Perancangan balanced scorecard untuk mengukur kinerja pada PT. Cendrawasih di Tangerang
Penerbit : FTI - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2003
Pembimbing 1 : Wawan Kurniawan
Pembimbing 2 : Dadang Surjasa
Subyek : Personnel management;Balanced scorecard (Management)
Kata Kunci : balanced scorecard, measuring, performance, PT. Cendrawasih in Tangerang
Status Posting : Published
Status : Tidak Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2003_TA_STI_06398032_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2003_TA_STI_06398032_Lembar-Pengesahan.pdf | ||
| 3. | 2003_TA_STI_06398032_Bab-1_Pendahuluan.pdf | ||
| 4. | 2003_TA_STI_06398032_Bab-2_Landasan-Teori.pdf |
|
|
| 5. | 2003_TA_STI_06398032_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf |
|
|
| 6. | 2003_TA_STI_06398032_Bab-4_Gambaran-Umum-Perusahaan.pdf |
|
|
| 7. | 2003_TA_STI_06398032_Bab-5_Pembahasan-dan-Analisa.pdf |
|
|
| 8. | 2003_TA_STI_06398032_Bab-6_Kesimpulan-dan-Saran.pdf | ||
| 9. | 2003_TA_STI_06398032_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 10. | 2003_TA_STI_06398032_Lampiran.pdf |
|
D Dewasa ini, berbagai kemajuan pesat di bidang industri mensyaratkan perusahaan untuk berkembang sejalan dengan kemajuan tersebut, artinya operasional organisasi semakin kompleks. Peningkatan kinerja perusahaan memerlukan suatu sistem manajemen yang mampu memotivasi personel perusahaan untuk menempuh langkah-langkah strategi. Balanced Scorecard merupakan suatu sistem manajemen strategi yang menjabarkan misi dan strategi suatu organisasi ke dalam tujuan operasional dan tolok ukur kinerja untuk empat perspektif yang berbeda, yaitu: perspektif keuangan (financial), perspektif pelanggan (customer), perspektif proses bisnis internal (internal business process), dan perspektif proses belajar dan pertumbuhan (learning and growth). PT. Cendrawasih adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang industri tali plastik, yaitu tali oven dan tali air. Sampai saat ini, PT. Cendrawasih dalam melakukan pengukuran kinerja hanya didasar atas laporan keuangan yang dipergunakan untuk mengukur profitabilitas, solvabilitas, dan likuiditas perusahaan. Perusahaan melakukan analisis ratio keuangan untuk mengetahui posisi keuangannya. Diketahui bahwa pengukuran kinerja yang menekankan sudut pandang keuangan memiliki kelemahan yaitu ketidakmampuan mengukur harta tidak berwujud dan menghilangkan sudut pandang lainnya yang tidak kalah penting seperti kepuasan pelanggan, inovasi produk atau jasa yang berkualitas tinggi, motivasi dan keahlian karyawan. Mengingat hal tersebut maka PT. Cendrawasih perlu menerapkan Balanced Scorecard untuk mengukur dan meningkatkan kinerja perusahaannya. Pengukuran kinerja yang dilakukan PT. Cendrawasih selama ini masih secara traditional yaitu dengan rasio likuiditas, rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas. Perancangan balanced scorecard dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut: Pertama-tama perusahaan menentukan visi dan misi yang akan dijalankan. Visi dan misi yang ada kemudian didiskusikan bersama oleh satu tim manajemen untuk menentukan tujuan-tujuan strategik dan masing-masing perspektif balanced scorecard, selain itu ditetapkan juga pengukuran-pengukuran yang digunakan untuk menganalisis tercapainya tujuan tersebut. Adapun pengukuran-pengukuran yang digunakan adalah sebagai berikut: Perspektif keuangan (likuiditas, profitabilitas, solvabilitas),Perspektif pelanggan (jumlah pelanggan customer complain handling, kepuasan pelanggan), Perspektif proses bisnis internal (rasio utilisasi kapasitas, MCE, tingkat biaya produksi), Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (tingakt kepuasan karyawan, tingkat produktivitas karyawan). Dalam menggunakan Balanced Scorecard diperoleh empat indeks perspektif yaitu: indeks perspektif keuangan sebesar 2,4, indeks perspektif pelanggan sebesar 1,65, indeks perspektif proses bisnis internal sebesar 2,28 serta indeks perspektif pembelajaran dan pertumbuhan sebesar 2.
T Today, rapid advances in the industrial sector require companies to develop in line with these advances, meaning that organizational operations are increasingly complex. Improving company performance requires a management system capable of motivating company personnel to take strategic steps. The Balanced Scorecard is a strategic management system that describes an organization's mission and strategy into operational objectives and performance benchmarks for four different perspectives: financial, customer, internal business process, and learning and growth. PT. Cendrawasih is a company engaged in the plastic rope industry, namely oven rope and water rope. Until now, PT. Cendrawasih in measuring performance is only based on financial reports used to measure the company's profitability, solvency, and liquidity. The company conducts financial ratio analysis to determine its financial position. It is known that performance measurement that emphasizes the financial perspective has weaknesses such as the inability to measure intangible assets and eliminates other equally important perspectives such as customer satisfaction, high-quality product or service innovation, employee motivation and expertise. Considering this, PT. Cendrawasih needs to implement a Balanced Scorecard to measure and improve its company performance. Performance measurement conducted by PT. Cendrawasih has so far been traditional, namely with liquidity ratios, solvency ratios, and profitability ratios. The balanced scorecard design is carried out through the following stages: First, the company determines the vision and mission to be implemented. The existing vision and mission are then discussed together by a management team to determine strategic objectives and each balanced scorecard perspective, in addition to determining the measurements used to analyze the achievement of these objectives. The measurements used are as follows: Financial perspective (liquidity, profitability, solvency), Customer perspective (number of customers, customer complaint handling, customer satisfaction), Internal business process perspective (capacity utilization ratio, MCE, production cost level), Learning and growth perspective (employee satisfaction level, employee productivity level). In using the Balanced Scorecard, four perspective indexes were obtained, namely: a financial perspective index of 2.4, a customer perspective index of 1.65, an internal business process perspective index of 2.28 and a learning and growth perspective index of 2.