DETAIL KOLEKSI

Evaluasi material handling dan usulan perancangan tata letak gudang pada PT. Lincoln Electric Indonesia


Oleh : Bambang Widio Abiseno

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2003

Pembimbing 1 : Iveline Anne Marie

Subyek : Warehouse - Design and plans;Industrial management;Inventory control;Production control

Kata Kunci : material handling evaluation, design proposal, layout, warehouse, PT. Lincoln Electric Indonesia

Status Posting : Published

Status : Tidak Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2003_TA_STI_06398155_Halaman-Judul.pdf
2. 2003_TA_STI_06398155_Lembar-Pengesahan.pdf
3. 2003_TA_STI_06398155_Bab-1_Pendahuluan.pdf
4. 2003_TA_STI_06398155_Bab-2_Landasan-Teori.pdf
5. 2003_TA_STI_06398155_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf
6. 2003_TA_STI_06398155_Bab-4_Pengupulan-dan-Pengolahan-Data.pdf
7. 2003_TA_STI_06398155_Bab-5_Perancangan-dan-Analisa.pdf
8. 2003_TA_STI_06398155_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf
9. 2003_TA_STI_06398155_Daftar-Pustaka.pdf
10. 2003_TA_STI_06398155_Lampiran.pdf

P PT. Lincoln Electric Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi kawat las, yang berada di Cikarang. Masalah yang dihadapi perusahaan ini adalah penanganan material yang kurang baik pada gudang bahan baku dan gudang barang jadi. Selain itu peletakan bahan baku dan barang jadi yang belum teratur sehingga menimbulkan kesulitan pengambilan bahan baku, dan barang jadi yang mengakibatkan waktu pengangkuta.n yang tidak optimal. Pemanfaatan volume Wang pada gudang belum maksimai sehingga terlihat sempit. Bahan baku dan barang jadi kurang tertangani dengan baik, baik itu waktu penyirnpanan ataupun waktu perpindahan. Untuk itu pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi terhadap penanganan mate: jai pada gudang dan memberikan usulan perbaikan dan perancangan tata letak gudang dengan merancang ulang tata letak gudang. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam memecahkan masalah ini adalah analisa kondisi awal gudang bahan baku dan barang jadi dan menata letak ulang fasilitas pusat kegiatan yang ada pada perusahaan dengan menggunakan ARC (Activity Relationship Chart) dan Relationshio Diagramming (RD). Untuk kebutuhan perbaikan rancangan akan dilakukan perhitungan jumlah box yang diperlukan, menentukan jumlah box dalam satu palet, menghitung jumlah persedia.an maksimum(iumlah palet) untuk setiap bahan baku dan barang jadi, dan menghitung frekuensi keluar dan masuk bahan baku dan barang jadi. Untuk pengaturan penempatan bahan baku dan barang jadi digunakan Metode Popularity yaitu pengaturan berdasarkan perbandingan aktivitas bahan baku dan barang jadi yang melalui pintu receiving dan aktivitas bahan baku dan barang jadi yang melalui pintu shipping. Gudang bahan baku direncanakan hanya menyimpan bahan baku saja dan gudang barang jadi hanya menyimpan barang jadi saja. Pada gudang bahan baku, penempatan bahan baku dilakukan dengan menumpuk bahan baku yang sama secara berdekatan dan dengan kedalaman 3 sampai 4 palet. Sedangkan pada gudang barang jadi, penempatan barang jadi dengan menggunakan rak dan rak yang dibutuhkan sebanyak 13 rak. Dengan perbaikan tata letak gudang ini maka telah terjadi perbaikan pada aliran bahan dan waktu perpindahan bahan. Jarak teijauh yang clitempuh pada perpindahan bahan baku menjadi 40,3 m dari sebelumnya 50,9 m dan untuk barang jadi menempuh jarak terjauh 33,31 m dari sebelumnya 126,87 in. Dan waktu tempuh untuk barang jadi menjadi lebih singkat.

P PT. Lincoln Electric Indonesia is a manufacturing company engaged in the production of welding wire, located in Cikarang. The problem faced by this company is poor material handling in the raw material warehouse and finished goods warehouse. In addition, the placement of raw materials and finished goods is not organized, causing difficulties in taking raw materials and finished goods which results in less than optimal transportation time. The utilization of the money volume in the warehouse has not been maximized so it looks cramped. Raw materials and finished goods are not handled well, both in terms of storage time and movement time. Therefore, this study will evaluate the handling of materials in the warehouse and provide suggestions for improvements and design of the warehouse layout by redesigning the warehouse layout. The stages carried out in solving this problem are analyzing the initial conditions of the raw material and finished goods warehouse and rearranging the existing activity center facilities in the company using ARC (Activity Relationship Chart) and Relationship Diagramming (RD). For the design improvement needs, the calculation of the number of boxes required will be carried out, determining the number of boxes in one pallet, calculating the maximum inventory (number of pallets) for each raw material and finished goods, and calculating the frequency of raw material and finished goods in and out. For the arrangement of the placement of raw materials and finished goods, the Popularity Method is used, namely the arrangement based on the comparison of the activity of raw materials and finished goods that pass through the receiving door and the activity of raw materials and finished goods that pass through the shipping door. The raw material warehouse is planned to store only raw materials and the finished goods warehouse only stores finished goods. In the raw material warehouse, the placement of raw materials is done by stacking the same raw materials close together and with a depth of 3 to 4 pallets. While in the finished goods warehouse, the placement of finished goods uses shelves and the required shelves are 13 shelves. With this warehouse layout improvement, there has been an improvement in the flow of materials and material movement time. The longest distance traveled for raw material movement is 40.3 m from the previous 50.9 m and for finished goods the longest distance is 33.31 m from the previous 126.87 in. And the travel time for finished goods is shorter.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?