DETAIL KOLEKSI

Perancangan video essay untuk independensi remaja dalam menyikapi pilihan hidup


Oleh : Giovanes Sulistio

Info Katalog

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Elda Franzia Jasjfi

Pembimbing 2 : Agus Adhityatama

Kata Kunci : Adolescence, identity formation, economic and social challenges, educational access, parental expect

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SDK_091302200004_Halaman-Judul.pdf 16
2. 2026_SK_SDK_091302200004_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SDK_091302200004_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SDK_091302200004_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SDK_091302200004_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SDK_091302200004_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SDK_091302200004_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SDK_091302200004_Bab-1.pdf 10
9. 2026_SK_SDK_091302200004_Bab-2.pdf 32
10. 2026_SK_SDK_091302200004_Bab-3.pdf 8
11. 2026_SK_SDK_091302200004_Bab-4.pdf 47
12. 2026_SK_SDK_091302200004_Bab-5.pdf 25
13. 2026_SK_SDK_091302200004_Bab-6.pdf 2
14. 2026_SK_SDK_091302200004_Daftar-Pustaka.pdf 5
15. 2026_SK_SDK_091302200004_Lampiran.pdf 6

O Otonomi dan independensi merupakan aspek krusial dalam fase perkembangan remaja guna membentuk daya pikir kritis serta kemampuan menentukan pilihan hidup. sangat disayangkan, realitas sosial menunjukkan bahwa ruang otonomi remaja di indonesia masih kerap diredam oleh dogma lingkungan, ekspektasi sosial, dan stigma kaku yang memicu terjadinya krisis identitas. upaya menyuarakan isu kritis ini memerlukan inovasi media yang relevan, salah satunya melalui pemanfaatan media digital dalam format video esai. penggunaan video esai sebagai media edukasi dan kritik sosial telah berkembang, namun pendekatan yang digunakan sering kali terjebak pada narasi konvensional dan cenderung pasif, sehingga terdapat peluang untuk memperluas dampak pesan melalui pendekatan sinematik-eksperimental yang lebih bertekstur dan kontemplatif. perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan video esai berjudul “tuan atas takdir” dan media pendamping berupa instagram @bilik.independen sebagai sarana sosialisasi dan perluasan narasi karya. perancangan ini menggunakan metode pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara, dan studi pustaka, serta metode analisis 5w1h dan studi pembanding terhadap karya sejenis. hasil perancangan adalah video esai “tuan atas takdir” yang menghadirkan pembaruan berupa visualisasi ketegangan batin yang dingin, pendekatan sinematik-eksperimental yang membedah data sosiologis menjadi narasi audio-visual, serta media pendamping instagram dengan konsep arsip kritis yang terintegrasi untuk membangun interaksi berkelanjutan mengenai isu otonomi remaja.

A Autonomy and independence are crucial aspects of adolescent development to foster critical thinking and the capacity for self-determination. regrettably, social reality indicates that the space for youth autonomy in indonesia is still frequently stifled by environmental dogma, social expectations, and rigid stigmas that trigger identity crises. efforts to voice this critical issue require relevant media innovation, one of which is through the utilization of digital media in the form of video essays. while the use of video essays as a medium for education and social critique has grown, the approach used often gets trapped in conventional and passive narratives, presenting an opportunity to expand the impact of the message through a more textured and contemplative cinematic-experimental approach. this design aims to produce a video essay titled \\\"tuan atas takdir\\\" and a supporting medium in the form of the instagram account @bilik.independen as a means of socialization and narrative expansion. this design utilizes data collection methods consisting of questionnaires, interviews, and literature reviews, as well as the 5w1h analysis method and comparative studies of similar works. the result of this design is the video essay \\\"tuan atas takdir,\\\" which introduces innovations in the form of a cold visualization of internal tension, a cinematic-experimental approach that deconstructs sociological data into an audio-visual narrative, and an integrated instagram supporting medium with a critical archive concept to build continuous engagement regarding the issue of youth autonomy.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?