DETAIL KOLEKSI

Perancangan pengembangan masjid agung jawa tengah magelang dengan pendekatan arsitektur kontekstual


Oleh : Zahra Marlinda Hanun

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Mohammad Ischak

Pembimbing 2 : Sri Novianthi Prartiwi

Kata Kunci : Mosque, Grand Mosque, Borobudur Temple, National Tourism Strategic Area (KSPN), Contextual Architect

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SAR_052002200032_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SAR_052002200032_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SAR_052002200032_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SAR_052002200032_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SAR_052002200032_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SAR_052002200032_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SAR_052002200032_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SAR_052002200032_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SAR_052002200032_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SAR_052002200032_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SAR_052002200032_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SAR_052002200032_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SAR_052002200032_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SAR_052002200032_Lampiran.pdf 30

M Masjid adalah bangunan dengan batas-batas tertentu yang dibangun khusus untuk kegiatan ibadah kepada allah, seperti shalat, zikir, membaca al-qur\\\'an, dan ritual keagamaan lainnya. salah satu tujuan utama provinsi jawa tengah adalah untuk “menciptakan masyarakat jawa tengah yang religius, toleran, dan bersatu guna menjaga keutuhan negara republik indonesia.” magelang, sebagai kawasan kawasan strategis pariwisata nasional (kspn), belum memiliki fasilitas masjid yang memadai, sehingga terdapat kebutuhan besar akan tempat ibadah dan pusat studi islam. selain itu, gagasan tentang fasilitas non-ibadah (fasilitas sosial) muncul dari para ulama magelang yang menyadari bahwa ruang untuk kegiatan keagamaan dan pusat studi islam belum mencukupi untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan ketertiban melalui dakwah agama. masjid agung ini tidak hanya akan menjadi landmark baru bagi magelang, tetapi juga sebagai tempat ibadah utama untuk kegiatan islam bagi wisatawan dan penduduk sekitar kspn borobudur, karena masjid-masjid yang ada di wilayah tersebut sebelumnya hanya mampu memenuhi kebutuhan ibadah komunitas lokal.candi borobudur adalah situs warisan budaya buddha dunia yang menjadi kebanggaan indonesia, terletak di desa borobudur, kecamatan borobudur, kabupaten magelang, jawa tengah. kawasan borobudur telah ditetapkan untuk mendukung upaya pelestarian dan pengembangan sebagai kawasan warisan budaya nasional dan situs warisan dunia. oleh karena itu, diperlukan realisasi, integrasi, koneksi, dan keseimbangan pengembangan antara kabupaten, serta harmoni antara sektor-sektor di kawasan borobudur. oleh karena itu, pendekatan arsitektur kontekstual merupakan pilihan ideal untuk diterapkan dalam desain masjid agung jawa tengah, yang berkaitan dengan integrasi, koneksi, keseimbangan, dan harmoni arsitektur yang sesuai dengan konteks dan mewakili karakter lokasi masjid sesuai dengan nilai-nilai islam, sambil merespons potensi dan identitas kawasan strategis pariwisata nasional (kspn) yang kaya dan terjaga dengan baik dalam perkembangannya.

A A mosque is a building with defined boundaries that is specifically constructed for worship activities dedicated to allah, such as prayer, remembrance (dzikir), qur’an recitation, and other religious rituals. one of the main objectives of central java province is to “create a religious, tolerant, and united society in central java in order to preserve the integrity of the unitary state of the republic of indonesia.” magelang, as part of a national tourism strategic area (kspn), currently lacks adequate mosque facilities, resulting in a significant need for a place of worship and an islamic study center. furthermore, the idea of providing non-worship facilities (social facilities) emerged from magelang’s religious scholars, who recognized that the existing spaces for religious activities and islamic studies were insufficient to improve social welfare and public order through religious outreach (dakwah). the proposed grand mosque will not only serve as a new landmark for magelang but also function as the primary place of worship for islamic activities for tourists and local residents around the borobudur national tourism strategic area (kspn), as the existing mosques in the area have primarily been able to accommodate the worship needs of local communities.borobudur temple is a buddhist world cultural heritage site and one of indonesia’s cultural landmarks, located in borobudur village, borobudur district, magelang regency, central java. the borobudur area has been designated as an area for supporting conservation and development efforts as a national cultural heritage area and a world heritage site. therefore, the realization, integration, connectivity, and balanced development among regions are required, along with harmony between various sectors within the borobudur area. consequently, a contextual architecture approach is considered an appropriate choice for the design of the central java grand mosque, as it supports the principles of integration, connectivity, balance, and architectural harmony that respond to the surrounding context. this approach is intended to represent the character of the mosque’s location in accordance with islamic values while responding to the rich and well-preserved potential and identity of the national tourism strategic area (kspn) and its ongoing development.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?