Kewenangan walikota dalam melakukan relokasi dan merger 26 sekolah dasar di kota depok
Penerbit : FH - Usakti
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2026
Pembimbing 1 : Ninuk Wijiningsih
Kata Kunci : Regional Autonomy Law, Mayor, Basic Education
Status Posting : Published
Status : Lengkap
| No. | Nama File | Hal. | Link |
|---|---|---|---|
| 1. | 2026_SK_SHK_010002200083_Halaman-Judul.pdf | ||
| 2. | 2026_SK_SHK_010002200083_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf | 1 | |
| 3. | 2026_SK_SHK_010002200083_Surat-Hasil-Similaritas.pdf | 1 | |
| 4. | 2026_SK_SHK_010002200083_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf | 1 | |
| 5. | 2026_SK_SHK_010002200083_Lembar-Pengesahan.pdf | 1 | |
| 6. | 2026_SK_SHK_010002200083_Pernyataan-Orisinalitas.pdf | 1 | |
| 7. | 2026_SK_SHK_010002200083_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf | 1 | |
| 8. | 2026_SK_SHK_010002200083_Bab-1.pdf | ||
| 9. | 2026_SK_SHK_010002200083_Bab-2.pdf |
|
|
| 10. | 2026_SK_SHK_010002200083_Bab-3.pdf |
|
|
| 11. | 2026_SK_SHK_010002200083_Bab-4.pdf |
|
|
| 12. | 2026_SK_SHK_010002200083_Bab-5.pdf | ||
| 13. | 2026_SK_SHK_010002200083_Daftar-Pustaka.pdf | ||
| 14. | 2026_SK_SHK_010002200083_Lampiran.pdf |
|
P Pemerintah kota depok memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pendidikan sebagai urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. salah satu bentuk pelaksanaan kewenangan tersebut dilakukan melalui kebijakan relokasi sdn pondok cina 1 dan merger 26 sekolah dasar di kota depok. permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kewenangan walikota dalam melakukan relokasi dan merger 26 sekolah dasar di kota depok serta kendala yang dihadapi beserta solusinya. penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang didukung data primer melalui studi kepustakaan dan wawancara. data dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deduktif. hasil analisis menunjukkan bahwa relokasi sdn pondok cina 1 dan merger 26 sekolah dasar merupakan bentuk pelaksanaan kewenangan walikota depok di bidang pendidikan dasar yang dianalisis berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 . kesimpulan menunjukkan bahwa pemerintah kota depok telah melaksanakan kewenangannya melalui pengelolaan satuan pendidikan, pemenuhan sarana dan prasarana pasca relokasi, akses layanan pendidikan, serta penerimaan masyarakat terhadap kebijakan relokasi. oleh karena itu , diperlukan evaluasi, pemenuhan fasilitas pendidikan, serta penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat agar penyelenggaraan pendidikan dasar dapat berjalan lebih efektif.
T The government of depok city has the authority to administer governmental affairs in education as a mandatory governmental function related to basic public services, as stipulated in law number 23 of 2014 concerning regional government. one implementation of this authority is the relocation of sdn pondok cina 1 and the merger of 26 public elementary schools in depok city. this study examines the authority of the mayor of depok in implementing these policies, the obstacles encountered, and the proposed solutions. this research is a descriptive normative legal study using secondary data supported by primary data obtained through library research and interviews. the data were analyzed qualitatively using a deductive approach. the findings indicate that the relocation and merger policies represent the implementation of the mayor\\\'s authority in basic education under law number 23 of 2014. the government of depok city has exercised its authority through the management and restructuring of educational facilities and infrastructure, however, implementation still faces challenges, including inadequate facilities and infrastructure following the relocation, limited access to educational services, and public acceptance of the relocation policy. therefore, evaluation, the provision of educational facilities, and stronger communication between the local government and the community are necessary to ensure effective basic education services.