Analisis penerapan doktrin obscuure libel dalam putusan praperadilan kasus hasto kristiyanto
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Azmi Syahputra
Kata Kunci : Obscuur Libel; Praperadilan; Hukum acara pidana;
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200189_Halaman-Judul.pdf | 9 | |
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200189_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200189_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200189_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200189_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200189_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | ||
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200189_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200189_Bab-1.pdf | 19 | |
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200189_Bab-2.pdf | 29 |
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200189_Bab-3.pdf | 22 |
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200189_Bab-4.pdf | 16 |
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200189_Bab-5.pdf | 6 | |
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200189_Daftar-Pustaka.pdf | 4 | |
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200189_Lampiran.pdf | 1 |
|
M Mekanisme peradilan pidana di indonesia merupakan proses hukum yang diatur dalam kitab undang – undang hukum acara pidana (kuhap) yang merupakan hukum pidana formil. rangkaian peradilan pidana akan melalui tahapan penyelidikan dan penyidikan untuk mencari benar atau tidaknya terjadi peristiwa pidana. proses tersebut dilakukan untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti yang diperlukan berdasarkan dengan ketentuan dalam kuhap. apabila alat bukti tersebut sudah cukup terkumpul, maka proses selanjutnya adalah tahap penyidikan dimana perkara sudah siap untuk dilanjutkan pada proses berikutnya.dalam proses penyidikan yang dilakukan sebagai mekanisme dalam hukum acara pidana, tidak tertutup kemungkinan terjadinya penyalahgunaan kewenangan yang tidak sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan dan diatur oleh peraturan perundang-undangan. oleh karena itu, keberadaan lembaga praperadilan diperlukan sebagai sarana pengawasan untuk menjamin perlindungan hak-hak pihak yang dirugikan akibat adanya penyalahgunaan kewenangan tersebut.
T The criminal justice mechanism in indonesia constitutes a legal process governed by the criminal procedure code (kitab undang-undang hukum acara pidana or kuhap), which serves as formal criminal law. the criminal justice process proceeds through stages of preliminary investigation (penyelidikan) and investigation (penyidikan) to determine whether a criminal act has occurred. this process is carried out to obtain and collect the necessary evidence in accordance with the provisions stipulated in kuhap. once sufficient evidence has been gathered, the process moves to the investigation stage, at which point the case is considered ready to proceed to the next phase.in the course of investigation as part of the criminal procedural mechanism, there remains the possibility of abuse of authority that does not conform to the procedures established and regulated by statutory law. therefore, the existence of the pretrial institution (praperadilan) is essential as a supervisory mechanism to ensure the protection of the rights of parties who may suffer harm as a result of such abuse of authority.