DETAIL KOLEKSI

Kajian teknis pengaruh perubahan lereng penambangan terhadap desain penambangan pit rts blok cf tahun 2026 di pt kideco jaya agung


Oleh : Rivaldy Alviansyah

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Pantjanita Novi Hartami

Pembimbing 2 : Irfan Marwanza

Subyek : Coal miners

Kata Kunci : mine geotechnics, mineable coal reserves, overburden volume, pit geometry, stripping ratio

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_STT_073002200070_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_STT_073002200070_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_STT_073002200070_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_STT_073002200070_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_STT_073002200070_Lembar-Pengesahan.pdf 2
6. 2026_SK_STT_073002200070_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_STT_073002200070_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_STT_073002200070_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_STT_073002200070_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_STT_073002200070_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_STT_073002200070_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_STT_073002200070_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_STT_073002200070_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_STT_073002200070_Lampiran.pdf

P Penyesuaian geometri pit berdasarkan rekomendasi geoteknik berdampak langsung terhadap volume overburden, cadangan batubara tertambang, stripping ratio, dan kesesuaian kapasitas alat gali-muat. penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penyesuaian tersebut pada pit rts blok cf pt kideco jaya agung tahun 2026 melalui perbandingan desain pit rkab 2026 dengan desain pit revisi geoteknik pada delapan penampang (a-a\\\' hingga h-h\\\') menggunakan minescape dan microsoft excel. hasil analisis menunjukkan cutback pada penampang a-a\\\', b-b\\\', dan d-d\\\' yang membuka potensi seam batubara baru, offset pada c-c\\\' dan e-e\\\' yang menyempitkan batas penggalian disertai kenaikan dasar pit menjadi -194 m pada e-e\\\', penampang f-f\\\' tidak mengalami perubahan dinding lereng namun dasar pit naik menjadi -194 m, perubahan batas sisi selatan pada g-g\\\', serta penambahan area mitigasi baru h-h\\\' yang tidak terdapat pada desain rkab 2026. penyesuaian geometri pit menghasilkan perubahan overall slope angle (osa) pada seluruh penampang yang ditinjau, dengan osa desain rkab 2026 berkisar antara 4,21°–22,91° dan desain geoteknik berkisar antara 1,87°–22,73°, di mana tujuh dari sepuluh sisi penampang mengalami penurunan osa dan tiga sisi mengalami peningkatan sesuai kondisi geoteknik aktual. volume overburden menurun dari 15,46 menjadi 10,35 juta bcm (33,1%), cadangan batubara dari 2,78 menjadi 2,03 juta ton (27,1%), dan stripping ratio dari 5,57 menjadi 5,11, yang menunjukkan desain pit geoteknik lebih efisien secara teknis dan ekonomis dibandingkan desain rkab 2026. kapasitas armada alat gali-muat sebesar 10.295.114 bcm/tahun menghasilkan defisit 52.336 bcm (0,5%) terhadap kebutuhan overburden geoteknik. capaian produksi mencapai 84,1% overburden dan 84,6% batubara terhadap target rkab 2026, sehingga diperlukan optimasi kapasitas alat dan identifikasi area penambangan tambahan di luar pit rts blok cf.

P Pit geometry adjustment based on geotechnical recommendations directly affects overburden volume, mineable coal reserves, stripping ratio, and the adequacy of excavating and loading equipment capacity. this study aims to analyze the impact of such adjustments at pit rts block cf, pt kideco jaya agung, for the year 2026, by comparing the rkab 2026 pit design with the geotechnical revised pit design across eight cross-sections (a-a\\\' through h-h\\\') using minescape and microsoft excel. the analysis reveals cutbacks on cross-sections a-a\\\', b-b\\\', and d-d\\\' that expose new coal seam potential; offsets on c-c\\\' and e-e\\\' that narrow the excavation boundary, accompanied by a pit floor rise to −194 m on e-e\\\'; cross-section f-f\\\' showing no change in slope wall but a pit floor rise to −194 m; a southern boundary shift on g-g\\\'; and the addition of a new mitigation area h-h\\\' absent in the rkab 2026 design. the pit geometry adjustment results in changes to the overall slope angle (osa) across all reviewed cross-sections, with the rkab 2026 design osa ranging from 4.21°–22.91° and the geotechnical design osa ranging from 1.87°–22.73°, where seven out of ten slope sides experienced a decrease in osa and three sides experienced an increase in accordance with actual geotechnical conditions. overburden volume decreased from 15.46 to 10.35 million bcm (33.1%), mineable coal reserves from 2.78 to 2.03 million tons (27.1%), and stripping ratio from 5.57 to 5.11, indicating that the geotechnical pit design is technically and economically more efficient than the rkab 2026 design. the excavating and loading fleet capacity of 10,295,114 bcm/year results in a deficit of 52,336 bcm (0.5%) against the geotechnical overburden requirement. production achievement reaches 84.1% for overburden and 84.6% for coal against the rkab 2026 target, necessitating equipment capacity optimization and identification of additional mining areas outside pit rts block cf.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?