DETAIL KOLEKSI

Analisis kesesuaian penilaian alat bukti secara kumulatif pada putusan bebas menurut kuhap(studi putusan: nomor 454/pid.b/2024/pn.sby)


Oleh : Mico Indra Tristantyo

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Ramadhana Anindyajati

Kata Kunci : Acquittal, Cumulative Evidence, Procedural Law,183 KUHAP, onvoldoende gemotiverd

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200063_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200063_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200063_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002200063_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200063_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002200063_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200063_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200063_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002200063_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200063_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200063_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200063_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002200063_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200063_Lampiran.pdf

P Penelitian ini menganalisis pertimbangan hukum pada putusan pengadilan negeri surabaya nomor 454/pid.b/2024/pn.sby yang menjatuhkan vonis bebas dalam perkara hilangnya nyawa korban. melalui metode yuridis-normatif, penelitian ini menganalisis kesesuaian penilaian alat bukti oleh majelis hakim dengan standar kuhap. hasil kajian menemukan adanya kekeliruan hakim yang menilai bukti secara terpisah (parsial) dan mengabaikan prinsip pembuktian secara menyeluruh (kumulatif). hakim secara tidak tepat mengesampingkan fakta kepastian medis (visum et repertum) hanya karena berpatokan pada rekaman cctv yang terhalang titik buta (blind spot). selain itu, tindakan terdakwa membawa korban ke rumah sakit pasca-kejadian keliru ditafsirkan sebagai alasan penghapus niat jahat (mens rea). kesimpulannya, putusan bebas ini lahir dari keraguan yang tidak rasional akibat kegagalan hakim merangkai fakta objektif, sehingga dikualifikasikan sebagai putusan yang kurang pertimbangan hukum (onvoldoende gemotiverd).

T This research analyzes the legal reasoning in the surabaya district court decision number 454/pid.b/2024/pn.sby, which granted an acquittal in a case concerning a victim\\\'s death. through a normative-juridical approach, this study examines the conformity of the panel of judges\\\' assessment of evidence with the standards of the criminal procedure code. the findings reveal a judicial error where the judges evaluated the evidence separately (partially) and ignored the principle of comprehensive proof (cumulative evidence). the judges improperly disregarded the fact of medical certainty (visum et repertum) solely by relying on cctv footage that was obstructed by a blind spot. furthermore, the defendant\\\'s action of bringing the victim to the hospital after the incident was erroneously interpreted as a reason to negate malicious intent (mens rea). in conclusion, this acquittal stems from irrational doubt resulting from the judges\\\' failure to connect objective facts, thus qualifying it as a decision that is insufficiently reasoned (onvoldoende gemotiverd).

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?