program insentif serta mengkomunikasikan mini, kebijakan dan prosedur dengan memanfaatkan berbagai media sehingga dengan demildan karyawan dididik secara efektif untuk memahami hakikat program insentif dan terdorong untuk bekerja sama, menyelenggarakan pertemuan-pertemuan tahman yang dilakukan secara teratur dengan para wakil karyawan dalam menjelaskan rencana-rencana perusahaan yang berkaitan dengan program insentif untuk waktu yang akan datang, serta melakukan peninjauan ulang terhadap pelaksanaan penilaian prestasi kerja untuk memperbaiki sistem pengukuran yang ada dan mengaclakan pelatihan yang teratur untuk para penilai claim pemilihan teknik-teknik penilaian prestasi yang tepat sehingga mengurangi teijadinya berbagai penyimpangan dalam penilaian dan memungkinkan para penilai memperbaiki perilaku penilaian di kemudian hart

P PT. Sumatra Timber Utama Damai is a factory engaged in the production of plywood. Human resources are the most important element in achieving company goals. One of the efforts made by the company to improve employee morale is by implementing an incentive program. The main problem in this study is to see how the implementation of the incentive program affects the improvement of employee morale in the production division. The objectives of this study are to analyze employee assessments of the implementation of each incentive guideline in the incentive program, analyze the implementation of the incentive program in the company, analyze the application of each guideline in the implementation of the program, analyze the overall level of employee morale, analyze the level of employee morale based on each indicator of work morale, analyze the level of absenteeism and employee turnover that occurs in the company, analyze the relationship between the implementation of incentives and employee morale, analyze the magnitude of the effect of the implementation of incentives on employee morale, and provide suggestions for improvements in the implementation of incentive guidelines so that the program can run better. In designing the research questionnaire for the independent variable (incentive program), the question items were created based on the ten incentive guidelines proposed by Gary Dessler. For the dependent variable (work morale), the questionnaire items were created based on indicators such as work productivity, absenteeism, labor turnover, damage level, anxiety, demands, strikes, tardiness, pride in work, and sabotage. The raw data obtained and the results of the questionnaire distribution were then used in each data processing stage. The data processing techniques used in this study were descriptive statistics, Spearman's rank correlation coefficient calculation, and the coefficient of determination calculation. Based on the data processing results, it can be seen that the implementation of the incentive program and the application of incentive guidelines in the program's implementation have been running well. And the results of measuring the level of employee work morale showed that all employees in the production division in general had high work morale. In addition, the implementation of the incentive program has a fairly strong and positive relationship with employee work morale, as indicated by the Spearman correlation coefficient obtained, which is +0.61, and the effect of the incentive program implementation on employee work morale is 37.21%. Based on the existing results, the application of guidelines in the implementation of the incentive program requires further attention to further improve employee work morale. To increase the effectiveness of the implementation of incentive programs, several things can be done to support the implementation of guidelines, namely increasing employee participation by encouraging employees to discuss, submit suggestions and criticisms regarding the implementation of incentive programs, making upward communication channels more effective to obtain support in coordinating efforts, providing the necessary support for employees through efforts that can encourage employees to work better in implementing company strategies such as designing and implementing training and development programs regularly, establishing wage strategies that can attract, motivate and retain employees according to their abilities and holding a firm and loyal commitment to the implementation of compensation programs in providing rewards that are able to meet the short-term and long-term needs of employees, conducting competitive examinations of wage scales or levels at least once a year through the implementation of salary surveys, preparing a good wage structure and being able to meet external and internal requirements, developing administrative rules that are always accompanied by detailed communication and consultation with expert staff, conducting job assessment activities by forming a job assessment panel consisting of people who have reliable assessments and credibility within the company so that it can achieve the target of internal consistency in wages and salaries, conducting job analysis activities by involving trained job analysts who understand the organization very well, ma.sulcan-masulcan, as well as its output in an effort to establish effective work standards, conduct a comprehensive and active communication program in conveying the objectives of the incentive program and communicating mini, policies and procedures by utilizing various media so that employees are effectively educated to understand the nature of the incentive program and are encouraged

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?