DETAIL KOLEKSI

Perbandingan pengaturan terhadap produk susu bayi kadaluwarsa di indonesia dan kanada


Oleh : Aryadila Martina Wijaya

Info Katalog

Penerbit : FH - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2026

Pembimbing 1 : Siti Nurbaiti

Kata Kunci : Expired Infant Formula, Food Safety, Consumer Protection, Indonesia, Canada.

Status Posting : Published

Status : Lengkap


File Repositori
No. Nama File Hal. Link
1. 2026_SK_SHK_010002200220_Halaman-Judul.pdf
2. 2026_SK_SHK_010002200220_Surat-Pernyataan-Revisi-Terakhir.pdf 1
3. 2026_SK_SHK_010002200220_Surat-Hasil-Similaritas.pdf 1
4. 2026_SK_SHK_010002200220_Halaman-Pernyataan-Persetujuan-Publikasi-Tugas-Akhir-untuk-Kepentingan-Akademis.pdf 1
5. 2026_SK_SHK_010002200220_Lembar-Pengesahan.pdf 1
6. 2026_SK_SHK_010002200220_Pernyataan-Orisinalitas.pdf 1
7. 2026_SK_SHK_010002200220_Formulir-Persetujuan-Publikasi-Karya-Ilmiah.pdf 1
8. 2026_SK_SHK_010002200220_Bab-1.pdf
9. 2026_SK_SHK_010002200220_Bab-2.pdf
10. 2026_SK_SHK_010002200220_Bab-3.pdf
11. 2026_SK_SHK_010002200220_Bab-4.pdf
12. 2026_SK_SHK_010002200220_Bab-5.pdf
13. 2026_SK_SHK_010002200220_Daftar-Pustaka.pdf
14. 2026_SK_SHK_010002200220_Lampiran.pdf

P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengaturan serta penerapan hukum terhadap produk susu bayi kedaluwarsa di indonesia dan kanada dalam perspektif keamanan pangan. penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan hukum. bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, literatur, jurnal ilmiah, dan putusan maupun sumber hukum lain yang relevan. hasil penelitian menunjukkan bahwa indonesia dan kanada sama-sama mengatur larangan peredaran produk pangan yang tidak aman, termasuk susu bayi yang telah melewati masa kedaluwarsa, sebagai bagian dari upaya menjamin keamanan pangan dan melindungi konsumen. di indonesia, pengaturan didasarkan pada undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, khususnya pasal 90 mengenai larangan mengedarkan pangan tercemar dan pasal 94 mengenai sanksi administratif, serta didukung oleh undang-undang perlindungan konsumen. sementara itu, kanada mengatur secara lebih spesifik melalui food and drugs act, safe food for canadians act, dan safe food for canadians regulations yang membedakan expiration date, best before date, dan packaged date. dalam penerapannya, kedua negara sama-sama memiliki kewenangan melakukan pengawasan dan tindakan administratif terhadap pelanggaran keamanan pangan. namun, berdasarkan kasus yang dianalisis, penerapan di kanada menunjukkan tindak lanjut administratif berupa investigasi, product recall, dan warning letter oleh canadian food inspection agency (cfia) melalui pendekatan risk-based enforcement. sebaliknya, pada kasus di indonesia belum terdapat informasi mengenai penerapan tindakan administratif oleh bpom sebagaimana dimungkinkan dalam pasal 94 undang-undang pangan. oleh karena itu, penguatan efektivitas pengawasan dan penegakan hukum administratif diperlukan untuk mendukung tujuan keamanan pangan serta perlindungan konsumen.

T This study aims to analyse and compare the legal regulation and implementation concerning expired infant formula in indonesia and canada from the perspective of food safety. it employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and comparative law approaches. the legal materials consist of legislation, legal literature, academic journals, judicial decisions, and other relevant legal sources.the findings indicate that both indonesia and canada prohibit the distribution of unsafe food products, including infant formula that has passed its expiration date, as part of their efforts to ensure food safety and protect consumers. in indonesia, the legal framework is primarily based on law number 18 of 2012 on food, particularly article 90 concerning the prohibition of distributing contaminated food and article 94 concerning administrative sanctions, supplemented by the consumer protection law. in contrast, canada regulates this matter more specifically through the food and drugs act, the safe food for canadians act, and the safe food for canadians regulations, which distinguish between expiration dates, best before dates, and packaged dates.in practice, both countries have the authority to conduct supervision and impose administrative measures for violations of food safety regulations. however, based on the cases analysed, canada demonstrates administrative follow-up through investigations, product recalls, and warning letters issued by the canadian food inspection agency (cfia) under a risk-based enforcement approach. conversely, in the indonesian cases examined, there is no available information indicating the implementation of administrative measures by the national agency of drug and food control (bpom) as authorised under article 94 of the food law. therefore, strengthening the effectiveness of supervision and administrative enforcement is necessary to support the objectives of food safety and consumer protection.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?